Segera, Masyarakat Lampung Bisa Berobat Jantung di RSUDAM

Redaksi

Sabtu, 28 April 2018 - 11:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek terus berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan untuk masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan adanya penanda tanganan kerjasama antara RSUDAM dan Rumah Sakit Pusat Jantung Nasional Harapan Kita (PJNHK).

Kerjasama yang dimaksud adalah menjadi binaan PJNHK, dimana secara bertahap akan dibina dan didampingi, hingga akhirnya mampu melakukan bedah jantung terbuka secara mandiri.  Hal ini dimaksudkan agar kedepan RSUDAM mampu memberikan pelayanan jantung dan kardiovaskuler secara lebih optimal, sehingga pasien-pasien yang berada di daerah tidak perlu datang atau dirujuk ke PJNHK, cukup ditangani di RSUDAM.

Baca Juga  Pemkot Bandarlampung Anggarkan Rp19,1 Miliar Benahi Drainase

Direktur Utama RSUDAM, Hery Djoko Subandriyo, mengatakan sangat bersyukur dengan adanya kerjasama ini. \”Kita berharap dengan adanya kerjasama ini, RSUDAM semakin maju dalam sisi peningkatan pelayanan kepada masyarakat khususnya penanganan jantung,\” ucapnya kepada Netizenku.com, Sabtu (28/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hery menambahkan, sebagai RS Tipe B yang memiliki fasilitas dan teknologi kedokteran yang memadai, maka RSUDAM menjadi salah satu RS rujukan dari RS atau fasilitas kesehatan lainnya di Provinsi Lampung.

Baca Juga  HUT ke-340, Eva Moment Tuntaskan Permasalahan Bandarlampung

\”RSUDAM saat ini telah memiliki teknologi cath lab yang berfungsi untuk mendiagnosa penyakit jantung dan pembuluh darah. Semoga dengan adanya kerjasama pembinaan ini, RSUDAM segera bisa melakukan pelayanan jantung secara mandiri. (Aby)

Berita Terkait

Perilaku Konsumen Dinilai Jadi Faktor Munculnya Parkir Liar
Polemik Maskot Kera, Raja Sekala Brak Kepaksian Belunguh: Siapa yang berjuang, Orang Lain yang Jadi Pahlawan
Undang Kelompok Adat Berbeda, KPU Balam Dinilai Memecah Masyarakat
KPU Lampung Angkat Bicara Soal Polemik Maskot Kera Berkain Tapis
Kemen PPPA, Aisyiyah dan YAICI Cegah Konsumsi Kental Manis Hindari Stunting
Bandarlampung Ajukan Kenaikan Tukin ASN
Ketua DPRD Bandarlampung Wiyadi Maju Pilwakot
Lecehkan Adat Lampung, Ketua KPU Balam Ditarget Bui

Berita Terkait

Sabtu, 25 Mei 2024 - 22:20 WIB

Polemik Maskot Kera, Raja Sekala Brak Kepaksian Belunguh: Siapa yang berjuang, Orang Lain yang Jadi Pahlawan

Sabtu, 25 Mei 2024 - 21:41 WIB

Undang Kelompok Adat Berbeda, KPU Balam Dinilai Memecah Masyarakat

Rabu, 22 Mei 2024 - 19:59 WIB

KPU Lampung Angkat Bicara Soal Polemik Maskot Kera Berkain Tapis

Rabu, 22 Mei 2024 - 18:48 WIB

Kemen PPPA, Aisyiyah dan YAICI Cegah Konsumsi Kental Manis Hindari Stunting

Rabu, 22 Mei 2024 - 16:33 WIB

Bandarlampung Ajukan Kenaikan Tukin ASN

Selasa, 21 Mei 2024 - 21:20 WIB

Ketua DPRD Bandarlampung Wiyadi Maju Pilwakot

Selasa, 21 Mei 2024 - 20:42 WIB

Lecehkan Adat Lampung, Ketua KPU Balam Ditarget Bui

Selasa, 21 Mei 2024 - 18:39 WIB

Smart Home Powered by PLN Siap Sambut Pengunjung PRL

Berita Terbaru

Pesawaran

Gubernur Lampung Hadiri Pengajian Akbar Al-Hidayah di Kedondong

Senin, 27 Mei 2024 - 18:33 WIB

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Lili Mawarti, ketika diwawancarai. Foto: Arsip Luki.

Lampung

1.116 Petugas Disiapkan Untuk Sambut Idul Adha

Senin, 27 Mei 2024 - 16:20 WIB