Riana Arinal Resmikan Pasar Kreatif dan Seni Provinsi Lampung

Redaksi

Senin, 24 Agustus 2020 - 17:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Taufik Hidayat, bersama Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Lampung  Riana Sari Arinal meresmikan Pasar Kreatif dan Seni Provinsi Lampung di PKOR Way Halim, Senin (24/8).

Peresmian Pasar Kreatif dan Seni yang dikemas dalam kegiatan pembukaan Lampung Ekraf Berjaya 2020 ini menjadi bukti kepedulian Pemprov Lampung dan Dekranasda dalam menyiapkan ruang dan sarana bagi para pelaku ekonomi kreatif dalam berkreasi, berproduksi dan bertransaksi.

\”Saya optimis Pasar Kreatif dan Seni Lampung ini akan menjadi pasar yang dikenal masyarakat dan diminati untuk membeli produk dan jasa ekraf Lampung,\” ujar Taufik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Taufik berharap semua stakeholder ekraf memberikan dukungan untuk pengembangan ekraf di Provinsi Lampung.

\”Ini juga guna menggerakkan perekonomian sehingga menjadi tulang punggung ekononi masyarakat menuju Lampung Berjaya,\” katanya.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Provinsi Lampung Ibu Riana Sari Arinal mengatakan Pasar Kreatif dan Seni ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Daerah dalam mendorong perkembangan ekonomi kreatif Lampung.

\”Melalui penyediaan ruang dan sarana kreatif agar para pelaku ekonomi kreatif dapat berkreasi, berproduksi dan bertransaksi di tempat ini,\” ujar Ibu Riana Sari Arinal.

Ibu Riana berharap keberadaan Pasar Kreatif dan Seni Provinsi Lampung untuk dapat dimaksimalkan. \”Bukan suatu hal yang mustahil bila suatu saat lokasi ini akan menjadi salah satu destinasi wisata Provinsi Lampung, tempat di mana wisatawan dapat menemukan ke-khasan dan keunikan daerah Lampung dalam berbagai bentuk karya dan seni,\” katanya.

Baca Juga  Forum Ekosistem Jaringan Jalan Tol MTI Resmi Dikukuhkan di Lampung

Menurutnya, hal tersebut akan terwujud apabila Pasar Kreatif dan Seni ini dapat dikelola dengan baik dan menerapkan Sapta Pesona Pariwisata (7 unsur pariwisata).

\”Yakni Aman, Tertib, Bersih, Sejuk, Indah, Ramah dan Kenangan serta tidak lupa menerapkan Protokol Kesehatan,\” ujarnya.

Riana mengatakan Pemerintah Indonesia baik pusat maupun daerah telah berusaha keras menanggulangi dampak ekonomi dengan berbagai program.

Salah satunya dengan penguatan ekonomi kreatif, UMKM dan koperasi melalui pengembangan sentra-sentra ekonomi kreatif berbasis sumberdaya dan keunggulan lokal.

\”Ekonomi kreatif adalah perwujudan nilai tambah dari suatu ide atau gagasan kekayaan intelektual, yang dapat memberikan dampak sosial yang luas dalam mensejahterakan masyarakat,\” katanya.

Ibu Riana menyebutkan saat ini di Indonesia dikembangkan 16 subsektor ekonomi kreatif yaitu Arsitektur, Desain Interior, Desain Komunikasi Visual, Desain Produk, Fashion, Film-Animasi Video dan Fotografi.
Kemudian, Periklanan, Kriya (Kerajinan Tangan), Kuliner, Musik dan Aplikasi.

Kemudian, Pengembangan Permainan, Penerbitan, Seni Pertunjukan, SeniRupa, Televisi dan Radio.

Menurut Riana, kerajinan dan fashion menjadi bagian dari ke-16 subsektor dalam ekonomi kreatif yang sangat mendukung dalam meningkatkan kreativitas dan inovasi.

Baca Juga  APBD Perubahan 2026 Lampung Difokuskan Perkuat Program Prioritas dan Pertumbuhan Ekonomi

\”Sebagaimana yang baru-baru ini telah dilaksanakan yaitu Lomba Desain Kaway Plastik New Normal,\” ujarnya.
Kaway plastik ini, kata Ibu Riana merupakan sebuah terobosan baru di bidang fashion yang dilatarbelakangi oleh kondisi pandemi covid-19. \”Memadukan Alat Pelindung Diri dengan Tapis Lampung sehingga menjadi produk yang fashionable,\” katanya.

Melalui penyelenggaraan lomba tersebut, Ibu Riana mengajak seluruh kalangan untuk tetap semangat dan berinovasi bahkan di tengah-tengah situasi yang sulit. \”Dan saya bersyukur penyelenggaraan Lomba ini mendapat sambutan yang baik dari para desainer Lampung maupun luar Lampung dan masyarakat luas,\” ujarnya.

Selain itu, masih kata Ibu Riana, yakni dilaunching Toples dengan motif batik khas Lampung yaitu motif sembage.
Toples ini dihiasi berbagai macam pantun yang ditulis sendiri serta dilengkapi tanda tangan Ibu Riana Sari Arinal yang diberi nama Toples Sembage peduli UMKM.

\”Toples ini telah diberikan kepada OPD dan Kantor Swasta yang nantinya akan diisi dengan produk-produk UMKM berupa camilan khas Lampung seperti keripik pisang, keripik singkong, marning, klanting dan lain-Iain. Selanjutnya kepada OPD diharapkan akan setia mengisi toples tersebut dengan produk UMKM makanan Lampung,\” katanya.

Riana mengatakan Kreativitas fashion dalam bentuk kaway plastik dan kriya dalam bentuk toples Sembage memiliki kekuatan yang bersumber pada kekayaan kearifan lokal.
\”Ini dapat dijadikan sebagai bahan baku dalam proses kreasi dan karya produktif,\” katanya.
Ditempat yang sama, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekraf Provinsi Lampung Edarwan mengatakan keberadaan Pasar Kreatif dan Seni ini sendiri sangat mendukung dunia pariwisata.

Baca Juga  BULOG Lampung Serap 241.319 Ton Beras hingga Oktober 2026

\”Kita ingin menjadikan Pasar Kreatif dan Seni ini suatu destinasi wisata, jadi bagaimana kita mengundang wisatawan datang ke Lampung, salah satu destinasi wisatanya ada Pasar Kreatif dan Seni yang didalamnya ada 16 sub sektor,\” ujar Edarwan.

Menurut Edarwan, Pasar Kreatif dan Seni ini juga menjadi salah satu persyaratan dari pemerintah pusat untuk menjadikan Lampung sebagai salah satu kota kreatif di Indonesia.

\”Terimakasih kepada Bapak Gubernur diberikannya pengelolaan Pasar Kreatif dan Seni ini, dalam rangka membangun suatu ekositem ekonomi kreatif. Ini juga menjadi salah satu syarat untuk kita bisa menjadi kota kreatif,\” katanya.

Edarwan juga meminta dukungan dari Ibu Riana Sari dan para pelaku ekonomi kreatif yang ada di Provinsi Lampung untuk mengembangkan Pasar Kreatif dan Seni.

\”Karena kami yakin potensi ini cukup besar untuk bisa kita kembangkan,\” katanya.
Dengan hadirnya Pasar Kreatif dan Seni, Edarwan mengatakan untuk menunjukkan bahwa Lampung siap dengan pariwisata dan ekraf untuk menerima wisatawan.
Acara ini turut dihadiri Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota, anggota Forkopimda dan para Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.(rls)

Berita Terkait

Winarti Minta Komang Koheri Prioritaskan Pertanian dan Infrastruktur Lampung Tengah
Lantik Komang Koheri, Mirzani Tekankan Sinergi Pembangunan dan Integritas
Lampung Perkuat Infrastruktur dan Layanan untuk Perluas Pasar Ekspor
Komang Koheri Resmi Dilantik, Siapkan Agenda Pembangunan Lampung Tengah
Mikdar Ilyas Dorong Penguatan Distribusi Pupuk untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Mirza Ajak Generasi Muda Kembangkan Hilirisasi Komoditas Unggulan Desa
Wagub Jihan Pastikan Pembangunan Kampung Nelayan Berjalan Sesuai Rencana
Wagub Jihan Salurkan Bantuan Sosial dan Alat Bantu Disabilitas di Pesisir Barat

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:49 WIB

HUT ke-62 Golkar, DPD Lampung Selatan Santuni 20 Anak Yatim-Piatu

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:06 WIB

PWI Lampung Selatan dan Grand Elty Krakatoa Jajaki Kerja Sama Promosi Wisata

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:44 WIB

Pemkab Lampung Selatan Perkuat Pemantauan Harga Cabai untuk Kendalikan Inflasi

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Pemkab Lampung Selatan Gandeng ITB, Empat Desa Pesisir Disiapkan Hadapi Tsunami

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:45 WIB

PUPR Lampung Selatan Sertifikasi 100 Tenaga Kerja Konstruksi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Bukan karena Anggaran, Gaji PPPK Paruh Waktu Lamsel Tertunda Tunggu SK

Rabu, 30 September 2026 - 20:09 WIB

PWI Lampung Selatan Jalin Sinergi dengan Grand Elty Krakatoa untuk Promosi Wisata

Rabu, 30 September 2026 - 20:05 WIB

Got Talent 2026 Jadi Panggung Talenta Muda Lampung Selatan

Berita Terbaru

Tanggamus

RAPBD Tanggamus 2027, Belanja Daerah Diusulkan Rp1,64 Triliun

Selasa, 3 Nov 2026 - 16:59 WIB