Ratusan Warga Antre, Operasi Minyak Goreng Murah Dibubarkan

Redaksi

Rabu, 16 Februari 2022 - 15:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lampung membubarkan sekitar 500 warga yang mengantre minyak goreng murah di halaman Kantor Disperindag Provinsi Lampung, Rabu (16/2).

Alhasil, ratusan warga seputaran Jalan Cut Mutia, Gulak Galik yang mengantre sejak pukul 07:00 WIB tersebut tidak mendapatkan minyak goreng murah.

Berdasarkan keterangan panitia, hal ini dilakukan untuk mencegah penularan covid-19. Apalagi, saat ini Bandarlampung masuk dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3.

Baca Juga  PFI Lampung Kecam Teror Senpi terhadap Wartawan di Tulang Bawang, Minta Polisi Usut Tuntas

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita tunda OP minyak goreng hari ini karena warga berkerumun dari pagi hari,” ungkap Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri (Kabid PDN) Disperindag Lampung, M Zimmi Skil.

Zimmi mengatakan, kedepannya akan menerapkan kebijakan “Door To Door” untuk mencegah kerumunan dan mencegah penyebaran covid-19.

Baca Juga  Mendes PDT Tegaskan KDMP Berjalan, Finalisasi 35 Ribu Gudang dan Gerai

“Nanti kita informasikan lebih lanjut teknis pelaksanaannya,” kata dia.

Ia memaparkan, saat ini kebutuhan minyak goreng di Lampung sekitar 840 ribu liter dalam waktu sebulan.

“Sekitar 360 ribu liter akan disebar dalam OP yang dilakukan pelaku usaha,” ujar dia.

Terpisah, warga sekitar, Riza Fadli mengaku mengantri sejak 08:00 WIB. Namun sampai pukul 10:00 WIB belum juga dibagikan justru ditunda.

Baca Juga  BPBD Lampung Siap Bantu Korban Gempa NTT

“Ya pasti berkerumun soalnya dimana-mana minyak goreng murah habis,” kata Riza.

Ia berharap, Pemerintah Bandarlampung dan Pemerintah Provinsi Lampung terus mengadakan OP minyak goreng murah agar harga kembali stabil.(Agis)

Berita Terkait

Pemprov Lampung Komitmen Selesaikan Konflik Agraria yang Berlarut-larut
Gubernur Lampung Minta Pemerintah Pusat Percepat Penataan HGU dan Hutan Register
DPRD Lampung Minta Sidak Peredaran Beras Usai Temuan 25 Merek Bermasalah
Antrean Solar Meluas, DPRD Lampung Dorong Pembentukan Satgas Awasi Penyaluran BBM Subsidi
Lampung Mulai Bangun Ekosistem Bioetanol untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Mikdar Ilyas Dorong Pengawasan Beras Premium untuk Lindungi Konsumen
Antrean Solar Meluas, DPRD Lampung Dorong Penambahan Kuota BBM Bersubsidi
Gubernur Mirza: Pemimpin Harus Pahami Pasal 33 UUD 1945 untuk Sejahterakan Rakyat

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 12:11 WIB

Kejari Lampung Selatan Tetapkan Yayasan Bussaina sebagai Wali Sah Delapan Anak

Jumat, 11 September 2026 - 15:04 WIB

Zulkifli Hasan Pastikan Bantuan Pangan Beras Berlanjut hingga Akhir 2026

Selasa, 8 September 2026 - 12:25 WIB

32.415 Warga Lampung Selatan Terdampak Erupsi Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 19:14 WIB

Mendes PDT Soroti Kebun Anggur BUMDes Merak Berseri di Lampung Selatan

Minggu, 6 September 2026 - 18:38 WIB

Komisi X DPR RI Dorong Revitalisasi Sekolah dan Penyelesaian Status Guru PPPK

Minggu, 6 September 2026 - 18:21 WIB

Komisi X DPR RI Dorong Pemerataan Sarana Pendidikan melalui Program Revitalisasi Sekolah

Minggu, 6 September 2026 - 18:18 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau Meningkat, Pemkab Lampung Selatan Siapkan Langkah Antisipasi

Minggu, 6 September 2026 - 18:16 WIB

Gunung Anak Krakatau Level III, Pemkab Lampung Selatan Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada

Berita Terbaru