\”Ramadhan Disambut Penggusuran Paksa oleh Pemkot\”

Redaksi

Minggu, 6 Mei 2018 - 11:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): \”Bulan Suci Ramadhan Disambut Penggusuran Paksa oleh Pemkot\”. Itu lah salah satu tulisan di sebuah banner pada Kampung Pasar Griya atau \’Kampung Pemulung\’ di belakang Kampus UIN Raden Intan Lampung, Sukarame.

Kampung yang berdiri di atas tanah pemerintah kota itu, dipastikan akan segera digusur dan dibangun Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandarlampung. Namun sebagian warga masih bersikeras tinggal di kampung itu, sampai perwakilan dari pemerintah kota menemui mereka.

Salah satunya Burlian (56), warga Kampung Pasar Griya yang mengaku telah tinggal sejak tahun 90an akhir ini, masih tinggal di kampung yang akan digusur dalam hitungan hari tersebut.

Baca Juga  HUT ke-344 Kota Bandar Lampung, Pemuda Panca Marga Raih Penghargaan di Momen Menuju Indonesia Emas

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\"\"

\”Saya dulu beli 4 kios dengan harga 30 juta rupiah disini. Dulu ini pasar, kenapa harus digusur, padahal ini tempat usaha kami,\” ujar Burlian saat ditemui Netizenku.com pada Minggu (6/5).

Dirinya pun menantikan kehadiran perwakilan pemerintah kota untuk menemui mereka, agar dapat memberikan solusi atas penggusuran yang akan segera dilakukan.

\”Tadinya disini ada sekitar 147 kepala keluarga, sekarang hanya sekitar 30 KK saja. Kami bukan tidak mau pindah, kami juga mengakui ini tanah milik pemda. Tapi berikan kami solusi dong untuk tinggal dimana, kami ini belum ada uang untuk mencari tempat yang baru. Apalagi surat yang diberikan pemkot akan mengusir secara paksa kalau kami tidak pindah dalam waktu yang ditentukan,\” keluh dia.

Baca Juga  HUT Bandar Lampung ke-344, Wali Kota Eva Dwiana Minta Pemuda Lanjutkan Perjuangan Pahlawan

Sama halnya dengan Burlian, Sopian (43) juga mengaku masih menunggu kehadiran pemkot untuk menemui warga yang masih tinggal di sana. Menurut keterangan Sopian, belum sama sekali ada perwakilan pemkot yang menemui mereka.

\"\"

\”Belum ada sama sekali yang kesini, gimana mau ada solusi coba. Yang ada pas itu hanya orang yang minta tanda tangan secara paksa, agar kami bersedia meninggalkan tempat ini,\” singkat Sopian.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Kota Bandarlampung, Badri Tamam mengaku akan mengunjungi Kampung Pasar Griya pada Senin (7/5) besok. Menurut dia, masalah tersebut sudah selesai, hanya ada sedikit permasalahan yang perlu dituntaskan.

Baca Juga  Sidang Paripurna HUT Bandar Lampung Diwarnai Aksi Molor Anggota Dewan

\”Itu sudah clear kok, cuma ada sedikit lagi yang perlu diselesaikan. Besok saya akan melihat langsung kondisinya di sana,\” kata Badri.

Terkait penggusuran, Badri mengaku bahwa pihak pemkot sudah siap dan akan segera melakukan pembangunan, ditambah lagi permintaan penangguhan waktu selama sebulan untuk mengosongkan tempat sudah berakhir. \”Pembangunan sudah siap. Segera mungkin akan kita bangun. Hanya saja saya perlu ke sana besok untuk melihat kondisi kampung itu,\” pungkasnya.(Agis)

Berita Terkait

Rayakan HUT ke-344, Warga Bandar Lampung Sukses Bikin Kota Jadi ‘Pelangi’ Pagi-Pagi
Bandar Lampung Color Run 2026 Targetkan 2.000 Peserta
HUT ke-344 Kota Bandar Lampung, Pemuda Panca Marga Raih Penghargaan di Momen Menuju Indonesia Emas
Sidang Paripurna HUT Bandar Lampung Diwarnai Aksi Molor Anggota Dewan
HUT ke-344 Bandar Lampung, Eva Dwiana Fokus Atasi Banjir dan Benahi Infrastruktur
HUT Bandar Lampung ke-344, Wali Kota Eva Dwiana Minta Pemuda Lanjutkan Perjuangan Pahlawan
Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas
Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:59 WIB

Jihan Pimpin Rakor Percepatan Eliminasi TBC di Lampung Selatan

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:18 WIB

Genjot Roda Ekonomi, DPRD Lampung Desak OPD Percepat Serapan Anggaran 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:43 WIB

Setahun Kepengurusan IJP Lampung, Dari Solidaritas Menuju Kontribusi

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:25 WIB

Budhi Condrowati Minta Pemprov Lampung Cicil Utang BPJS Rp105 Miliar

Senin, 22 Juni 2026 - 18:29 WIB

Warning Keras Ketua DPRD Lampung, Jangan Main-main dengan Program Makan Bergizi Gratis

Senin, 22 Juni 2026 - 17:28 WIB

APPMBGI Lampung Dikukuhkan, Siap Kawal Program Makan Bergizi Gratis di 15 Kabupaten/Kota

Senin, 22 Juni 2026 - 17:26 WIB

Sekber Lampung Soroti Pihak yang Teriak Paling Kencang Saat MBG Dibenahi

Senin, 22 Juni 2026 - 12:26 WIB

Massa Turun ke Jalan Membawa Pesan Sederhana, Koruptor Masuk Penjara, MBG Tetap Jalan

Berita Terbaru

Pringsewu

Wabup Pringsewu Buka Penetrasi Pasar di Sukoharjo

Selasa, 23 Jun 2026 - 22:53 WIB

Pringsewu

Bupati Pringsewu Bekali Mahasiswa ITERA Jelang KKN 2026

Selasa, 23 Jun 2026 - 22:50 WIB