Polemik Sertifikat Tanah, FMPB Buka Posko Pengaduan

Redaksi

Senin, 12 Desember 2022 - 17:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran (Netizenku.com): Menindaklanjuti keluhan masyarakat Desa Sungai Langka, Kecamatan Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran, yang hingga saat ini belum memiliki serifikat lantaran hilang entah kemana keberadaannya. Forum Masyarakat Pesawaran Bersatu (FMPB) membuka posko pengaduan.

Menurut Ketua Harian FMPB Safrudin Tanjung, dibukanya posko pengaduan ini merupakan langkah awal menindaklanjuti keluhan masyarakat Desa Sungai Langka yang sempat mengadukan terkait sertifikat prona yang dibuat sejak tahun 1977 yang hilang.

“Kita buka posko pengaduannya di Dusun 1 RT 1 Desa Sungai Langka, di sini kita mencoba membantu memfasilitasi, mudah-mudahan forum bisa membantu mereka,” kata Tanjung, Senin (12/12/2022).

Baca Juga  NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diutarakan Tanjung, dibukanya Posko pengaduan ini bertujuan untuk mendata validitas berapa jumlah keseluruhan masyarakat yang memang belum memiliki sertifikat tersebut.

“Kalau menurut laporan mereka, itu ada sekitar 1550 bidang tapi kita butuh riil pastinya jadi dasar itu yang akan coba koordinasikan ke pihak BPN,” ucapnya.

Tekait hal ini lanjut Tanjung, FMPB juga telah melayangkan surat ke pihak BPN.

“Kita juga forum telah melayangkan surat ke BPN untuk melakukan audensi, di sana kita minta agar pihak BPN bisa memberikan solusi mengenai permasalahan ini,” ujar Tanjung.

Baca Juga  NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik

Tanjung menegaskan, mengenai hal ini apa bila surat yang dilayangkan ini BPN tidak memberikan jawaban, pihaknya bersama masyarakat Sungai Langka secara bersamaan tetap akan mendatangi kantor BPN.

“Kita tunggu hingga Kamis (15/12/2022), apa bila juga tidak ada respon dari pihak BPN kita tetap akan ngeluruk ke sana,” ancam Tanjung.

Sebelumnya, sejumlah perwakilan warga dari Desa Sungai Langka, Gedongtataan mendatangi kantor FMPB, untuk memohon bantuan terkait kepengurusan akan keberadaan sertifikatnya, di mana sejak program prona dilaksanakan pada tahun 1977 sampai sekarang keberadaan sertifikat tersebut, tidak ada kejelasannya.

Baca Juga  NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik

Menurut, Untung Dikromo (62), salah satu perwakilan warga desa, yang juga merupakan pelaku sejarah, yang ikut dalam kegiatan program Prona di desa tersebut mengatakan, kedatangannya dengan sejumlah warga lainnya itu, guna memohon bantuan kepada lembaga FMPB untuk mengawal dan memfasilitasi agar mereka bisa memperoleh sertifikat tanahnya dari program tersebut. (Soheh/Len)

Berita Terkait

NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik
Warga Bernung Keluhkan Bau Limbah Dapur MBG Dekat Permukiman dan Musala
Pemkab Pesawaran Gelar FGD Penyusunan ADEM
Tekan Stunting, Pemkab Pesawaran Sosialisasikan Perencanaan Keluarga
Rakor Kades, Bupati Pesawaran Tekankan Respons Cepat dan Optimalisasi PBB
Ground Breaking Jalan Pesisir Pesawaran Dimulai, Akses Wisata Ditargetkan Lebih Lancar
BPS Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026
Bimtek Posyandu di Pesawaran, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Cegah Rabies, Petugas Jemput Bola Vaksinasi Hewan Peliharaan di Lampung Selatan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:51 WIB

Sampah Organik Lampung Dibidik Jadi Pupuk, Dorong Ekonomi Pertanian

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Forum Ekosistem Jaringan Jalan Tol MTI Resmi Dikukuhkan di Lampung

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:21 WIB

RSUDAM Siapkan Fertility Center, Perkuat Layanan Kesehatan Reproduksi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Batin Wulan Dorong Percepatan Sertifikasi Halal bagi UMKM Lampung

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:33 WIB

PERABOI Gelar Bakti Sosial Deteksi Dini Kanker Payudara di RSUDAM

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:36 WIB

DPRD Lampung dan Disnaker Lampung Siap Tindaklanjuti Aspirasi FSPMI

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Marindo: Nilai Pancasila Harus Menjadi Landasan Pembangunan di Lampung

Berita Terbaru