Pimpinan Media Online di Lampung Ini Mengaku Tidak Patuhi Kode Etik Jurnalistik

Avatar

Sabtu, 6 Oktober 2018 - 11:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Ilustrasi/Istimewa)

(Foto: Ilustrasi/Istimewa)

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Terkait pemberitaannya yang tidak mematuhi kode etik jurnalistik (KEJ), pimpinan media online di Lampung ini mengakui dan menyampaikan permohonan maaf, khususnya kepada wartawan dan LSM di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung.

Baca: Ketua PWI Tubaba Lampung: Wartawan Harus Patuhi Kode Etik Jurnalistik

Hal itu menyusul adanya pemberitaan yang menyudutkan seseorang dan atau profesi wartawan, serta LSM, dalam berita adanya praktik pungli yang diduga dilakukan salah satu LSM, pada program pemerintah pusat kegiatan Pamsimas tahun 2017 dan digulirkan ke beberapa desa dengan mengatasnamakan untuk \’dana pengamanan\’ wartawan dan LSM.

Baca Juga  Dukung Nobar Piala Dunia 2026, Ketua Komisi II DPRD Lampung Dorong Kebangkitan UMKM

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Selaku pimpinan saya memohon maaf kepada rekan-rekan wartawan dan LSM, atas tidak dicantumkannya kata \’oknum\’ dalam berita, sehingga menimbulkan prasangka yang kurang baik bagi pembaca dan menimbulkan reaksi di kalangan insan pers Tubaba,\” ucap pimpinan media online berinisial NKI tersebut, Arek Adhitya.

Baca Juga  Sekber Konstituen Dewan Pers Provinsi Lampung Datangi KPPG

Permohonan maaf itu juga langsung disampaikan pimpinan media online tersebut kepada pengurus PWI Lampung, melalui Ketua PWI Tubaba Edi Zulkarnaen via telepon seluler.

\”Kami atas nama media menyampaikan permohonan maaf kepada pengurus PWI, rekan-rekan wartawan dan LSM yang sempat dicantumkan dalam pemberitaan kasus dan tidak menggunakan kata \’oknum,\” ujar Arek, seperti ditirukan Edi Zulkarnaen kepada Netizenku.com, Sabtu (6/10/2018). (Arie/Petra)

Baca Juga  Komisi IV DPRD Lampung Minta Tarif Tol BTB Dievaluasi

Berita Terkait

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB
Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Mirzani, Petani Harus Nikmati Hasil, Bukan Hanya Menanggung Risiko
Imelda Minta Publik Bijak Sikapi Informasi Gunung Anak Krakatau
DPRD Tubaba Desak Pemkab Tuntaskan Siltap Aparatur Tiyuh dan Gaji ke-13 ASN
Elly Wahyuni Minta Disdik Tegas terhadap Sekolah yang Paksa Siswa Beli Seragam
Wahrul Fauzi Siap Maju Pimpin Karang Taruna Lampung, Usung Pemberdayaan Pemuda dan 1.000 UMKM
Komisi IV DPRD Lampung Minta Tarif Tol BTB Dievaluasi

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 20:54 WIB

PWI Lampung Selatan Kirim 14 Atlet Ikuti Seleksi Porwanas 2027

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:05 WIB

Tarif Tol Lampung Dinilai Belum Berpihak ke Warga

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:51 WIB

PB HMI Soroti Kenaikan Tarif Tol Bakter, Dinilai Bebani Ekonomi Masyarakat

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:51 WIB

Banggar DPRD Lamsel Lanjutkan Bahas Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Minggu, 28 Juni 2026 - 10:12 WIB

LDK DEMA STAI Yasba Bekali Mahasiswa Keterampilan Jurnalistik

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:48 WIB

Zulhas Apresiasi IDS Sumatra 2026 Digelar Tanpa APBD

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:45 WIB

Petugas Kebersihan Tetap Siaga di Tengah Ramainya IDS Sumatra 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:43 WIB

IDS Sumatra 2026 Dongkrak Pendapatan Pedagang Kecil

Berita Terbaru

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 163 | Rabu, 8 Juli 2026

Rabu, 8 Jul 2026 - 01:36 WIB

Lampung

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB

Selasa, 7 Jul 2026 - 18:07 WIB