BERBAGI

Bandarlampung (Netizenku.com): Pembangunan flyover atau jalan layang yang berada di Jalan Komarudin—Kapten Abdul Haq yang sempat molor akhirnya telah selesai dan dapat dilalui pengendara.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bandarlampung, Iwan Gunawan, mengatakan pengerjaan yang harusnya selesai di akhir Desember 2019 itu terpaksa dikenakan denda atau adendum kepada pihak pelaksana. Saat ini, jembatan layang tersebut tinggal menentukan tanggal cantik untuk diresmikan.

“Sekarang sudah 100 persen pengerjaannya, tinggal kita cari waktu yang tepat untuk diresmikan. Sekarang sudah bisa dilewati, inshaallah bulan maret ini, tinggal diresmikan,” kata Iwan, Minggu (8/3).

Namun mengenai waktu pasti peresmiannya pihaknya belum dapat menjelaskan secara gamblang. Menurut Iwan Flyover bakal diresmikan pada pertengahan Maret mendatang.

“Tinggal kita cari waktu yang tepat untuk di resmikan, kita upayakan pertengahan bulan Maret ini dapat di resmikan,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, proyek pembangunan flyover tersebut dikenakan denda adendum sekitar Rp5,2 juta per hari. Pasalnya, pihak rekanan belum merampungkan pengerjaan sesuai masa kontrak yang ditetapkan.

“Flyover Rajabasa kena adendum itu 50 hari, terhitung dari 1 Januari diperkirakan Ferbruari dia sudah selesai. Jadi setiap hari akan dikenakan denda 1 per 1000,” kata Iwan, Selasa (14 /1).

Diketahui, proyek flyover tersebut dianggarkan senilai Rp35 miliar yang dikerjakan PT Bina Mulya Lampung, dengan target Desember 2019. Dengan begitu, lanjutnya, Pemkot Bandarlampung menargetkan pengerjaan selesai dalam satu bulan ke depan (Februari).

Ia menjelaskan, pekerjaan ini tersebut dikebut sambil menunggu pihak PLN memindahkan beberapa tiang listrik yang masih ada di ruas Jl. H. Komaruddin. “Tiang listrik milik PLN wewenang PLN yang memindahkan, kita sudah berkomunikasi mereka punya jadwal secepatnya. Yang pastinya sebelum diresmikan tiang listrik sudah pindah,” paparnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here