Peringati 19 Tahun \”UBL Berdarah\”, Mahasiswa Lampung Lakukan Konsolidasi

Redaksi

Kamis, 20 September 2018 - 18:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi

Foto: Ilustrasi

Bandarlampung (Netizenku.com): Mungkin hanya sedikit dari masyarakat yang mengetahui bahwa tepat pada tanggal 28 September mendatang, pernah terjadi malapetaka yamg menewaskan 2 mahasiswa Universitas Lampung (Unila) karena mengalami tindakan represif dari aparat TNI/Polri saat sedang melakukan unjuk rasa.

Berdasarkan data yang dihimpun dari  berbagai sumber, tahun ini genap sembilan belas tahun sudah berlalunya salah satu peristiwa pelanggaran HAM berat yang pernah terjadi di Lampung dan kejadian naas itu persis di depan gedung Kampus Universitas Bandarlampung (UBL). Para mahasiswa melakukan aksi demonstrasi menolak rencana penerapan RUU Penanggulangan Keadaan Bahaya (PKB) dan RUU Rakyat Terlatih (Ratih) yang dianggap bertentangan dengan semangat demokratisasi dan memberi peluang kembali menguatnya Dwi Fungsi ABRI.

Baca Juga  ‘Menari’ di Antara Kendaraan, Warga Balam Kesampingkan Jembatan Penyebrangan

Peristiwa tersebut tercatat sebagai aksi kekerasan aparat TNI / POLRI terbesar yang menimpa gerakan mahasiswa di Lampung pada tahun 1999, dengan jatuhnya korban sekitar 44 orang mahasiswa luka-luka dan dua orang mahasiswa Universitas Lampung tewas, yakni Saidatul Fitria “Atul” dan M Yusuf Rizal “Ijal”.

\"\"

Memperingati peristiwa bersejarah yang dikenal dengan \”UBL Berdarah\” tersebut, organisasi kemahasiswaan di Lampung telah menggelar rapat konsolidasi guna memuluskan langkah rencana gelaran diskusi publik dan aksi damai.

Menurut panitia acara, Amar, rencananya mahasiswa dari berbagai kampus di Lampung akan menggelar diskusi publik pada 26 September mendatang. Menurut dia, nantinya panitia akan menghadirkan narasumber yang paham terkait persoalan tersebut dan saksi-saksi sejarah.

\”Kita akan melakukan konsolidasi lanjutan, namun rencana yang awal kita akan menggelar diskusi publik dengan menghadirkan narasumber berkompeten dan saksi-saksi sejarah,\” ujar Umar di Sekretariat Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Lampung, Rajabasa, Kamis (20/9).

Baca Juga  Eva Dwiana Apresiasi Warga, Bandarlampung Keluar Zona Merah

Dirinya berharap, masyarakat khususnya mahasiswa mau berpartisipasi dalam peringatan hari bersejarah bagi pergerakan mahasiswa di Lampung. \”Hanya sedikit yang mengingat peristiwa ini, tapi mudah-mudahan dengan digelarnya acara ini, yang belum tahu bisa jadi tahu bahwa mahasiswa Lampumg pernah berjuang di masa orde baru,\” pungkasnya.

Diketahui, rapat konsolidasi tersebut diikuti oleh puluhan perwakilan mahasiswa dari tiap organisasi yang ada di Lampung.(Agis)

Berita Terkait

PLN Cek kWh Meter Pelanggan untuk Cegah Bahaya Kebakaran
2 Unit Tambahan Mobil Pemadam Isi Pos Labuhan Ratu dan Telukbetung Utara
Ditutup Sementara, Gudang Bungkil Way Laga Diminta Keluarkan CSR
Kanwil Kemenkumham Lampung Gelar Coffee Morning dengan Insan Pers
Dispora Bakal Lakukan Digitalisasi Gelora Siger Way Halim
Dinilai Anggap Remeh, KPU Bandarlampung akan Didemo 
Gelora Siger Way Halim Ditarget Rampung Oktober
Partai Perindo Lampung Gelar Fit and Proper Test Calon Bupati dan Wakil Bupati Tubaba

Berita Terkait

Kamis, 13 Juni 2024 - 16:12 WIB

Bupati Pesawaran Ajak Warga Wujudkan Pilkada Sehat dan Beradab

Kamis, 13 Juni 2024 - 15:29 WIB

M Nasir Siap Dampingi Aries Sandi Maju Pilbup Pesawaran

Senin, 10 Juni 2024 - 09:48 WIB

MPAL Lampung Dukung Pelaporan MPAL Pesawaran ke Kejari

Minggu, 9 Juni 2024 - 17:37 WIB

Tenun Talam Pesawaran Melenggang di Bali Fashion Parade 2024

Jumat, 7 Juni 2024 - 16:23 WIB

Perwakilan Masyarakat Adat Lampung Pesawaran Laporkan MPAL ke Kejari

Kamis, 6 Juni 2024 - 19:14 WIB

Paisaludin Serahkan Surat Tugas DPP PAN ke Nanda Indira

Kamis, 6 Juni 2024 - 11:13 WIB

Bupati Pesawaran Ikuti Pembukaan ITIF 2024

Kamis, 6 Juni 2024 - 08:55 WIB

Dituding Abal-abal, MPAL Pesawaran Bakal Dilaporkan ke APH

Berita Terbaru