Penyaluran Bantuan Kepada KPM Diduga Menyalahi Prosedur

Redaksi

Selasa, 29 Mei 2018 - 19:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Dugaan kesalahan prosedur dalam penyaluran bantuan bagi keluarga penerima bantuan (KPM) oleh pemdamping Program Keluarga Harapan (PKH) terjadi di Kemiling, Bandarlampung.

Menurut pengusaha agen BRILink Kecamatan Bukit Kemiling Permai (BKP), Sahril, banyak KPM yang mengadu padanya terkait pengumpulan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) oleh pendamping.

\”Ada banyak KPM yang ngadu sama saya, kok KKS mereka diambil oleh pendamping PKH, padahal kartu itu adalah hak mereka, yang mereka gunakan untuk mencairkan bantuan yang diberikan oleh pemerintah. Ini sudah melanggar prosedur yang sudah ditetapkan,\” kata Sahril.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia melanjutkan, selain mengambil KKS milik para KPM, pendamping PKH ini juga mengarahkan para KPM untuk melakukan penggesekan (pencairan) di e-warung tertentu. Padahal lanjutnya, para agen e-warung atau agen BRILink sudah melakukan penanda tanganan terkait hal-hal yang dapat dilakukan oleh agen e-warung.

Baca Juga  Pemkot Bandar Lampung Siapkan Rp2,5 Miliar untuk Olok Gading

\”Itu aturannya ada di surat pernyataan. Ada di point B nomor 3 yang menyatakan bahwa agen e-warung dan agen BRILink tidak boleh mengarahkan mengarahkan KPM untuk melakukan penggesekan di agen BRILink tertentu, karena KPM bebas mau melakukan penggesekan dimana saja, itu sudah menjadi hak mereka,\” jelas Sahril.

Saat ini tambahnya, terdapat sekitar 400an KPM yang KKS-nya diambil oleh pendamping. Pengambilan yang dilakukan menurutnya tanpa alasan yang jelas. \”Itu KKS nya diambilin buat apa? Akhirnya kan muncul kecurigaan. Belum pagi tempat penggesekan dan pencairan bantuan ditentukan dan ditunjuk oleh pendamping. Masyarakat kemiling ngambil bantuannya dideket SMA 13, kan jauh. Padahal disini sudah ada dan resmi,\” kesalnya.

Baca Juga  BPBD Tangani Pohon Tumbang di Tanjung Karang Barat

Terpisah, salah satu KPM yang enggan disebutin namanya mengakui, pada pencairan dana bantuan tunai pertama, mereka diminta untuk mengumpulkan KKS. \”Kalian kumpulin KKS semua ke saya. Saya bingung kalau harus nyamperin satu-satu ke rumah, mana belum tentu ada dirumah juga,\” kata KPM menirukan ucapan pendampaing.

Dia menambahkan, pada pencairan pertama tersebut, mereka langsung menerima bantuan uang, tanpa perlu melakukan penggesekan lagi. \”Jadi waktu itu, kami langsung dikasih duitnya aja, semuanya udah digesek sama pendamping mas,\” tuturnya.

Baca Juga  Konvoi 30 Jeep PPM Jadi Magnet Festival Budaya HUT ke-344 Kota Bandar Lampung

Pada awalnya ia tidak mempermasalahkan pengambilan KKS tersebut, akan tetapi karena kartunya tak kunjung dikembalikan, bahkan untuk bantuan non tunai seperti sembako juga akan digesek oleh pendamping, ia mulai merasakan keanehan.

\”Kalau dulu sebelum dibuat seperti ini kita mudah mas, langsung ada laporan dari e-warung atau BRILink, sudah bisa dicairkan gitu. Kami bisa langsung ngambil ditempat terdekat dengan biasanya tanggal 24 tiap bulannya. Sekarang ini sampai hari ini belum ada kabar, padahal kartu kami dari awal udah gak dibalikin,\” ketusnya. (Aby)

Berita Terkait

APBD Perubahan Bandar Lampung Disepakati, Pemkot Kejar Realisasi Program dalam Tiga Bulan
Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan Beras untuk Warga Terdampak Kemarau
PPM Bandarlampung Gandeng Kodim 0410/KBL Gelar LKBB Tingkat SMP
Bunda Eva Siapkan 5 Sumur Bor untuk Atasi Kekeringan, Tahun Depan Tambah 50 Titik
LVRI, PIVERI, dan PPM Bandar Lampung Gelar Gathering, Rawat Semangat Perjuangan Antargenerasi
HUT Ke-81 RI, Pemkot Bandar Lampung Gelar Upacara dan Lomba Bersama Forkopimda
Eva Dwiana jadi inspektur upacara HUT ke-81 RI
Eva Dwiana Kukuhkan 38 Anggota Paskibraka Bandar Lampung

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 12:11 WIB

Kejari Lampung Selatan Tetapkan Yayasan Bussaina sebagai Wali Sah Delapan Anak

Jumat, 11 September 2026 - 15:04 WIB

Zulkifli Hasan Pastikan Bantuan Pangan Beras Berlanjut hingga Akhir 2026

Selasa, 8 September 2026 - 12:25 WIB

32.415 Warga Lampung Selatan Terdampak Erupsi Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 19:14 WIB

Mendes PDT Soroti Kebun Anggur BUMDes Merak Berseri di Lampung Selatan

Minggu, 6 September 2026 - 18:38 WIB

Komisi X DPR RI Dorong Revitalisasi Sekolah dan Penyelesaian Status Guru PPPK

Minggu, 6 September 2026 - 18:21 WIB

Komisi X DPR RI Dorong Pemerataan Sarana Pendidikan melalui Program Revitalisasi Sekolah

Minggu, 6 September 2026 - 18:18 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau Meningkat, Pemkab Lampung Selatan Siapkan Langkah Antisipasi

Minggu, 6 September 2026 - 18:16 WIB

Gunung Anak Krakatau Level III, Pemkab Lampung Selatan Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada

Berita Terbaru