Pemprov Serahkan DIPA dan TKDD Tahun Anggaran 2021

Redaksi

Jumat, 27 November 2020 - 10:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): ubernur Lampung Arinal Djunaidi berharap Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan daftar alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) Tahun Anggaran 2021 dapat dimanfaatkan untuk mendukung pemulihan ekonomi dan prioritas pembangunan di berbagai bidang seperti kesehatan, pendidikan, infrastruktur dan perlindungan sosial.

Selain itu, dapat menjadi stimulan dalam proses pembangunan khususnya pemulihan dan akselerasi ekonomi Nasional akibat pandemi Covid-19.

Harapan Gubernur itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto saat mewakili Gubernur menyerahkan DIPA dan TKDD Tahun Anggaran 2021, di Ruang Rapat Utama, Kantor Gubernur Lampung, Jumat (27/11).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyerahan diserahkan secara simbolis kepada perwakilan Satuan Kerja Kementerian/Lembaga di Provinsi Lampung, OPD dan Instansi Vertikal di Provinsi Lampung serta Pemerintah Kabupaten/Kota

Penyerahan simbolis dilakukan Sekdaprov Fahrizal kepada Polda Lampung, Universitas Lampung, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura dan Walikota Bandar Lampung.

Sedangkan untuk satuan kerja, instansi vertikal, Pemerintah Kabupaten/Kota lainnya menyaksikan langsung melalui virtual meeting.

Baca Juga  Aliansi Jurnalis Independen Kecam Penahanan Jurnalis Indonesia oleh Militer Israel

Pada penyerahan itu, Sekdaprov Fahrizal didampingi Ketua Komisi V DPRD Provinsi Lampung Yanuar Irawan dan Kepala Kanwil DJPb Provinsi Lampung Sofandi Arifin.

Fahrizal mengatakan total alokasi DIPA dan TKDD Tahun Anggaran 2021 untuk Provinsi Lampung sebesar Rp31,97 Triliyun yang terdiri dari Belanja Kementerian/Lembaga sebesar Rp10,39 Triliyun dan TKDD Pemerintah Provinsi dan 15 Kabupaten/ Kota sebesar Rp21,58 Triliyun.

Seperti diketahui, DIPA dan TKDD Tahun Anggaran 2021 ini telah diserahkan oleh Presiden RI Joko Widodo kepada Menteri dan Pimpinan Lembaga serta Gubernur melalui video conference pada tanggal 25 November 2020 lalu.

\”Atas nama Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota dan seluruh masyarakat Lampung, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada Bapak Presiden atas penyerahan DIPA dan TKDD ini,\” ujar Fahrizal.

Terhadap TKDD Tahun 2021, menurut Fahrizal, berperan signifikan dalam peningkatan kapasitas fiskal daerah baik Pemerintah Provinsi Lampung maupun Kabupaten/Kota.

\”Terutama dalam upaya pemulihan ekonomi dan menjalankan program prioritas pembangunan,\” katanya.

Fahrizal menyebutkan alokasi anggaran, baik yang bersumber dari APBN dan APBD akan di manfaatkan untuk mendukung pemulihan ekonomi dan prioritas pembangunan diberbagai bidang seperti kesehatan, pendidikan, infrastruktur dan perlindungan sosial. Juga diharapkan menjadi stimulan dalam proses pembangunan khususnya pemulihan dan akselerasi ekonomi Nasional akibat pandemi Covid-19.

Baca Juga  Jihan Dorong Penguatan Pencegahan dan Deteksi Dini Kanker di Lampung

\”Sehingga hasil pembangunan yang diinterpretasikan melalui indikator nilai produk domestik regional bruto (PDRB) dapat terus meningkat dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat secara merata,\” ujarnya.

Menurutnya, untuk mencapai itu diperlukan upaya membangun sinergi antara program-program Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota.

\”Sehingga program pembangunan yang dilaksanakan benar-benar dapat saling mengisi, saling mendukung, dan mampu memecahkan berbagai masalah yang ada dalam masyarakat,\” katanya.

Fahrizal mengatakan seperti arahan Presiden RI pada penyerahan DIPA dan TKDD, bahwa Tahun 2021 akan difokuskan pada penanganan kesehatan seperti penanganan Covid-19 utamanya fokus kepada vaksinasi dan penguatan sarana dan prasarana kesehatan.

Kemudian, perlindungan sosial terutama bagi kelompok kurang mampu dan rentan serta program pemulihan ekonomi terutama dukungan terhadap UMKM dan dunia usaha.

\”Pemerintah Provinsi Lampung dan Kabupaten/Kota tentunya mendukung dan bersinergi dengan kebijakan nasional,\” ujarnya.

Baca Juga  Menuju Pesantren Ramah Anak, PKB Lampung Gagas Sistem Perlindungan Santri

Fahrizal mengatakan tahun 2021 yang merupakan momentum pemulihan dan akselerasi ekonomi Nasional, Provinsi Lampung menargetkan pertumbuhan ekonomi pada tahun 2021 diangka 5-5,7 persen.

\”Bantuan sosial juga harus mulai diberikan kepada masyarakat pada awal tahun sehingga konsumsi masyarakat meningkat untuk menggerakan ekonomi dilapisan bawah,\” katanya.

Fahrizal berharap program-program baik pusat dan daerah dapat menjadi stimulus yang memberikan dampak dan menjadi daya ungkit pada pertumbuhan ekonomi.

\”Kepada daerah agar melakukan memanfaatkan APBD dan APBN dengan cermat, efektif dan tepat sasaran untuk kepentingan rakyat. Kehati-hatian, transparansi dan akuntabilitas menjadi bagian bagi pelaksanaan APBD dan APBN,\” ujarnya.

Sekdaprov mengajak kepada para Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan semua pihak yang berhubungan dengan pengelolaan keuangan agar dapat menjaga amanah dengan baik.

\”Jajaran Pemerintah harus membuktikan dapat bekerja dengan cepat, responsif dan bertanggungjawab terhadap segala permasalahan yang dihadapi bangsa dan negara kita. Selalu bekerjasama dan saling mendukung, dalam mewujudkan cita-cita bangsa dan negara, mewujudkan visi Indonesia Maju dan Rakyat Lampung Berjaya,\” pungkasnya.(rls)

Berita Terkait

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB
Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Mirzani, Petani Harus Nikmati Hasil, Bukan Hanya Menanggung Risiko
Imelda Minta Publik Bijak Sikapi Informasi Gunung Anak Krakatau
Elly Wahyuni Minta Disdik Tegas terhadap Sekolah yang Paksa Siswa Beli Seragam
Wahrul Fauzi Siap Maju Pimpin Karang Taruna Lampung, Usung Pemberdayaan Pemuda dan 1.000 UMKM
Komisi IV DPRD Lampung Minta Tarif Tol BTB Dievaluasi
DPRD Lampung Panggil Pengelola Bahas Kenaikan Tarif Tol

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 20:54 WIB

PWI Lampung Selatan Kirim 14 Atlet Ikuti Seleksi Porwanas 2027

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:05 WIB

Tarif Tol Lampung Dinilai Belum Berpihak ke Warga

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:51 WIB

PB HMI Soroti Kenaikan Tarif Tol Bakter, Dinilai Bebani Ekonomi Masyarakat

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:51 WIB

Banggar DPRD Lamsel Lanjutkan Bahas Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Minggu, 28 Juni 2026 - 10:12 WIB

LDK DEMA STAI Yasba Bekali Mahasiswa Keterampilan Jurnalistik

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:48 WIB

Zulhas Apresiasi IDS Sumatra 2026 Digelar Tanpa APBD

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:45 WIB

Petugas Kebersihan Tetap Siaga di Tengah Ramainya IDS Sumatra 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:43 WIB

IDS Sumatra 2026 Dongkrak Pendapatan Pedagang Kecil

Berita Terbaru

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 163 | Rabu, 8 Juli 2026

Rabu, 8 Jul 2026 - 01:36 WIB

Lampung

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB

Selasa, 7 Jul 2026 - 18:07 WIB