Pemprov ‘Pray From Home’ Lintas Agama

Redaksi

Senin, 19 Juli 2021 - 19:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku): Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi dan Wakil Gubernur (Wagub) Chusnunia Chalim melakukan Pray From Home lintas agama bersama seluruh umat beragama, guna memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar mengangkat pandemi Covid-19 dari seluruh wilayah Indonesia, khususnya di Provinsi Lampung.

Gubernur Arinal melakukan Pray From Home di Mahan Agung, Bandar Lampung, Senin (19/7).

Kegiatan Pray From Home yang dilaksanakan secara virtual itu, turut diikuti oleh Forkopimda Provinsi Lampung, Bupati/Walikota, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Provinsi Lampung, tokoh lintas agama, para pimpinan pondok pesantren, para penyuluh agama, dan segenap unsur masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gubernur Arinal menyampaikan bahwa Doa Bersama ini telah dilaksanakan di tingkat pusat bersama Presiden RI pada tanggal 10 Juli 2021 dan dilanjutkan di tingkat Provinsi di seluruh wilayah di Indonesia.

Baca Juga  Gubernur Mirza Ajak KAHMI Lampung Perkuat Kolaborasi untuk Kemajuan Daerah

“Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung saya mengapresiasi penyelenggaraan doa bersama lintas agama yang dilaksanakan dari rumah masing-masing, yang dikemas dalam suatu acara Pray From Home dengan tema dari Lampung Untuk Indonesia bebas pademi Covid 19,” ujar Gubernur Arinal.

“Dengan melangitkan do’a bersama yang tulus kita panjatkan kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, semoga Pandemi Covid 19 segera berakhir, dan virus corona yang telah menjadi penyebab kita kehilangan begitu banyak keluarga dan handai tolan segera musnah dari bumi ini,” ujar Arinal.

Dalam situasi pandemi global Covid-19 saat ini, lanjut Gubernur Arinal, semus pihak harus tetap optimistis dan bersemangat, berpikir positif mengikuti seluruh anjuran pemerintah dengan melakukan 5M.

“Berbagai ikhtiar telah kita lakukan, namun yang tidak kalah pentingnya adalah ikhtiar batin dengan melantunkan doa-doa kepada Tuhan yang Maha Esa,” jelas Gubernur Arinal.

Baca Juga  Temu Karya Karang Taruna Lampung Dihangatkan Munculnya Sejumlah Kandidat Ketua

Gubernur mengakui wabah ini terasa sangat berat dilalui karena banyak sektor terdampak. Diantaranya sektor kesehatan, ekonomi, sosial, pendidikan dan lainnya.

Pemerintah bersama setiap elemen masyarakat sudah melakukan berbagai hal untuk mencegah penyebaran dan melenyapkan wabah Covid-19 dari Indonesia.

“Kita semua tentu tidak ingin wabah ini berlarut-larut. Oleh karena berbagai ikhtiar harus kita lakukan diikuti dengan tawakkal dan doa,” ujar Gubernur.

Berkaitan dengan Hari Raya Idul Adha dan pemotongan hewan Kurban serta pendistribusiannya, Gubernur minta harus mematuhi regulasi yang sudah ditetapkan pemerintah.

Yaitu sesuai SE Menteri Agama RI nomor 16 dan 17 tentang Peniadaan Sementara Peribadatan di Tempat Ibadah, Malam Takbiran, Sholat Idul Adha, dan Petunjuk Teknis Pelaksanaan Kurban tahun 1442/2021 M di wilayah PPKM Darurat.

Baca Juga  Gubernur Lampung Dorong ASN Perkuat Tata Kelola dan Pelayanan Publik

“Saya minta seluruh elemen masyarakat mematuhi peraturan ini demi menjaga keamanan dan keselamatan umat dalam menjalankan peribadatan,” ujar Gubernur Arinal.

Dalam kesempatan yang sama, Kanwil Kemenag Lampung menyampaikan bahwa Doa bersama lintas agama ini dilakukan secara serentak dan diikuti sekitar 1.200 unsur Pemerintah dan masyarakat.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengajak masyarkat senantiasa berdo’a sesuai agama dan keyakinan masing-masing, agar tuhan memberikan rahmat dan perlindungan, kesehatan dan kekuatan kepada umat manusia, serta segera dimusnahkan virus covid-19 ini.

Adapun yang memimpin do’a untuk tiap masing-masing agama, yaitu Dr.KH. Ahmad Bukhari Muslim (do’a agama islam), Pdt. Samuel Christian Sitompul (do’a agama kristen), Pinandita Ida Bagus Putu Mambal (do’a agama hindu), Suhu Nyana Maitri Mahastavira (do’a agama budha), Uskup Yohanes Harun (do’a agama katolik), dan Rohaniawan Letsman (do’a agama konghucu).(red)

Berita Terkait

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB
Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Mirzani, Petani Harus Nikmati Hasil, Bukan Hanya Menanggung Risiko
Imelda Minta Publik Bijak Sikapi Informasi Gunung Anak Krakatau
Elly Wahyuni Minta Disdik Tegas terhadap Sekolah yang Paksa Siswa Beli Seragam
Wahrul Fauzi Siap Maju Pimpin Karang Taruna Lampung, Usung Pemberdayaan Pemuda dan 1.000 UMKM
Komisi IV DPRD Lampung Minta Tarif Tol BTB Dievaluasi
DPRD Lampung Panggil Pengelola Bahas Kenaikan Tarif Tol

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 20:54 WIB

PWI Lampung Selatan Kirim 14 Atlet Ikuti Seleksi Porwanas 2027

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:05 WIB

Tarif Tol Lampung Dinilai Belum Berpihak ke Warga

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:51 WIB

PB HMI Soroti Kenaikan Tarif Tol Bakter, Dinilai Bebani Ekonomi Masyarakat

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:51 WIB

Banggar DPRD Lamsel Lanjutkan Bahas Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Minggu, 28 Juni 2026 - 10:12 WIB

LDK DEMA STAI Yasba Bekali Mahasiswa Keterampilan Jurnalistik

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:48 WIB

Zulhas Apresiasi IDS Sumatra 2026 Digelar Tanpa APBD

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:45 WIB

Petugas Kebersihan Tetap Siaga di Tengah Ramainya IDS Sumatra 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:43 WIB

IDS Sumatra 2026 Dongkrak Pendapatan Pedagang Kecil

Berita Terbaru

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 163 | Rabu, 8 Juli 2026

Rabu, 8 Jul 2026 - 01:36 WIB

Lampung

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB

Selasa, 7 Jul 2026 - 18:07 WIB