Pemprov Lampung Kembangkan E-Samdes

Redaksi

Minggu, 19 Februari 2023 - 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus memperluas pengembangan Elektronik Samsat Desa (E-Samdes) di wilayahnya guna menumbuhkan perekonomian masyarakat desa.

“Inovasi mempermudah pembayaran pajak kendaraan di desa melalui E-Samdes ini satu-satunya hanya ada di Lampung. Serta ini berbeda dari tempat lain karena pembayaran dilakukan tanpa harus pergi ke Samsat,” ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Transmigrasi Provinsi Lampung Zaidirina, di Bandarlampung, Jumat (10/2).

Ia mengatakan dengan pengembangan E-Samdes yang diintegrasikan dengan BUMdes sebagai agen pembayaran pajak kendaraan bermotor diharapkan dapat meningkatkan perekonomian desa.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini sudah dimulai sejak 2021, dan sampai sekarang ada 277 BUMdes yang menjadi agen E-Samdes jadi satu desa bisa melayani beberapa desa di sekitar sehingga tidak perlu melakukan pelayanan satu desa satu agen,” katanya.

Dia menjelaskan hingga saat ini nilai transaksi E-Samdes yang bekerjasama dengan BUMdes tersebut telah mencapai lebih dari Rp5 miliar dengan jumlah transaksi sebanyak 13.596.

Baca Juga  Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas

“Inovasi ini sangatlah membantu pertumbuhan desa sebab setiap transaksi BUMdes mendapatkan pendapatan dari intensif transaksi sebesar Rp5.000 per transaksi dari bank daerah. Sehingga BUMdes bisa mengembangkan unit usaha lain dari penghasilan ini,” tambahnya.

Menurut dia dengan adanya integrasi tersebut selain dapat meningkatkan pendapatan asli daerah, juga memberi kesempatan kepada desa untuk mengembangkan berbagai unit usaha.

Baca Juga  Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS

“Disini desa bisa mengembangkan unit usaha dari berbagai potensi yang ada seperti pertanian ataupun yang lainnya, sehingga masyarakat desa berkesempatan untuk mendapatkan kesejahteraan,” kata dia.

Ia menjelaskan di Provinsi Lampung sendiri saat ini terdapat 105 desa yang telah mandiri, 803 desa maju, 1.439 desa berkembang, dan 38 desa tertinggal.

“Besar harapan dengan program ini mengentaskan desa tertinggal, dan perekonomian desa bertumbuh,” tambahnya. (Dea)

Berita Terkait

Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas
Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung
Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS
3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:28 WIB

Sekber MBG Lampung Apresiasi Sorotan Wagub Jihan Terhadap SPPG Tak Berkomitmen Moral

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:40 WIB

Ahmad Giri Akbar, Pernyataan Prabowo soal Dolar Harus Dipahami Secara Utuh

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:36 WIB

Aliansi Jurnalis Independen Kecam Penahanan Jurnalis Indonesia oleh Militer Israel

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:49 WIB

Konsolidasi di Anak Ratu Aji, Golkar Lampung Tengah Targetkan Menang Pemilu

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:05 WIB

Gubernur Lampung Ajak Kemenkeu Orkestrasi Hilirisasi dan Ekonomi Lampung

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:38 WIB

Komitmen Gubernur Lampung Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis di Lampung

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:29 WIB

DPRD Lampung Optimistis Koperasi Desa Majukan Ekonomi Warga

Senin, 18 Mei 2026 - 21:25 WIB

DPRD Lampung Soroti Peningkatan Kasus HIV

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Tulang Bawang Barat Targetkan Siltap Aparatur Tiyuh Dibayar Sebelum Iduladha

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:48 WIB