Pemprov Dukung Upaya SKK Migas Penuhi Cadangan Energi Indonesia

Redaksi

Rabu, 4 April 2018 - 14:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku): Dalam upaya memenuhi cadangan energi Indonesia yang kian menipis. Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dan PT Harpindo Mitra Kharisma lakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terkait penetapan lokasi Kegiatan Pengeboran Migas di ruang kerja Gubernur Lampung, Rabu (4/4).

Dalam rapat tersebut, Pejabat sementara (Pjs) Gubernur Lampung, Didik Suprayitno mengungkapkan, Pemprov Lampung mendukung penuh kegiatan eksplorasi untuk mencari cadangan minyak baru, yang terletak di Desa Tanjung Ilir Kecamatan Way Pangubuan Kabupaten Lampung Tengah tersebut.

\"\"

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Eksplorasi ini penting karena selain akan memberikan manfaat bagi masyarakat dan daerah, juga untuk memenuhi cadangan energi di Indonesia telah menipis,\” ujarnya.

Sementera itu, Menurut Kepala Divisi Formalitas SKK Migas, Didik Sasono Setyadi, penetapan lokasi pengeboran merupakan mekanisme yang memang harus dijalankan. \”Dalam Undang-Undang No 2 tahun 2012 itu ada yang berbicara tentang mekanisme penetapan lokasi. Bisa lewat negosiasi secara langsung bila area yang digunakan skalanya kecil, atau bisa juga melalui koordinasi dengan pemerintah, baik di provinsi maupun kabupaten setempat. Itu masih kita kaji, mau menggunakan mekanisme yang mana,\” jelasnya.

Baca Juga  Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan Beras untuk Warga Terdampak Kemarau
\"\"

Didik mengungkapkan, koordinasi yang dilaksanakan pada hari ini lebih menitik beratkan pada proses pembebasan tanah yang akan di gunakan untuk proses pengeboran. \”Kita kan ngebornya di Lampung Tengah, nah tanah yang disana itu milik perorangan, karena itu, kita butuh bantuan Pemerintah Provinsi untuk pembebasan tanahnya. Itu yang kita bicarakan dengan Pemerintah Provinsi Lampung, agar proses ini segera bisa kita laksanakan,\” paparnya.

Didik mengakui, untuk sampai pada tahap pengeboran masih memerlukan langkah yang panjang, karena pihaknya tidak mau jika kedepannya Negara mengalami kerugian. \”Lokasi yang kita rencanakan sebagai lokasi pengeboran itu kira-kira seluas 2 hektar. Kita belum tahu dititik mana yang pasti ada minyaknya, oleh sebab itu kita akan mengekplorasi dibeberapa titik dalam area 2 hektar tersebut,\” ucapnya.

Baca Juga  Cuaca Panas dan Angin Kencang, Eva Dwiana Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Setelah didapat lanjut Didik, tahapan selanjutnya adalah menghitung perbandingan angka investasi yang dikeluarkan dengan hasil yang bisa didapatkan. \”Kalau misalnya sudah dapat minyaknya ternyata jumlah minyak hanya bisa digunakan selama setahun dan tidak seimbang dengan investasi, maka bisa rugi dan tidak jadi dilanjutkan. Karena untuk ekplorasi sampai pengeboran, bisa menghabiskan dana miliyaran, apalagi Lampung baru kali pertama dilaksanakan,\” kata dia. (Aby)

Berita Terkait

Cuaca Panas dan Angin Kencang, Eva Dwiana Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Gerak Jalan Beregu Pramuka Bandar Lampung Dorong Semangat Kebersamaan
APBD Perubahan Bandar Lampung Disepakati, Pemkot Kejar Realisasi Program dalam Tiga Bulan
Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan Beras untuk Warga Terdampak Kemarau
PPM Bandarlampung Gandeng Kodim 0410/KBL Gelar LKBB Tingkat SMP
Bunda Eva Siapkan 5 Sumur Bor untuk Atasi Kekeringan, Tahun Depan Tambah 50 Titik
LVRI, PIVERI, dan PPM Bandar Lampung Gelar Gathering, Rawat Semangat Perjuangan Antargenerasi
HUT Ke-81 RI, Pemkot Bandar Lampung Gelar Upacara dan Lomba Bersama Forkopimda

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Andhika Wibawa Dukung Standar Akademik untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Pendaftaran Ditutup, Wirahadikusumah dan Adi Kurniawan Jadi Pendaftar Tunggal Ketua PWI Lampung

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Karhutla TNWK Mulai Mereda, Asap Masih Tersisa di Lahan Gambut

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:45 WIB

Andika Wibawa Dukung Larangan Vape di Sekolah, Waspadai Penyalahgunaan Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Mikdar Ilyas Sebut Harga Singkong Rp3.150 per Kg Hasil Perjuangan Pansus

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:29 WIB

Wamenaker Ajak JARNAS.INDO Perkuat Sinergi Pembangunan Ketenagakerjaan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Demokrat Lampung Siapkan Muscab, Edy Irawan Bidik Kursi Pimpinan DPRD

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Gubernur Lampung Fokus Tangani Karhutla TNWK, Lima Hektare Dipadamkan per Hari

Berita Terbaru