Bandarlampung (Netizenku.com): Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Lampung Tahun 2024 telah dibuka sejak 1 Januari hingga 30 Januari 2024.
Kepala Kantor Bahasa Provinsi Lampung, Desi Ari Pressanti, mengatakan pemilihan duta bahasa ini merupakan kesempatan terbuka bagi para pemuda di Provinsi Lampung untuk terlibat aktif dan nyata dalam pengutamaan bahasa negara, pelestarian bahasa daerah, dan penguasaan bahasa asing.
“Peran generasi muda sangatlah dinanti dalam memasyarakatkan bahasa Indonesia. Pemilihan Duta Bahasa ini merupakan ajang bagi pemuda untuk menunjukkan kemampuannya dalam berbahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah, dan menguasai bahasa asing,” ujar dia melalui pernyataan pers yang diterima Netizenku.com, Jumat (12/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Setelah terpilih, para finalis akan terlibat langsung dalam berbagai kegiatan bahasa, sastra, dan literasi yang diselenggarakan oleh Kantor Bahasa Provinsi Lampung dan Ikatan Duta Bahasa Indonesia (Ikadubas).
Pemenang pertama dalam Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Lampung akan dikirim mewakili Provinsi Lampung dalam kompetisi tingkat nasional untuk bersaing dengan delegasi dari provinsi se-Indonesia.
Para finalis pun akan diberi pembinaan serta pendampingan melalui berbagai pelatihan keterampilan, baik terkait kebahasaan dan kesastraan maupun keterampilan lain yang sesuai dengan perkembangan zaman.
Selain tergabung dalam Ikadubas, para finalis akan menjadi mitra Kantor Bahasa Provinsi Lampung dalam pelaksanaan pembinaan dan pengembangan bahasa Indonesia serta perlindungan bahasa daerah.
Calon pendaftar Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Lampung Tahun 2024 adalah mereka yang berusia antara 18-25 tahun, berdomilisi di Provinsi Lampung, belum (pernah) menikah, berpendidikan minimal SLTA sederajat, dan bersedia mengikuti Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI). Syarat selengkapnya dapat dilihat melalui https://kantorbahasalampung.kemdikbud.go.id/ atau di Instagram Kantor Bahasa Provinsi Lampung.
“Mari, jadilah bagian dari Duta Bahasa Provinsi Lampung. Utamakan Bahasa Indonesia, lestarikan bahasa daerah, kuasai bahasa asing,” ajaknya. (Luki)








