oleh

Pastikan Kesiapan Jalan Tol, Komisi IV Panggil PT. Hutama Karya dan Waskita

Bandarlampung (Netizenku.com): Untuk memastikan kesiapan dan kelayakan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) dapat digunakan untuk dilintasi pengguna kendaraan saat mudik lebaran, Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung adakan rapat dengar pendapat bersama penitia pelaksana percepatan pembangunan JTTS, Ruang Rapat Komisi IV, Senin (28/5).

Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, Mozes Herman mengatakan, berdasarkan hasil rapat, masih terdapat beberapa kendala yang dapat menghambat penggunaan jalan tol pada mudik lebaran.

Baca Juga  Sanggar Seni Setiwang Lambar Kembali Toreh Prestasi

\”Jadi yang kita panggil hari ini dari PT. Hutama Karya, PT. Waskita, dan beberapa stake holder lain yang ikut andil dalam percepatan pembangunan jalan tol ini. Hasilnya masih terdapat beberapa kendala umum, seperti soal pembebasan lahan dan juga kendala teknis seperti soal penerangan dan cor jalan,\” kata Mozes.

Ia menambahkan, pihaknya terus mendorong upaya percepatan pembangunan JTTS agak bisa digunakan saat mudik nantinya. \”Mudah-mudahan H-7 lebaran sudah bisa digunakan. Kita masih terus mengupayakan dan mendorong semua pihak agar dapat berpartisipasi penuh. Kalau saat ini belum bisa digunakan,\” tegasnya.

Baca Juga  Posko Penyekatan Diperpanjang, Dinkes Tambah 5.000 Rapid Antigen

Sementara itu, mewakili PT. Waskita, Manager Teknis Pelaksanaan Pembangunan Tol, Edward membenarkan masih terdapat beberapa kendala di lapangan. \”Kita masih melakukan koordinasi dengan Dirlantas Polda Lampung terkait keamanan penggunaan jalan tol, nanti setelah ada hasil uji baru bisa saya samapaikan kembali,\” ucapnya.

Edward menjelaskan, meski memilik 4 ruas, jalur yang bisa digunakan untuk mudik dan balik nantinya hanya 1 jalur. \”Jadi kegunaannya pada mudik nanti adalah untuk menghindari dan mengurai kemacetan. Rest area pasti kita siapkan. Nanti H-7 sudah ada kabar valid soal ini,\” tukasnya. (Aby)

Baca Juga  Kepala BLPBJ Angkat Bicara Soal Zona Merah Pengadaan Barang dan Jasa

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *