Paguyuban Driver Online Lampung Tolak PM 108

Redaksi

Kamis, 8 Februari 2018 - 15:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku): Ratusan pengendara yang tergabung dalam paguyuban driver online Lampung (PDOL), lakukan aksi penolakan terhadap peraturan menteri (PM) No. 108 tahin 2017 tentang penyelenggaraan angkutan orang dengan kendaraan bermotor umum, di Lapangan Korpri, Kantor Gubernur Lampung, Kamis (8/2).

Dalam aksinya, massa menuntut Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, agar mencabut PM 108 tahun 2017 yang dinilai merugikan masyarakat, selain itu mereka juga menuntut Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo untuk mengevaluasi kabinet kerja karena dinilai tidak peka dan tidak berpihak kepada rakyat.

Baca Juga  UIN Lampung Wisuda 660 Sarjana

\"\"

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Koordinator Aksi, Ariyadi Ahmad mengatakan, ditengah euforia warga negara dengan hadirnya aplikasi transportasi online yang mampu mendongkrak sumber penghasilan dan harapan masyarakat, secara mengejutkan pemerintah mengeluarkan permen no 108 melalui kementerian perhubungan. \”Peraturan ini sangat merugikan masyarakat, karena sekarang, mayoritas masyarakat menjadikan transportasi online sebagai pekerjaan sampingan bahkan pekerjaan utama,\” kata dia.

Baca Juga  Arinal Berbagi Pengalaman Pada Ribuan PKKMB Mahasiswa Unila

Ia melanjutkan, dengan adanya PM 108, seakan-akan tidak mencerminkan hadirnya pemerintah dalam kehidupan bernegara sebagai jaminan terciptanya rasa aman, kesejahteraan dan kemakmuran bagi rakyat. \” Ini kan jadi aneh, harusnya pemerintah jadi pelindung, pemberi rasa aman dan kesejahteraan, dengan adanya PM 108 ini, pemerintah jadi perusak mata pencaharian masyarakat,\” ungkapnya. (Aby)

Berita Terkait

Bangkit Haryo Utomo Buka Safari Dongeng Kota Metro
332 Anggota KPPS Dirawat, 5 Dinyatakan Meninggal
PPP-PKS Bersaing Ketat Perebutkan Kursi Legislatif Tanggamus
KPU Balam Selidiki Kejanggalan Data Pemilih Khusus di Kecamatan Langkapura
Disparekraf Lampung Dukung Kerjasama Antara ASITA dan Travel Agent Malaysia
Dendi Ramadhona Hadiri Musrenbang Empat Kecamatan
Kepala PMHP DKP Lampung Dorong Standardisasi Produk
PKS Metro Antar Lima Anggotanya ke Kursi Legislatif

Berita Terkait

Selasa, 20 Februari 2024 - 19:48 WIB

FMPB Endus Dugaan Mark Up Anggaran Papan Informasi KPU Pesawaran

Senin, 19 Februari 2024 - 18:23 WIB

Pesawaran Prioritas Lokus Stunting Sejak 2020

Minggu, 11 Februari 2024 - 14:38 WIB

Bupati Pesawaran Lepas Logistik Pemilu 2024

Kamis, 8 Februari 2024 - 20:48 WIB

Dugaan Penyimpangan, FMPB akan Laporkan CV Alfatih Perkasa ke APH

Rabu, 7 Februari 2024 - 10:12 WIB

Klarifikasi, Sejumlah Warga Tanjung Kemala Penuhi Panggilan Polres Pesawaran

Selasa, 6 Februari 2024 - 20:16 WIB

Dendi Rakor Persiapan Pemantauan Pemilu 2024

Jumat, 2 Februari 2024 - 09:20 WIB

AKP Mulyadi Mendapat Kenaikan Pangkat Pengabdian Polres Pesawaran

Kamis, 1 Februari 2024 - 20:22 WIB

Pasca Tsunami, Pustu Pulau Legundi Memprihatinkan

Berita Terbaru

Metro

Bangkit Haryo Utomo Buka Safari Dongeng Kota Metro

Sabtu, 24 Feb 2024 - 16:49 WIB

Petugas KPPS Bandarlampung ketika menghitung suara. Foto: Luki.

Lampung

332 Anggota KPPS Dirawat, 5 Dinyatakan Meninggal

Kamis, 22 Feb 2024 - 20:31 WIB

Tanggamus

PPP-PKS Bersaing Ketat Perebutkan Kursi Legislatif Tanggamus

Kamis, 22 Feb 2024 - 20:31 WIB