Oknum Satpam BPN Balam Usir Hingga Intimidasi Jurnalis

Redaksi

Senin, 24 Januari 2022 - 15:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Dua orang jurnalis di Bandarlampung mendapat intimidasi dari tiga orang satpam di depan Kantor BPN Kota Bandarlampung. Dua orang jurnalis tersebut berasal dari media Lampung Post dan Lampung TV, Senin (24/1).

Intimidasi itu berawal sekitar pukul 12:06 WIB, saat dua orang wartawan ingin meliput kelompok masyarakat yang mendatangi kantor BPN Bandarlampung, untuk mempertanyakan sertifikat yang yang hingga kini belum terbit. Padahal telah didaftarkan sejak tahun 2017.

Baca Juga  BPK Lampung Siap Dukung HPN dan Porwanas 2027

Saat itu wartawan Lampung TV Dedi Kapriyanto dan Lampung Post Salda Andala mengambil gambar dari halaman, puluhan orang dari pokmas masuk kantor BPN, tak lama berselang tiga orang satpam menghampiri dan ingin merampas hanphone dan handycam karena di larang untuk meliput.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah seorang satpam wanita itu langsung merampas handycam milik wartawan Lampung TV Dedi Kapriyanto hingga eror. Begitupun satpam pria atas nama Haris Rusdi ingin merampas hanphone milik wartawan Lampung Post salda Andala dan memaksanya untuk menghapus hasil gambar.

Baca Juga  Lesty Desak Masterplan Penanggulangan Banjir Segera Direalisasikan

“Kita punya privasi pak, gak boleh asal-asal,” kata satpam wanita tersebut.

Kemudian, Wartawan Lampung TV Dedi Kapriyanto mengatakan tugas kami kesini ingin meliput untuk kepentingan publik, yakni puluhan pokmas yang mendatangi kantor BPN.

“Tidak bisa, ini kami untuk kepentingan publik, bukan untuk kepentingan pribadi, enggak bisa mbak larang-larang,” ujarnya.

Kemudian satpam pria atas nama Haris Wahyudi mengusir wartawan dan memerintahkan untuk menghapus gambar dan vidio yang diambil sebelumnya.

Baca Juga  Eva Dwiana Siapkan Strategi Hadapi Banjir

“Hapus -hapus itu, silahkan pergi,” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak BPN Bandarlampung belum memberikan keterangan atas kejadian yang mengganggu kerja jurnalistik tersebut.(Agis)

Berita Terkait

Kostiana, Ingatkan Bapenda Optimalkan Seluruh Potensi PAD
Potensi PAP Rp23,6 Miliar Belum Tergarap, Komisi III Minta Bapenda Optimalkan PAD
Andika Wibawa Dorong Pemkot Bandar Lampung Bangun Sumur Bor untuk Atasi Krisis Air Bersih
Komisi III DPRD Lampung Dorong Pemasangan Watermeter untuk Optimalkan Pajak Air Permukaan
Tiga Tahun Pendapatan Meleset dari Target, DPRD Lampung Dorong Bapenda Buat Terobosan
80 KK di Way Laga Terima Bantuan Air Bersih
Eva Dorong Pelestarian Kuliner Tradisional Lampung
Ribuan Warga Meriahkan HUT ke-344 Bandar Lampung

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:06 WIB

Enam Pelajar Tubaba Berangkat ke Sekolah Rakyat, Pemkab dan BAZNAS Siapkan Dukungan Pendidikan

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:16 WIB

Bupati Tubaba Teken MoU dengan UMJ, Perkuat Kolaborasi Pendidikan dan Pembangunan

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:01 WIB

BSI dan Pemkab Dorong UMKM Lewat Program TubabaQ Berdaya, KUR Super Mikro

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:14 WIB

Dishub Tubaba Mulai Susun Andalalin Pembangunan Sekolah Rakyat

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:43 WIB

Bupati Tubaba Ikuti Rapat Komisi II DPR RI Bahas Penguatan Fiskal dan Tata Kelola Daerah

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:50 WIB

Keluhan Minim Penerangan di RSUD Tubaba Ditangani, Kini Terang dan Nyaman Melintas

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:22 WIB

Bapenda Tubaba Digitalisasi Pajak, Pelaporan PBJT Kini Bisa Mandiri

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:04 WIB

Prilian Tiwi Masuk 15 Penulis Cerita Rakyat Lampung Lewat “Rahasia Las Sengok”

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

BSI dan Pemkab Dorong UMKM Lewat Program TubabaQ Berdaya, KUR Super Mikro

Kamis, 30 Jul 2026 - 21:01 WIB

Lampung

Kostiana, Ingatkan Bapenda Optimalkan Seluruh Potensi PAD

Kamis, 30 Jul 2026 - 19:16 WIB

Tulang Bawang Barat

Dishub Tubaba Mulai Susun Andalalin Pembangunan Sekolah Rakyat

Kamis, 30 Jul 2026 - 19:14 WIB