Normalisasi Sungai, Enam Kecamatan Ini Tetap Langganan Banjir

Redaksi

Minggu, 16 Februari 2020 - 20:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran (Netizenku.com): Meski Pemerintah Kabupaten Pesawaran telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi banjir yang kerap melanda wilayah tersebut. Namun, masyarakat yang tinggal di wilayah langganan banjir merasa kurang puas atas kerja pemerintah.

Hal ini lantaran banjir tetap kembali ketika musim hujan tiba. Normalisasi sungai di sejumlah titik aliran sungai yang selalu menjadi langganan banjir sudah dilakukan, namun hal itu tidak membuahkan hasil.

Seperti di Kecamatan Punduh Pedada, Padang Cermin, Waylima, Negeri Katon, Gedongtataan dan Tegineneng, enam kecamatan ini selalu menjadi langganan banjir.

Baca Juga  Dua Siswa di Pesawaran Dihentikan MBG Usai Orang Tua Kritik Program

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Yang jelas untuk penanganan banjir di Pesawaran ini saya nilai gagal. Kenapa saya bilang gagal lihat saja meskipun sudah dilakukan pengerukan di sejumlah sungai yang ada, banjir tetap saja terjadi,\” ucap Nurul salah satu warga Kecamatan Waylima.

Diutarakan Nurul, normalisai sungai yang dilakukan pihak Pemkab tersebut terlihat tidak maksimal.

\”Saya lihat normalisai sungai yang dilakukan itu cuma ala kadar, yang penting kesannya seolah-olah ada penindakan saja dari pihak pemkab,\” ujar Nurul, ketus.

Baca Juga  Konflik Agraria Way Lima Memanas, Masyarakat Adat Tantang PTPN I

Dicontohkannya, seperti di tempatnya tinggal, Desa Batu Raja Kecamatan Waylima, di setiap musim penghujan datang, desanya pasti dilanda banjir padahal upaya pemerintah tak kurang dalam berupaya terus melakukan penanganan bencana banjir tersebut.

\”Seperti penanggulan,normalisasi, bahkan penyodetan sungai pun juga telah dilakukan. Namun, bencana banjir tetap saja kami rasakan dari tahun-ketahun bahkan sudah dua kali ganti bupati juga masih juga banjir,\” ucapnya.

Baca Juga  Diduga Bermasalah, FOKAL Soroti Proyek Irigasi BBWS Mesuji Sekampung

Pihaknya berharap terkait bencana banjir ini kepada pemerintah agar lebih serius dan maksimal lagi di dalam penanganannya.

\”Kalau tempat kami ini jika tidak dilakukan pengerukan secara maksimal percuma pasti banjir lagi. Maka untuk itu kita berharap kepada pihak-pihak yang memiliki kepentingan ke depan jangan berbicara progam ini program itu dulu, pikirkan bagaimana caranya Pesawaran ini tidak banjir lagi, itu dulu,\” harapnya. (Soheh)

Berita Terkait

Viral Pelanggaran Etik, NasDem Pesawaran Beri Kesempatan Terakhir untuk TM
Dua Siswa di Pesawaran Dihentikan MBG Usai Orang Tua Kritik Program
Konflik Agraria Way Lima Memanas, Masyarakat Adat Tantang PTPN I
Diduga Bermasalah, FOKAL Soroti Proyek Irigasi BBWS Mesuji Sekampung
PPL bersama Petani Desa Bernung Rayakan Swasembada Pangan
DPRD Pesawaran Pertanyakan Kejelasan Status KMP
DPRD Pesawaran Tolak Pemanfaatan Lahan Sekolah untuk Program KMP
DPD NasDem Pesawaran Rayakan HUT ke-14 dengan Semangat Kebersamaan

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 22:18 WIB

Jaksa Tuntut Dua Terdakwa Korupsi Kegiatan Bimtek Aparatur Desa Pringsewu

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:13 WIB

Safari Ramadhan Jadi Momentum Sinergi Pemprov dan Pringsewu

Selasa, 24 Februari 2026 - 19:30 WIB

Pemkab Pringsewu Awali Safari Ramadan 2026 di Kecamatan Ambarawa

Senin, 23 Februari 2026 - 19:27 WIB

Polres Pringsewu Raih Penghargaan Perlindungan Anak

Sabtu, 21 Februari 2026 - 08:03 WIB

Bupati Pringsewu Paparkan Capaian Satu Tahun Kepemimpinan pada Buka Bersama Insan Pers

Jumat, 20 Februari 2026 - 06:46 WIB

Dikira Boneka, Jasad Remaja Ditemukan di Sungai Way Tebu

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:55 WIB

Berkas Lengkap, Tersangka Jambret Di pringsewu Dilimpahkan Polisi ke JPU

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:54 WIB

Pemkab Pringsewu dan BAPANAS Gelar Rakor Satgas Saber Harga

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Wabup Tubaba Ajak Warga Perkuat Sedekah dan Kepedulian Lingkungan

Rabu, 25 Feb 2026 - 22:31 WIB