MKKS Lamtim Diduga Koordinir Pengadaan Lembar Ujian

Redaksi

Senin, 10 Februari 2020 - 18:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Timur (Netizenku.com): Lembaga Advokasi Rakyat (Lembar) menduga bahwa ketua dan pengurus MKKS Kabupaten Lampung Timur mengkoordinir dana untuk pengadaan lembar ujian harian maupun ujian tengah semester, ujian akhir semester serta ujian nasional tahun anggaran 2018/2019.

Ketua LSM Lembar Lamtim, Endy Abdur Raup mengatakan, sebelumnya tim investigasi menemukan adanya pemungutan dana oleh ketua MKKS dan pengurus MKKS untuk sekolah-sekolah yang akan melakukan kegiatan ujian tengah semester tahun anggaran 2018/2019.

Untuk besaran dana pungutan dari sekolah dengan jumlah Rp23.000/siswa/mata pelajaran. Setiap kepala SMP diharuskan mengumpulkan uang tersebut yang diambil dari bantuan dana BOS yang diterima oleh setiap siswa/peserta didik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dana yang dikumpulkan dari sekolah tersebut untuk membayar pertanyaan soal distributor dan membayar pengurus Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) karena mereka membuat soal kegiatan ulangan harian, ulangan tengah semester, ulangan akhir semester, ulangan kenaikan kelas, dan atau ujian sekolah dan nasional,\” ungkapnya.

Masih dikatakannya, setelah dana terkumpul, maka uang tersebut disampaikan Kepala Sekolah kepada MKKS yang diterima oleh Bendahara MKKS. Selanjutnya Ketua dan Pengurus MKKS meminta bantuan dari distributor percetakan untuk melakukan percetakan/penggandaan lembaran kertas ujian.

“Dalam hal ini kami menduga ada persekongkolan atau mufakat dari distributor dengan ketua MKKS. Karena dalam hal ini kami tidak melihat adanya pihak percetakan lain sebagai pembanding atau memang pihak pengurus MKKS dengan sengaja tidak mencari percetakan lain yang lebih murah,\” ungkapnya.

Sementara itu, Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Lamtim, Suprapto mengatakan, terkait adanya dana untuk pengadaan lembar ujian tersebut memang benar ada, dan itu dikelola MKKS.

Namun, dari informasi yang kita dapat dari kepala sekolah, mereka hanya membayar Rp18.000/per siswa untuk semua mata pelajaran. Kalau jumlah mata pelajarannya ada 11 mata pelajaran, sedangkan jumlah siswa SMP secara keseluruhan di Lamtim ini ada sekitar 30 ribu siswa,\” ungkapnya. (Nainggolan)

Berita Terkait

Cegah Narkoba Sejak Dini, Kwarda Lampung Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan
Irham Jafar: Waspadai Ancaman Globalisasi
Irham Jafar: Data Penerima Bansos Belum Akurat
Perkuat SDM Pengawas, Bawaslu Lampung Fokus Tekan Politik Uang dan Netralitas ASN
Irham Jafar: Kita Patut Bersyukur Punya Pancasila Sebagai Perekat
Ferliska Berikan Hewan Qurban untuk Desa Raman Fajar
Pemprov Lampung Dukung Penguatan SDM Melalui Pelatihan Kader PMII di Lampung Timur
Anggota DPR RI Irham Jafar Tinjau UPPO di Bandar Agung

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 18:03 WIB

Lampu Jalan Raib di Jalur Bandara, DPRD Lampung Soroti Pengawasan

Jumat, 17 April 2026 - 17:52 WIB

Pemprov Lampung Dorong Mahasiswa Kuasai Teknologi Digital

Kamis, 16 April 2026 - 13:16 WIB

Lampung Siap Bidik Tuan Rumah PON 2032

Rabu, 15 April 2026 - 16:53 WIB

Wagub Lampung Dorong Percepatan Penanganan TBC dan Renovasi Rumah Pasien

Selasa, 14 April 2026 - 15:23 WIB

Rolling 51 Kepsek SMA-SMK di Lampung, Disdikbud Tekankan Peningkatan Mutu Pendidikan

Selasa, 14 April 2026 - 12:35 WIB

Wagub Lampung Dampingi Wamenkes Tinjau Puskesmas, Perkuat Penanganan TBC

Senin, 13 April 2026 - 20:56 WIB

SPMB Lampung 2026 Dirombak, Jalur Domisili Kini Berbasis Akademik

Senin, 13 April 2026 - 15:35 WIB

DPRD Lampung Dalami Dugaan Kelalaian RSIA Puri Betik Hati

Berita Terbaru

Lampung

Pemprov Lampung Dorong Mahasiswa Kuasai Teknologi Digital

Jumat, 17 Apr 2026 - 17:52 WIB