Menteri BUMN di Lampung: Rest Area Tol Sumatera untuk UKM Lokal

Redaksi

Rabu, 29 Agustus 2018 - 18:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Ilustrasi/Istimewa)

(Foto: Ilustrasi/Istimewa)

Lampung Tengah (Netizenku.com): Dengan dioperasikannya ruas-ruas Tol Trans Sumatera nanti, dapat membuka lapangan pekerjaan baru bagi warga sekitar jalan tol.

Tak hanya itu, sentra-sentra ekonomi baru juga akan tercipta melalui program pembinaan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) pada setiap Rest Area sepanjang jalan tol.

\”Sebagaimana yang kami sedang lakukan di Tol Trans Jawa, nantinya Rest Area di ruas-ruas Jalan Tol Trans Sumatera juga sebagian besar akan diperuntukkan bagi UKM lokal sekitar ruas tol tersebut. Ini diharapkan bisa meningkatkan daya saing produk-produk unggulan serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar ruas tol,\” ujar Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal itu diungkapkannya saat meninjau langsung proyek Tol Trans Sumatera dari Bakauheni di Lampung hingga Palembang Sumatera Selatan, di Terbanggi Besar, Lampung Tengah, Provinsi Lampung, Rabu (29/8/2018).

Selain itu, keberadaan jalan Tol Trans Sumatera dapat memberikan dampak positif bagi transportasi dan mobilitas masyarakat di wilayah Pulau Sumatera.

Sebab jalan tol ini membuat akses logistik menjadi lebih efisien.

Menteri Rini optimis pembangunan jalan tol ini dapat mendorong pengembangan kawasan dan peningkatan roda perekonomian di Pulau Sumatera.

\”Adanya Tol Trans Sumatera ini akan membantu menurunkan biaya logistik, sehingga berbagai produk unggulan serta hasil bumi dan sumber daya dapat terdistribusi dengan baik, dengan waktu yang cepat disertai biaya terjangkau,\” kata dia.

Baca Juga  Inflasi Lampung 2025 Terkendali, Ditahan Deflasi Pendidikan dan Didorong Pangan

Manfaat lain dari kehadiran tol Trans Sumatera yakni dapat mempersingkat waktu tempuh.

Sebagai contoh, semula Pelabuhan Bakauheni-Kayu Agung sepanjang 325 km ditempuh dalam waktu sekitar 9 jam melalui jalan nasional.

Jika melewati jalan tol nantinya waktu tempuh bisa menjadi hanya 4 jam.

Kehadiran Tol Trans Sumatera juga akan menghubungkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi utama, untuk memaksimalkan supply chains system.

Sekaligus memberikan dampak peningkatan nilai properti dan potensi pengembangan perumahan.

Saat ini, pengerjaan proyek Tol Trans Sumatera untuk ruas Bakauheni-Palembang sampai dengan Indralaya sudah menunjukan perkembangan.

Ruas Bakauheni-Terbanggi Besar pengerjaan fisiknya sudah mencapai 86,02%, Ruas Terbanggi Besar-Kayu Agung sudah mencapai 73,00%, serta ruas Palembang- Indralaya sudah mencapai 95,46%.

Baca Juga  Inflasi Hulu Mengendap, APBD Lampung 2026 Diuji di Tengah Agenda Infrastruktur

Sesuai dengan mandat Pemerintah RI yang dituangkan dalam Peraturan Presiden No. 100 tahun 2014 yang diperbaharui melalui Peraturan Presiden No. 117 tahun 2015, PT Hutama Karya (Persero) mendapatkan penugasan pembangunan dan pengusahaan 24 ruas Jalan Tol Trans-Sumatera sepanjang kurang lebih 2.770 km, dengan prioritas di 8 ruas sepanjang kurang lebih 644 km.

Kedelapan ruas prioritas tersebut antara lain adalah Medan-Binjai, Palembang-Indralaya, Pekanbaru-Dumai, Bakauheni-Tebanggi Besar, Terbanggi Besar-Pematang Panggang, Pematang Panggang-Kayu Agung, Palembang-Tanjung Api-Api, Kisaran-Tebing Tinggi yang ditargetkan akan selesai dibangun akhir tahun 2019. (dtc/lan)

Berita Terkait

Bukan Padi dan Jagung, Hortikultura Jadi Penopang Daya Tawar Petani Lampung 2025
Inflasi Lampung 2025 Terkendali, Ditahan Deflasi Pendidikan dan Didorong Pangan
Inflasi Hulu Mengendap, APBD Lampung 2026 Diuji di Tengah Agenda Infrastruktur
Pabrik Etanol di Lampung: Antara Optimisme Hilirisasi dan Ujian Kenyataan
PAD Lampung Tersendat, Perencanaan APBD Dipertanyakan
Lampung 2025: Pariwisata dan Ekraf Tumbuh Cepat, Siap Naik Kelas
Refleksi Akhir Tahun Lampung 2025: Tumbuh Cepat, Tapi Belum Sepenuhnya Berbuah
Hotel Lampung Ramai Lagi, Tapi Tamu Cuma Singgah Sebentar

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 19:09 WIB

Pemprov Lampung Percepat Integrasi Lampung In, Fokus SAIBARA dan SP4N LAPOR

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:11 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Sinergi TNI-Polri Lewat NPHD

Rabu, 18 Februari 2026 - 09:34 WIB

Pemprov Lampung Tuntaskan Tunda Bayar 2025 Lebih Cepat

Selasa, 17 Februari 2026 - 16:05 WIB

FLL Ajak Penggiat Perkuat Kolaborasi Literasi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 13:39 WIB

Lewat Mini Soccer, Pemprov Lampung dan Jurnalis Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

Sabtu, 14 Februari 2026 - 09:04 WIB

DPRD Lampung Dukung Transformasi Taksi Listrik

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:51 WIB

Pemprov Lampung Tebar 50 Ribu Benih Ikan dan Bersih Bersih di PKOR Way Halim

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:55 WIB

Ketua DPRD Lampung Hadiri Pembukaan Kejuaraan Tinju Amatir

Berita Terbaru

Petugas menunjukkan barang bukti senjata api dalam rilis kasus perampokan Rp800 juta di Mapolres Tubaba, Jumat (20/2/2026). Foto: Arie/NK.

Tulang Bawang Barat

Polisi Ungkap Dua Pelaku Perampokan di Tiyuh Daya Asri Masih Diburu

Sabtu, 21 Feb 2026 - 07:43 WIB

Tiga pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) uang Rp800 juta di Tiyuh Daya Asri, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulangbawang Barat, Jumat (20/2/2026).  Foto: Arie/NK.

Tulang Bawang Barat

Polres Tubaba Tangkap Tiga Perampok di Tiyuh Daya Asri

Jumat, 20 Feb 2026 - 18:43 WIB

Petugas mengevakuasi jasad Aditya yang ditemukan di pinggir Sungai Way Tebu, Dusun 4 Pekon Tanjung Anom, Kecamatan Pringsewu, Kamis (19/2/2026). Foto: Reza/NK.

Pringsewu

Dikira Boneka, Jasad Remaja Ditemukan di Sungai Way Tebu

Jumat, 20 Feb 2026 - 06:46 WIB