Mahasiswa, Petani, dan OKP Lampung Bersatu Perjuangkan Hak Petani

Redaksi

Minggu, 24 September 2023 - 23:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Mahasiswa, petani, serta perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari berbagai universitas di Lampung melakukan konsolidasi di museum Lampung, Minggu (24 September 2023).

Konsolidasi itu memiliki tujuan untuk menyatukan visi dan langkah-langkah dalam perjuangan hak petani, yang akan mencapai puncaknya melalui aksi pada Hari Tani mendatang.

Salah satu petani asal Lampung Tengah, Rosid, dengan penuh semangat, mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap ketidakadilan dalam subsidi pupuk. Ia menyoroti ketidaksetaraan harga pupuk yang disubsidi antara pengusaha dan petani.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Harga pupuk yang disubsidi, lanjut dia, seharusnya lebih menguntungkan petani. Selain itu, masalah hak guna lahan petani hutan di wilayah register masih menjadi kendala serius, sehingga menciptakan rasa kekhawatiran terkait status hak garap lahan.

Baca Juga  BBM Non-Subsidi Naik, DPRD Lampung Ingatkan Efek Domino ke UMKM dan Daya Beli

“Kami, para petani, merasa dirugikan karena subsidi pupuk yang tidak adil. Harga pupuk harus memberikan keuntungan lebih besar kepada petani dibandingkan pengusaha. Masalah hak guna lahan petani di wilayah register menimbulkan kekhawatiran yang mendalam terkait hak garap lahan kami. Itulah sebabnya kami meminta pemerintah untuk memahami apa yang kami rasakan, dan ketidakadilan yang kami alami akan disampaikan oleh mahasiswa pada tanggal 27 September 2023,” kata dia kepada awak media.

Kemudian, Sekretaris Jenderal Dewan Mahasiswa Lampung (DML), Dicko, dengan tekadnya, memberikan dukungan penuh terhadap konsolidasi ini. Ia mencatat bahwa, meskipun UUPA No 5 tahun 1960 telah ada selama bertahun-tahun, petani di Lampung masih jauh dari kata sejahtera dan makmur. Diskriminasi dan penindasan terhadap petani masih sering terjadi, sementara sulitnya akses ke pupuk semakin mempersulit upaya petani dalam memanfaatkan lahan pertanian.

Baca Juga  Rakerda 2026, Jihan Ajak Pramuka Perkuat Karakter Pemuda

“Mahasiswa se-Lampung bersatu dalam semangat solidaritas untuk merayakan Hari Tani Nasional yang jatuh pada tanggal 27 September 2023. Tidak kurang dari 5.000 mahasiswa dari berbagai universitas di Lampung telah siap untuk mendukung petani dalam menyampaikan aspirasi mereka,” tegasnya.

Melalui konsolidasi itu, beberapa tuntutan penting telah diajukan, termasuk:

1. Pelaksanaan yang tegas terhadap UUPA No 5 tahun 1960 untuk memastikan hak-hak petani terlindungi.
2. Alokasikan 2 hektar tanah untuk petani sesuai dengan Perpu No 56 tahun 1960 Pasal 8.
3. Dukung upaya petani dalam memperoleh akses yang lebih mudah ke pabrik pupuk.
4. Memberikan dukungan yang tak tergoyahkan kepada gerakan “Rempang Merdeka” dalam melawan penindasan terhadap petani.

Baca Juga  Genjot Roda Ekonomi, DPRD Lampung Desak OPD Percepat Serapan Anggaran 2026

Dengan tuntutan iru, 5.000 mahasiswa dan petani bersiap untuk turun ke jalan. Mereka akan berkumpul di Tugu Adipura, di mana perjalanan mereka akan dimulai untuk menuju kantor pos sebagai simbol nyata bahwa mereka tidak lagi memiliki kepercayaan kepada para pemangku jabatan yang ada saat ini. Aksi ini adalah bukti kekuatan solidaritas dan tekad untuk mencapai keadilan yang mereka yakini bersama, dengan segala ketegasan yang diperlukan. (Luki) 

 

Berita Terkait

DPRD Lampung Apresiasi Program Pupuk Organik Cair, Dinilai Tingkatkan Hasil Panen
Mikdar Ilyas, Liburnya Program MBG Berdampak pada Harga Hasil Pertanian di Lampung
Temu Wilayah Pesantren Warnai Harlah ke-28 PKB, Perkuat Sinergi Ciptakan Lingkungan Aman
Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB
Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Mirzani, Petani Harus Nikmati Hasil, Bukan Hanya Menanggung Risiko
Imelda Minta Publik Bijak Sikapi Informasi Gunung Anak Krakatau
Elly Wahyuni Minta Disdik Tegas terhadap Sekolah yang Paksa Siswa Beli Seragam

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:47 WIB

Mikdar Ilyas, Liburnya Program MBG Berdampak pada Harga Hasil Pertanian di Lampung

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:07 WIB

Temu Wilayah Pesantren Warnai Harlah ke-28 PKB, Perkuat Sinergi Ciptakan Lingkungan Aman

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:07 WIB

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:14 WIB

Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:05 WIB

Mirzani, Petani Harus Nikmati Hasil, Bukan Hanya Menanggung Risiko

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:11 WIB

Imelda Minta Publik Bijak Sikapi Informasi Gunung Anak Krakatau

Senin, 6 Juli 2026 - 21:06 WIB

Elly Wahyuni Minta Disdik Tegas terhadap Sekolah yang Paksa Siswa Beli Seragam

Senin, 6 Juli 2026 - 15:32 WIB

Wahrul Fauzi Siap Maju Pimpin Karang Taruna Lampung, Usung Pemberdayaan Pemuda dan 1.000 UMKM

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

830 Mahasiswa UM Metro Jalani KKN dan PLP di Tubaba

Jumat, 10 Jul 2026 - 13:46 WIB

Tulang Bawang Barat

Pangdam XXI/Radin Inten Tinjau Koperasi Merah Putih di Tubaba

Jumat, 10 Jul 2026 - 13:42 WIB

Tulang Bawang Barat

Tubaba Resmi Terapkan Sinergi Pelaksanaan Pidana Kerja Sosial

Jumat, 10 Jul 2026 - 13:38 WIB

Pringsewu

Dua Pemuda Pringsewu Diamankan usai Curi HP

Jumat, 10 Jul 2026 - 13:35 WIB

Pringsewu

Wabup Pringsewu Perkuat Sinergi dengan DMI

Jumat, 10 Jul 2026 - 13:33 WIB