BERBAGI

Oleh : Adelina Anum, S.Pd.,M.Pd
Dosen Bahasa Inggris Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Bandarlampung (Netizenku.com): Saat ini dunia sedang dilanda permasalahan besar, yakni adanya pandemi Covid-19. Salah satu negara yang terdampak adalah Indonesia. Per tanggal 9 April 2021, tercatat akumulasi pasien yang sembuh dari Covid-19 hari ini mencapai 1.405.659 orang. Total kasus kematian akibat pandemi virus corona di Indonesia mencapai 42.348 orang, dan masih ada 11.138 pasien yang dirawat di rumah sakit atau menjalani isolasi mandiri di rumah.

Pandemi tersebut memberikan dampak negatif di berbagai sektor, salah satunya di sektor pendidikan. Merujuk kepada kebijakan Pemerintah Republik Indonesia, melalui Dirjen Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, yang menetapkan pada masa pandemi Covid-19 bahwa kebijakan proses belajar mengajar dilakukan secara daring. Dalam menyikapi kebijakan tersebut, Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai, Bandarlampung sebagai salah satu perguruan tinggi di LLDIKTI Wilayah II, dengan cepat melakukan penyesuaian terutama dalam proses pembelajaran mahasiswa. Hampir semua mata kuliah terutama yang bersifat intra kurikuler diselenggarkan secara daring/virtual/online dalam proses pembelajarannya.

Di masa pandemi Covid-19 ini, Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai sangat membatasi kegiatan mahasiswa, termasuk kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN), yaitu mahasiswa melakukan KKN di daerah domisili mereka masing-masing, dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. Hal ini dalam rangka ikut berpartisipasi dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 melalui program KKN.

Kelompok delapan yang beranggotakan sepuluh mahasiswa merupakan salah satu kelompok KKN dari Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai. Mahasiswa yang dibimbing oleh Adelina Anum, S.Pd.,M.Pd melakukan KKN di Kelurahan Gunung Terang, Kecamatan Langkapura Bandarlampung.

Kegiatan KKN berlangsung mulai tanggal 1 Maret–10 April 2021.  Kelompok 8 melakukan KKN dengan menyusun beberapa program kerja. Kegiatan yang dilakukan diantaranya memberi pelatihan pembuatan sabun cuci piring dengan harapan bisa membantu para ibu rumah tangga untuk membentuk UMKM.

Selain itu, melihat potensi Gunung Terang yang merupakan Sentra Tanaman Hias maka diberikanlah pelatihan tentang Penjualan Tanaman hias melalui market place agar omzet mereka semakin meningkat dan perekonomian masyarakat pun semakin baik. Selain itu para mahasiswa juga memberikan layanan Bimbingan Belajar Gratis bagi anak-anak sekolah di sekitaran Gunung Terang untuk membantu mereka menyelsaikan beberapa kesulitan yang ditemui ketika belajar online.

Dengan adanya kegiatan KKN mahasiswa Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai ini pihak kelurahan merasa cukup senang, hal ini diungkapkan oleh Cecep, S.Sos. sebagai Lurah Gunung Terang.

“Terima kasih karena telah melakukan kegiatan yang memberi manfaat besar bagi warga sekitar. Semoga dengan adanya kegiatan KKN ini dapat membantu para warga Gunung Terang untuk terus meningkatkan perekonomian mereka di tengah masa pandemi,” ujarnya. (Leni)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here