Lampung Tengah Alokasikan Lahan 53 Hektare untuk Program Pengembangan Cabai

Avatar

Rabu, 24 Oktober 2018 - 15:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Sansurya/Nk)

(Foto: Sansurya/Nk)

Lampung Tengah (Netizenku.com): Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto melakukan panen raya cabai, bersama kelompok tani Karya Lestari di Kampung Sri Purnomo, Kecamatan Kalirejo, Rabu (24/10/2018).

Panen raya ini dilakukan di lahan seluas lima hektare, dengan hasil produksi rata-rata 8-10 ton per hektare, dan harga Rp 22 ribu per kilogram di tingkat petani.

\”Komoditas cabai merupakan komoditas strategis dan memiliki nilai ekonomis yang tinggi, serta tidak dapat disubtitusi dengan komoditas lain,\” ujar Loekman.

Baca Juga  DPRD Lampung Pangkas Belanja Tak Mendesak, Rapat Hotel hingga ATK Jadi Sorotan APBD 2027

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Produksi cabai tidak merata sepanjang tahun, dimana produksi berkurang di musim hujan yang menyebabkan harga tinggi, serta produksi berlebihan di musim kering atau kemarau dan mengakibatkan harga jatuh.

\”Untuk di Lampung Tengah, program pengembangan cabai di tahun ini mendapat alokasi seluas 53 hektare,\” jelas Loekman.

Baca Juga  Lampung Tuan Rumah Penas Tani Nelayan 2029

Dia mengatakan, sentra cabai di Lamteng saat ini berada di Kecamatan Kalirejo, Bekri, Padang Ratu, Kotagajah, Terusan Nunyai, Seputih Raman, Seputih Agung, Rumbia, dan Anak Tuha.

Selain panen raya, di tempat itu bupati juga menyerahkan bantuan berupa alat mesin sedot air dan alat pengusir hama tikus.

Menurut Loekman, bantuan yang diberikan untuk meningkatkan kesejahteraan petani holtikultura, dengan harapan hasil panen dapat terjadwal setiap bulannya.

Baca Juga  Imelda Minta Publik Bijak Sikapi Informasi Gunung Anak Krakatau

\”Insya Allah tahun depan kita bantu traktor dan sumur bor, agar biaya operasional tanam cabai bisa lebih murah, sehingga mendapatkan keuntungan yang lebih baik,\” ujar Loekman.

Sementara Kadis Pertanian Lamteng, Rusmadi, mengatakan, dalam pengembangan tanaman cabai, pemkab memberikan bantuan berupa bibit cabai kepada kelompok tani cabai.

\”Juga melakukan pengawasan mulai dari awal penanaman samapi waktu panen,\” terang dia. (Sansurya)

Berita Terkait

DPRD Lampung Pangkas Belanja Tak Mendesak, Rapat Hotel hingga ATK Jadi Sorotan APBD 2027
Imelda SH Terpilih Aklamasi Pimpin PUAN Lampung Periode 2025–2030
PKB Lampung Minta Korban Kekerasan Berani Melapor, Pelaku Harus Diberi Efek Jera
DPRD Lampung Tekankan Ketahanan Keluarga sebagai Benteng Utama Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak
Soroti Pajak Air Permukaan, DPRD Lampung Minta Pengawasan Perusahaan Diperketat
DPRD Lampung Soroti Proyek Jalan Pringsewu–Kalirejo, Kontraktor Diminta Percepat Pekerjaan
30 Tahun Kudatuli, Lesty Ingatkan Kader Muda PDI Perjuangan Tak Lupakan Sejarah
Peringati 30 Tahun Kudatuli, Winarti Ajak Generasi Muda Jaga Demokrasi

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:36 WIB

HUT RI ke-81, Pemkab Tubaba Ajak Masyarakat Ciptakan Suasana Kemerdekaan yang Meriah dan Khidmat Nuansa Merah Putih

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:55 WIB

Pemkab Tubaba Rancang Perlindungan Lingkungan 30 Tahun, Lewat RPPLH Tahun 2026-2056

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:42 WIB

Komitmen Prioritaskan JKN, Tubaba Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Berjalan dan Perlindungan Warga Tetap Terjamin

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:22 WIB

Warga Lambu Kibang Serbu Pasar Murah, Minyakita dan Beras SPHP Habis Terjual dalam 1 Jam

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:27 WIB

Festival Literasi Lampung 2026, Tubaba Pamerkan Naskah Kuno Gedung Ratu hingga Produk UMKM Unggulan

Senin, 27 Juli 2026 - 17:45 WIB

Harga Pangan Turun, Tubaba Catat Indikasi Deflasi Juli 2026 dengan IPH Minus 2,36

Senin, 27 Juli 2026 - 15:59 WIB

BPKP Pantau Pembangunan RSUD Tubaba, Bupati Ungkap Program Prioritas Daerah

Senin, 27 Juli 2026 - 15:19 WIB

Bupati Tubaba Tinjau Pembangunan RSUD, Proyek Strategis Rp128 Miliar

Berita Terbaru