Lampung Masuk Nominasi Klaster Provinsi Terinovatif

Redaksi

Rabu, 4 November 2020 - 19:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mempresentasikan 4 (empat) inovasi unggulan Lampung dalam Lomba Innovative Government Award (IGA) tahun 2020 yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri melalui Badan Penelitian dan Pengembangan.

Dalam lomba ini Lampung berhasil masuk nominasi sebagai klaster Provinsi Terinovatif tahun 2020.

Presentasi Kepala Daerah ini dalam rangka penilaian dan pemberian penghargaan IGA 2020 yang dilakukan secara virtual, di Ruang Command Center, Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Bandarlampung, Rabu (4/11/2020).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Empat Inovasi tersebut yaitu pertama, Sistem Informasi Perencanaan Pengelolaan Keuangan Daerah (SIP-Pakde), kedua, Lampung Mengajar, Ketiga, Sistem Aplikasi Pajak Air Permukaan dan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (e-PAP dan e-PBBKB), dan keempat Pos Binaan Terpadu (Posbindu) Cerdik Jiwa.

Acara ini dibuka Sekretaris Jenderal Kemendagri Muhammad Hudori, mewakili Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Dalam presentasinya, Gubernur Arinal Djunaidi mengucapkan syukur karena Provinsi Lampung mendapatkan nominasi pada lomba Innovative Government Award (IGA) sebagai klaster Provinsi Terinovatif tahun 2020.

Menurut Gubernur Arinal, inovasi merupakan terobosan baik di Pemerintahan, Industri, Swasta maupun Pelayanan Publik. Inovasi ini dikembangkan guna memutus rantai birokrasi, efisiensi biaya tinggi, efektivitas kerja dan perbaikan mutu.

“Pembangunan budaya inovasi pada tingkat daerah tentunya akan meningkatkan daya saing antar daerah dalam tatanan otonomi daerah. Daya saing yang terbangun di daerah akan berimplikasi kepada peningkatakan daya saing secara nasional,” jelas Gubernur Arinal.

Baca Juga  Kemah Bhakti Satya Linmas, Gubernur Mirza Dorong Penguatan Peran Satlinmas

Beragam inovasi yang telah dikembangkan dan diterapkan di Provinsi Lampung, lanjut Arinal, berasal dari berbagai perangkat daerah yang berada di bawah Pemerintahan Provinsi Lampung \”Ini akan terus berlanjut guna mendapatkan pemerataan pelayanan dan kualitas pelayanan,” ujar Gubernur.

Dalam kompetisi IGA 2020, Gubernur Arinal menuturkan Provinsi Lampung mengedepankan empat inovasi unggulan di bidang pendidikan, keuangan dan kesehatan yang telah diterapkan dalam tata kelola pemerintahan.
Pertama, Sistem Informasi Perencanaan Pengelolaan Keuangan Daerah (SIP-Pakde). Inovasi ini merupakan satu-satunya di Indonesia yang telah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Lampung berkolaborasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Era digital telah berdampak pada perubahan tatanan interaksi manusia, dimana kecepatan dan transparansi sudah menjadi keniscayaan. Integrasi sistem informasi perencanaan, penganggaran, hingga evaluasi pertanggungjawaban perlu dilakukan dalam menghadapi transisi digital, dan juga dalam upaya untuk meminimalisir tindakan korupsi di lingkungan pemerintahan daerah.

Sistem dalam SIP-Pakde telah terkoneksi dengan Sistem Pemda Online; Sistem informasi rencana umum pelelangan milik Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP); Sistem informasi perencanaan daerah (SIPD) milik Kementerian Dalam Negeri; Pusat data dan informasi pembangunan daerah (Pusdatin-Bangda) milik Bappeda Provinsi Lampung dan; serta Aplikasi Kanal Pajak milik Kementerian Keuangan.

Baca Juga  Karhutla TNWK Mulai Mereda, Asap Masih Tersisa di Lahan Gambut

“Adanya SIP-Pakde ini memberikan dampak diantaranya terintegrasinya sistem yang sebelumnya masih parsial, peningkatan transparansi dan akuntabilitas perencanaan dan pengelolaan keuangan yang mengutamakan prinsip kehati-hatian,” ujarnya.

Inovasi kedua, Lampung Mengajar. Inovasi ini merupakan semangat pengajar muda dijadikan sebagai ujung tombak dalam membangun pendidikan di daerah.

Berawal dari kondisi pendidikan di daerah Tertinggal, Terpencil, Terluar (3T) yang mengalami banyak masalah seperti kurangnya guru pengajar, mutu layanan rendah hingga sulitnya akses menuju sekolah tersebut, maka program Lampung Mengajar hadir sebagai jawaban atas permasalahan tersebut.

“Lampung Mengajar adalah sebuah sistem pemberdayaan pengajar muda dalam membangun pendidikan di daerah 3T, agar disparitas mutu pendidikan antara wilayah 3T dengan wilayah perkotaan menjadi setara,” ujar Gubernur Arinal.

Saat ini, lanjut Gubernur Arinal, para pengajar muda telah tersebar di 12 kabupaten di Provinsi Lampung. Sebaran Lampung Mengajar tersebut telah banyak membantu sekolah yang sebelumnya bermasalah dengan kurangnya guru hingga mutu layanan yang rendah menjadi sekolah yang dapat bersaing dengan sekolah-sekolah yang ada diperkotaan. Pada akhirnya, disparitas mutu pendidikan dapat teratasi melalui program Lampung Mengajar.

Ketiga, Sistem Aplikasi Pajak Air Permukaan dan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (e-PAP dan e-PBBKB).
Digitalisasi pajak air permukaan dan pajak bahan bahan bermotor di lakukan untuk menjawab keterlambatan pembayaran pajak yang selama ini menjadi masalah di Provinsi Lampung.
Dampak penerapan inovasi tersebut telah mendegradasi waktu layanan perpajakan yang sebelumnya memakan waktu hingga berbulan-bulan menjadi hanya satu sampai dua hari saja.

Baca Juga  APBD Perubahan 2026 Lampung Difokuskan Perkuat Program Prioritas dan Pertumbuhan Ekonomi

Aplikasi ini membuat proses pembayaran pajak menjadi lebih mudah, pembayaran pajak menjadi lebih tepat waktu, sehingga efektivitas kerja dan efisiensi waktu dalam pengelolaan pajak dapat meningkat. Kepercayaan masyarakat kepada pemerintah daerah pada akhirnya akan meningkat dengan adanya inovasi perpajakan ini.

Dan keempat, Pos Binaan Terpadu (Posbindu) Cerdik Jiwa.
Gubernur Arinal menjelaskan bahwa membangun sistem deteksi dini kesehatan jiwa di era data dan informasi saat ini merupakan hal yang sangat krusial dalam membangun pelayanan kesehatan agar lebih optimal.

“Posbindu cerdik jiwa merupakan inovasi unggulan kami ke-empat. Inti dari Posbindu cerdik jiwa adalah menambahkan pelayanan kesehatan jiwa ke dalam cakupan penyakit tidak menular yang sebelumnya belum ada di dalam Posbindu PTM konvensional,” jelasnya.

“Keempat inovasi unggulan yang kami hadirkan dalam kompetisi IGA tahun 2020 ini menjadi titik tolak bagi kami Pemerintah Daerah Provinsi Lampung dalam mengupayakan tumbuhnya inovasi-inovasi lainnya di Lingkungan Provinsi Lampung. Harapan kami daya saing Provinsi Lampung dapat semakin meningkat melalui sentuhan inovasi dalam setiap perencanaan program kegiatan di daerah,” ujar Gubernur. (rls)

Berita Terkait

Winarti Minta Komang Koheri Prioritaskan Pertanian dan Infrastruktur Lampung Tengah
Lantik Komang Koheri, Mirzani Tekankan Sinergi Pembangunan dan Integritas
Lampung Perkuat Infrastruktur dan Layanan untuk Perluas Pasar Ekspor
Komang Koheri Resmi Dilantik, Siapkan Agenda Pembangunan Lampung Tengah
Mikdar Ilyas Dorong Penguatan Distribusi Pupuk untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Mirza Ajak Generasi Muda Kembangkan Hilirisasi Komoditas Unggulan Desa
Wagub Jihan Pastikan Pembangunan Kampung Nelayan Berjalan Sesuai Rencana
Wagub Jihan Salurkan Bantuan Sosial dan Alat Bantu Disabilitas di Pesisir Barat

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:49 WIB

HUT ke-62 Golkar, DPD Lampung Selatan Santuni 20 Anak Yatim-Piatu

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:06 WIB

PWI Lampung Selatan dan Grand Elty Krakatoa Jajaki Kerja Sama Promosi Wisata

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:44 WIB

Pemkab Lampung Selatan Perkuat Pemantauan Harga Cabai untuk Kendalikan Inflasi

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Pemkab Lampung Selatan Gandeng ITB, Empat Desa Pesisir Disiapkan Hadapi Tsunami

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:45 WIB

PUPR Lampung Selatan Sertifikasi 100 Tenaga Kerja Konstruksi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Bukan karena Anggaran, Gaji PPPK Paruh Waktu Lamsel Tertunda Tunggu SK

Rabu, 30 September 2026 - 20:09 WIB

PWI Lampung Selatan Jalin Sinergi dengan Grand Elty Krakatoa untuk Promosi Wisata

Rabu, 30 September 2026 - 20:05 WIB

Got Talent 2026 Jadi Panggung Talenta Muda Lampung Selatan

Berita Terbaru

Tanggamus

RAPBD Tanggamus 2027, Belanja Daerah Diusulkan Rp1,64 Triliun

Selasa, 3 Nov 2026 - 16:59 WIB