Lampung Bakal Terima Alat Tes PCR Corona Akhir April

Redaksi

Selasa, 21 April 2020 - 10:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Dinas Kesehatan Provinsi Lampung menyatakan akhir April tahun 2020 ini, Provinsi Lampung akan mendapatkan alat Polymerase Chain Reaction (PCR) dari Kementerian BUMN, untuk membantu melakukan pengecekan kepada orang-orang berpotensi terinfeksi Virus Corona (Covid-19).

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Reihana mengatakan, adapun alat PCR tersebut nantinya akan sampai di Provinsi Lampung sekitar tanggal 29 dan 30 April 2020 mendatang. Meskipun alat ini belum diketahui secara pasti keakuratannya, namun Reihana mengklaim alat ini mempunyai akurasi yang sangat tinggi.

Baca Juga  Anak Sekolah Terdampak, DPRD Lampung Soroti Jembatan Putus di Way Pengubuan

\”Kita memang akan mendapatkan satu alat PCR, dari Kementrian BUMN. Diperkirakan alat ini, akan datang ke Lampung sekitar akhir April ini. Persiapannya saat ini, tentunya kita sedang mempersiapkan laboratorium kesehatan daerah (Labkesda), sesuai dengan syarat-syarat tertentu, yang harus ada pada saat PCR datang,\” kata Reihana, Selasa (21/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun syarat tertentu untuk lokasi diletakkannya PCR ini, salah satunya adalah ruangan yeng memiliki tekanan negatif, yang saat ini tengah dipersiapkan oleh Pemerintah Provinsi Lampung. Selain itu, pihak Dinas Kesehatan juga sedang mempersiapkan Reagen, untuk menunjangnya agar tidak kekurangan.

\”Kita sedang mempersiapkan Reagen, meskipun nantinya juga akan mendapatkan dari Kementrian BUMN. Tapi mungkin dari Kementrian BUMN tidak terlalu banyak. Kemudian kita juga, sedang mempersiapkan ekstraksi RNA,\” ujar Reihana.

Baca Juga  Gubernur Lampung Dukung Kepemimpinan Baru BGN Perkuat Program MBG

Saat ini, Dinas Kesehatan Provinsi Lampung juga sudah mempunyai biological savety cabinet (BSC), untuk kabinet-kabinet yang mengambil swab dan ekstraksi RNA. Hal ini dipersiapkan guna menghindari tertularnya pengambil swab dari BSC ini. Adapun BSC yang saat ini dimiliki Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, ada sekitar 3 unit BSC.(rls)

Berita Terkait

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB
Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Mirzani, Petani Harus Nikmati Hasil, Bukan Hanya Menanggung Risiko
Imelda Minta Publik Bijak Sikapi Informasi Gunung Anak Krakatau
Elly Wahyuni Minta Disdik Tegas terhadap Sekolah yang Paksa Siswa Beli Seragam
Wahrul Fauzi Siap Maju Pimpin Karang Taruna Lampung, Usung Pemberdayaan Pemuda dan 1.000 UMKM
Komisi IV DPRD Lampung Minta Tarif Tol BTB Dievaluasi
DPRD Lampung Panggil Pengelola Bahas Kenaikan Tarif Tol

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 20:54 WIB

PWI Lampung Selatan Kirim 14 Atlet Ikuti Seleksi Porwanas 2027

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:05 WIB

Tarif Tol Lampung Dinilai Belum Berpihak ke Warga

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:51 WIB

PB HMI Soroti Kenaikan Tarif Tol Bakter, Dinilai Bebani Ekonomi Masyarakat

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:51 WIB

Banggar DPRD Lamsel Lanjutkan Bahas Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Minggu, 28 Juni 2026 - 10:12 WIB

LDK DEMA STAI Yasba Bekali Mahasiswa Keterampilan Jurnalistik

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:48 WIB

Zulhas Apresiasi IDS Sumatra 2026 Digelar Tanpa APBD

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:45 WIB

Petugas Kebersihan Tetap Siaga di Tengah Ramainya IDS Sumatra 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:43 WIB

IDS Sumatra 2026 Dongkrak Pendapatan Pedagang Kecil

Berita Terbaru

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 163 | Rabu, 8 Juli 2026

Rabu, 8 Jul 2026 - 01:36 WIB

Lampung

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB

Selasa, 7 Jul 2026 - 18:07 WIB