Komnas PA Dorong Masyarakat Laporkan Kekerasan Anak

Redaksi

Selasa, 3 November 2020 - 17:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fasilitator Kota Layak Anak Komnas Perlindungan Anak Tony Fisher. Foto: Dokumentasi

Fasilitator Kota Layak Anak Komnas Perlindungan Anak Tony Fisher. Foto: Dokumentasi

Bandarlampung (Netizenku.com): Fasilitator Kota Layak Anak (KLA) dari Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Tony Fisher mendorong masyarakat setempat untuk melaporkan peristiwa kekerasan terhadap anak.

\”Dalam UU perlindungan anak disebutkan apabila kita mengetahui, melihat, mendengar, terjadinya peristiwa kekerasan terhadap anak, jika tidak melaporkan bisa kena tuntutan hukuman,\” kata Tony di Bandarlampung, Selasa (3/11).

Dia berharap media dapat mempublish kepada masyarakat bahwa dalam Undang-Undang Kekerasan Dalam Rumah Tangga (UU KDRT), UU Perlindungan Anak disebutkan ada kewajiban masyarakat untuk melaporkan kasus kekerasan anak di sekitarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Kembali lagi pada peran masyarakat, tidak hanya tanggung jawab Dinas PPPA Kota melalui program-program karena sudah ada fasilitasnya, P2TP2A Provinsi. Selama ada pelaporan, cepat bangetlah gerakan penanganannya,\” ujar dia.

Sementara di tingkat kelurahan dan kecamatan, terdapat kader Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM).

Tony mengaku di masa pandemi Covid-19 tingkat kewaspadaan masyarakat dan orang tua anak menurun. Dia menilai, kemungkinan hal itu disebabkan pengaruh situasi dan ekonomi.

\”Sehingga lupa dan teledor, seperti kejadian di Kota Sepang kemarin. Peran masyarakat Bandarlampung perlu dibangun bahwa semua anak di lingkungan kita itu adalah anak kita,\” katanya.

Seluruh lapisan masyarakat perlu dilibatkan agar lingkungan di sekitar terhindar dari stigma bahwa daerah tertentu merupakan tempat kekerasan anak.

\”Dinas PPPA perlu bersinergi dengan PATBM lewat kepala seksi, mulai dari kelurahan, kecamatan, sampai ke dinas karena sudah ada tim khususnya di situ. Bahkan jejaringnya sudah sampai ke tingkat Puskesmas,\” ujarnya.

Melalui kader PATBM, warga diharapkan dapat berkoordinasi ke tingkat RT hingga kelurahan untuk melaporkan kasus kekerasan anak.

\”Selanjutnya kalau punya nomor Bhabinkamtibmas, dia harus bisa berkoordinasi dan identitasnya dirahasiakan siapa pelapornya,\” pungkas dia. (Josua)

Berita Terkait

Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum
Fadli Zon Jadikan Lampung Panggung Pernyataan Pentingnya Pelestarian Budaya
Kampanye Anak Indonesia Hebat, Purnama Wulan Sari Mirza Ajak Perkuat Pendidikan Karakter Anak Usia Dini
KPK dan DPRD Lampung Perkuat Sinergi Pencegahan Korupsi
DPP ABRI Gelar Pelatihan Paralegal Nasional 2025

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 19:09 WIB

Pemprov Lampung Percepat Integrasi Lampung In, Fokus SAIBARA dan SP4N LAPOR

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:11 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Sinergi TNI-Polri Lewat NPHD

Rabu, 18 Februari 2026 - 09:34 WIB

Pemprov Lampung Tuntaskan Tunda Bayar 2025 Lebih Cepat

Selasa, 17 Februari 2026 - 16:05 WIB

FLL Ajak Penggiat Perkuat Kolaborasi Literasi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 13:39 WIB

Lewat Mini Soccer, Pemprov Lampung dan Jurnalis Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

Sabtu, 14 Februari 2026 - 09:04 WIB

DPRD Lampung Dukung Transformasi Taksi Listrik

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:51 WIB

Pemprov Lampung Tebar 50 Ribu Benih Ikan dan Bersih Bersih di PKOR Way Halim

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:55 WIB

Ketua DPRD Lampung Hadiri Pembukaan Kejuaraan Tinju Amatir

Berita Terbaru

Petugas menunjukkan barang bukti senjata api dalam rilis kasus perampokan Rp800 juta di Mapolres Tubaba, Jumat (20/2/2026). Foto: Arie/NK.

Tulang Bawang Barat

Polisi Ungkap Dua Pelaku Perampokan di Tiyuh Daya Asri Masih Diburu

Sabtu, 21 Feb 2026 - 07:43 WIB

Tiga pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) uang Rp800 juta di Tiyuh Daya Asri, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulangbawang Barat, Jumat (20/2/2026).  Foto: Arie/NK.

Tulang Bawang Barat

Polres Tubaba Tangkap Tiga Perampok di Tiyuh Daya Asri

Jumat, 20 Feb 2026 - 18:43 WIB

Petugas mengevakuasi jasad Aditya yang ditemukan di pinggir Sungai Way Tebu, Dusun 4 Pekon Tanjung Anom, Kecamatan Pringsewu, Kamis (19/2/2026). Foto: Reza/NK.

Pringsewu

Dikira Boneka, Jasad Remaja Ditemukan di Sungai Way Tebu

Jumat, 20 Feb 2026 - 06:46 WIB