Komisi II DPRD Lamtim Evaluasi Aduan Petani

Redaksi

Kamis, 16 Januari 2020 - 20:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Timur (Netizenku.com): Komisi II DPRD Lamtim melakukan rapat evaluasi dengan Dinas Ketahanan Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Lamtim terkait pelaksanaan program kegiatan tahun anggaran 2019 lalu, di ruang Komisi II DPRD Lamtim, Kamis (6/1).

Pada rapat evaluasi tersebut, Ketua Komisi II DPRD Lamtim, Djoko Pramono menyampaikan, bahwa beberapa waktu lalu pihaknya menerima beberapa keluhan dari masyarakat terkait adanya serangan hama belalang dan ulat bagi tanaman padi dan jagung di beberapa kecamatan yang ada.

\”Kita berharap keluhan seperti ini kiranya dapat langsung ditindaklanjuti, kita harapkan pada tahun 2020 ini dapat segera ditanggapi. Kemudian untuk mengantisipasi hal seperti ini kiranya harus dapat dipersiapkan mulai obat-obatan dan bantuan yang akan disampaikan kepada para petani yang tanamannya mengalami serangan hama,\” katanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, tahun lalu pihaknya masih mendapat laporan bahwa ada bantuan bibit padi dan jagung yang disampaikan bagi petani yang kualitasnya masih belum bagus. Karena bibit yang kurang bagus, maka hasil yang didapat para petani masih belum maksimal.

Selain bibit yang kurang baik, penyampaian bantuan bibit juga sering tidak tepat waktu dengan masa tanam. Karena waktunya tidak pas sehingga bantuan tidak dapat ditanam dengan maksimal.

\”Maka dalam hal ini kita mengimbau agar pemberian bantuan bibit yang ada dapat diarahkan sesuai dengan masa tanam atau waktu yang tepat. Maka pada kesempatan ini kami berharap agar hal seperti itu dapat diperbaiki mulai dari segi kualitas dan waktu penyaluran bantuannya,\” ungkapnya.

Kemudian, Made Subarata anggota Komisi II juga menyatakan, pada tahun lalu anggaran untuk pengadaan alat sarana produksi pertanian cukup besar yaitu sekitar Rp31 miliar. Namun, penyerapan anggarannya belum dapat maksimal. Padahal bantuan alat-alat pertanian untuk para petani tersebut sangat penting direalisasikan.

Masyarakat Lamtim masih mayoritas petani, maka pemerintah kabupaten melalui dinas Ketahanan Pangan, Holtikultura dan Perkebunan agar dapat memprioritaskan bantuan alat pertanian tersebut, karena bantuan alat itu sangat diperlukan masyarakat petani. Selain itu bantuan yang ada selama ini belum dapat menyentuh ke seluruh kecamatan yang ada. Maka ke depan diharapkan bantuan pertanian tersebut dapat tersebar ke 24 kecamatan yang ada.

\”Selain itu kita juga melihat bahwa SDM untuk melakukan pendidikan atau penyuluhan bagi petani masih sangat minim jumlahnya. Hal itu tentu agar dapat disesuaikan dengan jumlah para petani yang ada. Kita tau bahwa hampir 90 persen petani yang ada masih bersifat tradisional, maka tentu untuk tenaga penyuluh bagi para petani sangat dibutuhkan. Hal ini saya rasa perlu kita pertimbangkan bersama ke depan, sehingga para petani yang ada di Lamtim ini dapat maju,\” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Kadis Ketahanan Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Lamtim, David Ariswandi menyampaikan, bahwa pada tahun 2019 lalu pihaknya memiliki anggaran sekitar Rp90 miliar lebih. Anggaran tersebut terbagi dari belanja langsung dan tidak langsung. Kemudian dalam pelaksanaanya dilakukan sesuai kebutuan yang ada, dan termasuk di dalamnya untuk kebutuhan para petani yang ada di Lamtim.

\”Kalau mengenai masalah adanya keluhan dari masyarakat terkait hama yang ada, kami selalu tanggapi langsung. Kalau ada keluhan kita selalu turun langsung, memang dalam hal mengendalikan hama yang ada kita agak terkendala sisi ketersediaan obat-obatan hama yang ada. Terkadang stok obat hama yang kita miliki tidak mencukupi, namun kita selalu berupa semaksimal mungkin. Kemudian terkait bantuan bibit yang disebut tadi akan menjadi salah satu masukan kita ke depan dan hal itu juga akan kita sampaikan ke pemerintah provinsi. Kita juga tidak mau para petani kita menjadi tidak mendapat hasil yang maksimal, sehingga stok makanan selalu tercukupi,\” urainya.

Pihaknya berharap agar komisi II dapat juga membantu agar kebutuhan atau kepentingan untuk masyarakat petani, ke depan dapat diperjuangkan bersama.

\”Kita ingin keluhan masyarakat petani yang ada dapat kita akomodir semua. Kalau kita sudah bergandengan tangan untuk lebih memperhatikan kebutuhan para petani kita, maka saya yakin hasil pertanian yang ada akan lebih meningkat dari hasil yang ada sekarang,\” ungkapnya. (Nainggolan)

Berita Terkait

Cegah Narkoba Sejak Dini, Kwarda Lampung Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan
Irham Jafar: Waspadai Ancaman Globalisasi
Irham Jafar: Data Penerima Bansos Belum Akurat
Perkuat SDM Pengawas, Bawaslu Lampung Fokus Tekan Politik Uang dan Netralitas ASN
Irham Jafar: Kita Patut Bersyukur Punya Pancasila Sebagai Perekat
Ferliska Berikan Hewan Qurban untuk Desa Raman Fajar
Pemprov Lampung Dukung Penguatan SDM Melalui Pelatihan Kader PMII di Lampung Timur
Anggota DPR RI Irham Jafar Tinjau UPPO di Bandar Agung

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:45 WIB

80 KK di Way Laga Terima Bantuan Air Bersih

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:42 WIB

Pemkot Bandar Lampung Rotasi Pejabat, Dua Camat Dilantik

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:35 WIB

Pemkot Bandar Lampung Siapkan Rp2,5 Miliar untuk Olok Gading

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:25 WIB

Eva Dwiana Siapkan Strategi Hadapi Banjir

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:20 WIB

Bandar Lampung Expo 2026 Jadi Inspirasi Peluang Usaha

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:15 WIB

Kebakaran Lahap Bengkel dan Toko Elektronik di Kedaton

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:11 WIB

Pemkot Bandar Lampung Targetkan PAD 2027 Rp1,164 Triliun

Senin, 20 Juli 2026 - 17:27 WIB

Konvoi 30 Jeep PPM Jadi Magnet Festival Budaya HUT ke-344 Kota Bandar Lampung

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Tubaba Gandeng Telkom University Bangun Pertanian Cerdas Berbasis AI dan IoT

Rabu, 29 Jul 2026 - 13:10 WIB

Oplus_131072

Tulang Bawang Barat

Kadisdikbud Tubaba Dorong Sekolah Perkuat Refleksi Program

Rabu, 29 Jul 2026 - 12:03 WIB

Bandarlampung

80 KK di Way Laga Terima Bantuan Air Bersih

Rabu, 29 Jul 2026 - 11:45 WIB