Ketua DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar mengikuti kegiatan pemantauan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) pada malam takbiran Idul Fitri 1447 Hijriah dalam rangka Operasi Ketupat Krakatau 2026, Jumat (20/3/2026).
Kegiatan yang digelar oleh Polda Lampung ini turut dihadiri Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Kristomei Sianturi, Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) lainnya sebagai wujud sinergi lintas instansi dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
Pemantauan dipusatkan di Polresta Bandar Lampung, diawali dengan zoom meeting bersama Mabes Polri, kemudian dilanjutkan dengan pengecekan langsung ke sejumlah titik strategis di Kota Bandar Lampung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Beberapa lokasi yang menjadi sasaran pemantauan di antaranya Masjid Agung Al Furqan dan Masjid Raya Al Bakri. Dari hasil pemantauan tersebut, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polda Lampung terpantau aman dan terkendali.
Kehadiran Ketua DPRD bersama unsur Forkopimda menjadi bentuk dukungan terhadap upaya pengamanan yang dilakukan aparat, guna memastikan perayaan malam takbiran berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Dalam kesempatan itu, Giri menyampaikan apresiasi atas kesiapan dan dedikasi aparat keamanan dalam mengawal jalannya malam takbiran.
“Kami mewakili masyarakat Provinsi Lampung mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolda Lampung beserta seluruh jajaran serta unsur pengamanan di lapangan atas dedikasi dalam pelaksanaan operasi cipta kondisi dan Operasi Ketupat Krakatau 2026,” ujar Giri.
Ia berharap seluruh personel senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kelancaran dalam menjalankan tugas demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Giri juga menegaskan pentingnya sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas daerah, khususnya pada momentum Hari Raya Idul Fitri.
Menurutnya, DPRD Provinsi Lampung akan terus mendukung langkah-langkah strategis dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, termasuk dalam pengamanan hari besar keagamaan.
Kegiatan pemantauan berlangsung hingga malam hari dan berjalan lancar, dengan situasi kamtibmas tetap kondusif di seluruh wilayah yang dipantau. (*)








