Ketua DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat solidaritas dan semangat gotong royong dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di usia ke-62 Provinsi Lampung.
Lampung (Netizenku.com): Hal tersebut disampaikan saat membuka Rapat Paripurna Istimewa DPRD Provinsi Lampung dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-62 Provinsi Lampung tahun 2026 di ruang sidang DPRD, Selasa (31/03/2026).
Giri menegaskan bahwa perjalanan Provinsi Lampung bukanlah sesuatu yang mudah. Menurutnya, berbagai pengorbanan para pendahulu telah menjadi fondasi penting bagi capaian pembangunan saat ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Perjalanan Provinsi Lampung bukan hanya perjalanan fisik, tetapi penuh perjuangan. Banyak pengorbanan para pendahulu yang menjadi prestasi membanggakan bagi kita semua,” ujar Giri.
Ia menambahkan, tantangan ke depan masih cukup besar, terutama dalam mewujudkan masyarakat Lampung yang mandiri dan mampu menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri, tanpa mengesampingkan keberagaman suku, adat, budaya, dan agama.
Selama 62 tahun, lanjut Giri, Lampung telah menunjukkan perkembangan signifikan, mulai dari sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga pembangunan infrastruktur dari desa hingga tingkat provinsi.
Giri juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam mendukung program-program strategis, seperti pembangunan infrastruktur, pendidikan, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Sinergitas pemerintah pusat dan daerah terhadap program-program seperti infrastruktur, sekolah rakyat, dan makan bergizi gratis patut kita dukung. Namun, kita juga harus waspada terhadap dinamika konflik dan geopolitik yang dapat berdampak pada perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menyampaikan bahwa perjalanan pembangunan Lampung merupakan proses panjang yang sarat dengan perjuangan, pengorbanan, dan kerja keras para pendahulu.
“Kita patut berbangga atas capaian hari ini. Lampung telah berkembang menjadi salah satu pusat pendidikan di wilayah Sumatera dan menjadi tujuan masyarakat dari dalam maupun luar Sumatera untuk belajar,” ujar Jihan.
Ia menambahkan, berbagai infrastruktur seperti pelabuhan, bandara, dan jalan kini semakin terhubung dengan baik. Selain itu, fasilitas pendidikan, kesehatan, dan pusat-pusat ekonomi juga terus mengalami peningkatan.
Jihan juga mengungkapkan bahwa perekonomian Lampung tumbuh sebesar 5,28 persen, melampaui rata-rata nasional. Sementara itu, tingkat kemiskinan tercatat sebesar 9,66 persen pada September 2025.
“Pada kesempatan ini, saya mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh komponen masyarakat, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, DPRD, TNI, Polri, pihak swasta, perguruan tinggi, hingga seluruh lapisan masyarakat yang telah berkontribusi dalam pembangunan Provinsi Lampung,” pungkasnya. (*)








