Kasus Positif Covid-19 Tanggamus Bertambah dari Cluster Temboro

Redaksi

Jumat, 29 Mei 2020 - 19:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanggamus (Netizenku.com): Kasus positif terpapar virus Corona di Kabupaten Tanggamus bertambah satu orang, hal tersebut disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan (GTPP) Covid-19, dr Eka Apriyanto, dengan klasifikasi Orang Tanpa Gejala (OTG).

\”Pasien beridentitas 02, pria berusia 16 tahun warga Kecamatan Talangpadang dan masuk ke dalam cluster Temboro, Magetan Jawa Timur,\” ungkap Eka Apriyanto di posko GTTP Covid-19, Jumat (29/5) sore.

Eka memaparkan, riwayat perjalanan pasien 02 dimulai tanggal 17 April 2020, pasien pulang dari Ponpes di Temboro, Magetan Jatim ke Lampung dengan membawa keterangan kesehatan dari Puskesmas Taji dengan keterangan sehat tanpa pemeriksaan RDT/PCR.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lalu, tanggal 18 April 2020, pasien 01 tiba di kediaman orang tua di Kecamatan Talangpadang dan keluarga melaporkan kepulangan anak ke bidan desa dan Satgas Covid-19 di Pekon. Oleh bidan dan tim Satgas Covid-19 pekon langsung disarankan untuk isolasi mandiri di rumah selama 14 hari.

Baca Juga  RAPBD Tanggamus 2027, Belanja Daerah Diusulkan Rp1,64 Triliun

Tanggal 20 April 2020, dilakukan kunjungan rumah oleh tim Covid Puskesmas untuk dilakukan pemantauan dan pemeriksaan dengan hasil tidak ada keluhan dan kondisi pasien 02 dalam keadaan sehat.

Tanggal 1 Mei 2020, isolasi mandiri di rumah selesai selama 14 hari, pasien 02 tanpa keluhan. Kemudian tanggal 7 Mei 2020 Dinkes Tanggamus mendapatkan informasi dari tim surveilane Dinkes Provinsi Lampung, menyebutkan beberapa kabupaten terdapat kasus konfirmasi positif Covid-19 yang berasal dari santri Temboro.

Tanggal 12 Mei 2020, karena ada indikasi klaster baru dari Temboro, maka Puskesmas Talangpadang mengadakan rapid test kepada pasien 02 dan hasilnya reaktif dan pasien 02 di edukasi kembali untuk melakukan isolasi mandiri di rumah.

Selanjutnya, tanggal 13 dan 14 Mei 2020, selama dua hari dilakukan test PCR/swab dan sampel dikirim ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan Palembang.

Tanggal 28 Mei 2020, pukul 13.00 WIB, diterima hasil pemeriksaan dari Balai Laboratorium Kesehatan Palembang pasien 02 dinyatakan Positif Covid-19. Pada pukul 15.00 WIB, tim yang terdiri dari Kadiskes, Kapuskes, tim Covid Puskesmas, camat, Polsek Talangpadang Polres Tanggamus, Danramil, tim Covid Pekon dan masyarakat melakukan koordinasi untuk mengedukasi pasien dan keluarga agar pasien 02 di isolasi di RSUD Bandar Negara Husada, dan keluarga yang kontak erat agar dilakukan tes PCR.

Baca Juga  Kapolres Tanggamus Atur Lalu Lintas di Kota Agung, Soroti Lampu Merah Mati Tiga Bulan

\”Pasien 02 diberangkatkan ke RSUD Bandar Negara Husada dan tiba di sana pukul 22.30 WIB langsung ditangani sesuai SOP penanganan Covid-19,\” jelasnya.

Kesempatan itu, jubir juga meminta masyarakat berpartisipasi secara aktif dalam penanganan Covid-19 melalui cara memutuskan rantai penularan. Sebab Covid-19 bukan bencana biasa, dampak secara psikis dan psikologi yang dialami baik oleh tenaga kesehatan dan yang dialami di masyarakat terutama yang terpapar Covid-19.

Keadaan yang tidak pasti, ketakutan penyebaran dan hilangnya mata pencarian. Hal itu semua akan menyebabkan depresi/kecemasan yang berkepanjangan dan akan menyebabkan masalah kesehatan jiwa pada pasien/masyarakat yang terpapar Covid-19.

Baca Juga  RAPBD Tanggamus 2027, Belanja Daerah Diusulkan Rp1,64 Triliun

\”Bentuk kerjasama/tenggang rasa yang dibutuhkan, mari kita menjadi teladan untuk diri kita, keluarga, tetangga, lingkungan dan bangsa ini, sehingga kita bersana menyelamatkan bangsa,\” mintanya.

Diakhir keterangannya, Eka mengimbau masyarakat/tetangga/lingkungan di sekitar yang terkena dampak Covid-19, agar tetap menjaga protokol kesehatan (pakai masker, jaga jarak dan PHBS).

Kemudian mendukung tetangga yang terpapar Covid-19, dengan memberi support kepada mereka agar sabar dan kuat, karena siapapun bisa saja terkena/terpapar oleh Covid-19.

\”Jangan sebaliknya menyebarkan informasi yang menyudutkan/diskriminatif (baik secara langsung maupun melalui media sosial). Informasi yang tidak benar/menyudutkan, yang justru informasi tersebut akan menimbulkan suasana yang tidak mendukung psikologis yang terpapar Covid-19. Oleh karena itu dengan kerjasama dan bersatu kita pasti bisa dan kita mampu melewati ini semua,\” tandasnya. (Arj/Leni)

Berita Terkait

RAPBD Tanggamus 2027, Belanja Daerah Diusulkan Rp1,64 Triliun
Kapolres Tanggamus Atur Lalu Lintas di Kota Agung, Soroti Lampu Merah Mati Tiga Bulan
Bupati Tanggamus Pastikan Relokasi Pasar Talang Padang Berlanjut, Pedagang Digratiskan Sewa Selama 12 Bulan
Delapan Siswa SMPN 1 Talangpadang Alami Keluhan, Sampel Makanan Diuji Laboratorium
Tanggamus Jajaki Beasiswa dan Investasi dengan Turki
RSUD Batin Mangunang Akui Minim Sosialisasi SOP Pelayanan
DPRD Tanggamus Setujui LKPj Bupati 2025, Rekomendasikan Perbaikan Kinerja Pemerintahan
Sekda Tanggamus Minta Pekon Prioritaskan Layanan Kesehatan Primer

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:49 WIB

HUT ke-62 Golkar, DPD Lampung Selatan Santuni 20 Anak Yatim-Piatu

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:06 WIB

PWI Lampung Selatan dan Grand Elty Krakatoa Jajaki Kerja Sama Promosi Wisata

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:44 WIB

Pemkab Lampung Selatan Perkuat Pemantauan Harga Cabai untuk Kendalikan Inflasi

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Pemkab Lampung Selatan Gandeng ITB, Empat Desa Pesisir Disiapkan Hadapi Tsunami

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:45 WIB

PUPR Lampung Selatan Sertifikasi 100 Tenaga Kerja Konstruksi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Bukan karena Anggaran, Gaji PPPK Paruh Waktu Lamsel Tertunda Tunggu SK

Rabu, 30 September 2026 - 20:09 WIB

PWI Lampung Selatan Jalin Sinergi dengan Grand Elty Krakatoa untuk Promosi Wisata

Rabu, 30 September 2026 - 20:05 WIB

Got Talent 2026 Jadi Panggung Talenta Muda Lampung Selatan

Berita Terbaru

Tanggamus

RAPBD Tanggamus 2027, Belanja Daerah Diusulkan Rp1,64 Triliun

Selasa, 3 Nov 2026 - 16:59 WIB