oleh

Kader Muharrik Harus Bentengi Masjid dari Paham Radikal

Bandarlampung (Netizenku.com): Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Lampung melaksanakan Rapat Pimpinan (Rapim) yang sekaligus digabung dengan Training Of Trainer (TOT) Pendidikan Kader Muharrik Masjid dan Dakwah NU, di Aula Asrama Haji Komplek Islamic Centre Rajabasa, Sabtu (21/4).

Pembukaan kegiatan ini dihadiri langsung oleh ketua PBNU KH.Manan Abdul Ghani, Perwakilan Mabes Polri Umarsyah,  Rois syuriah PWNU KH.Muhsin Abdillah, ketua PWNU KH.Moh. Mukri, dan Keluarga Besar NU Lampung.

Baca Juga  PT KAI Divre IV Sediakan Fasilitas Bermain Anak di Stasiun Tanjungkarang

Dalam sambutannya, Ketua PWNU Lampung KH.Moh.Mukri mengharapkan, melalui kegiatan TOT ini diharapkan kedepannya warga NU bisa lebih meramaikan masjid serta bisa membentengi masjid-masjid dari paham-paham radikal yang dapat merusak kebhinekaan.

“Mari kita sama-sama bentengi masjid-masjid kita dari paham-paham radikal yang kini mulai marak terjadi,” ujarnya.

Mukri juga menekankan untuk selalu menjalin sinergi sosial, seperti yang sudah dicontohkan PBNU. Seperti dalam kegiatan TOT muharrik masjid ini yang menggandeng Mabes Polri.

Baca Juga  Hamartoni Minta Musda KORPRI Lahirkan Inovasi Baru

“Apa yang sudah dilakukan oleh PBNU dengan Mabes Polri ini harus kita sinergikan dan kita teruskan untuk tingkat Polda maupun Polres di masing-masing daerah,” harapnya.

Selain itu, dalam sambutan tersebut Rektor UIN Lampung ini juga menyoroti terkait dengan penyebaran berita bohong atau hoax. Menurutnya, warga NU harus terus berjuang mencegah adanya penyebaran berita Hoax, dan jangan mudah terpengaruh terhadap adanya berita-berita hoax tersebut.

Baca Juga  Di Bandarlampung, Aksi Bela Palestina Jadi Ajang Edukasi Anak

“Islam ala NU adalah Islam yang dapat dipertanggung jawabkan, baik dari segi sanad maupun segi  keilmuan,” pungkasnya.

Perlu diketahui Rapim dan TOT Kader Muharraik masjid dan dakwah NU merupakan program yang diselenggarakan oleh PBNU untuk seluruh wilayah di Indonesia. Lampung merupakan daerah yang keempat yang menyelenggarakan kegiatan tersebut. Sedangkan peserta merupakan perwakilan dari seluruh PCNU kabupaten/kota se-Lampung. Kegiatan ini berlangsung mulai Sabtu malam hingga Minggu. (Aby)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *