Kader Muharrik Harus Bentengi Masjid dari Paham Radikal

Redaksi

Minggu, 22 April 2018 - 14:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Lampung melaksanakan Rapat Pimpinan (Rapim) yang sekaligus digabung dengan Training Of Trainer (TOT) Pendidikan Kader Muharrik Masjid dan Dakwah NU, di Aula Asrama Haji Komplek Islamic Centre Rajabasa, Sabtu (21/4).

Pembukaan kegiatan ini dihadiri langsung oleh ketua PBNU KH.Manan Abdul Ghani, Perwakilan Mabes Polri Umarsyah,  Rois syuriah PWNU KH.Muhsin Abdillah, ketua PWNU KH.Moh. Mukri, dan Keluarga Besar NU Lampung.

Baca Juga  Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan Beras untuk Warga Terdampak Kemarau

Dalam sambutannya, Ketua PWNU Lampung KH.Moh.Mukri mengharapkan, melalui kegiatan TOT ini diharapkan kedepannya warga NU bisa lebih meramaikan masjid serta bisa membentengi masjid-masjid dari paham-paham radikal yang dapat merusak kebhinekaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mari kita sama-sama bentengi masjid-masjid kita dari paham-paham radikal yang kini mulai marak terjadi,” ujarnya.

Mukri juga menekankan untuk selalu menjalin sinergi sosial, seperti yang sudah dicontohkan PBNU. Seperti dalam kegiatan TOT muharrik masjid ini yang menggandeng Mabes Polri.

Baca Juga  APBD Perubahan Bandar Lampung Disepakati, Pemkot Kejar Realisasi Program dalam Tiga Bulan

“Apa yang sudah dilakukan oleh PBNU dengan Mabes Polri ini harus kita sinergikan dan kita teruskan untuk tingkat Polda maupun Polres di masing-masing daerah,” harapnya.

Selain itu, dalam sambutan tersebut Rektor UIN Lampung ini juga menyoroti terkait dengan penyebaran berita bohong atau hoax. Menurutnya, warga NU harus terus berjuang mencegah adanya penyebaran berita Hoax, dan jangan mudah terpengaruh terhadap adanya berita-berita hoax tersebut.

Baca Juga  Gerak Jalan Beregu Pramuka Bandar Lampung Dorong Semangat Kebersamaan

“Islam ala NU adalah Islam yang dapat dipertanggung jawabkan, baik dari segi sanad maupun segi  keilmuan,” pungkasnya.

Perlu diketahui Rapim dan TOT Kader Muharraik masjid dan dakwah NU merupakan program yang diselenggarakan oleh PBNU untuk seluruh wilayah di Indonesia. Lampung merupakan daerah yang keempat yang menyelenggarakan kegiatan tersebut. Sedangkan peserta merupakan perwakilan dari seluruh PCNU kabupaten/kota se-Lampung. Kegiatan ini berlangsung mulai Sabtu malam hingga Minggu. (Aby)

Berita Terkait

Cuaca Panas dan Angin Kencang, Eva Dwiana Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Gerak Jalan Beregu Pramuka Bandar Lampung Dorong Semangat Kebersamaan
APBD Perubahan Bandar Lampung Disepakati, Pemkot Kejar Realisasi Program dalam Tiga Bulan
Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan Beras untuk Warga Terdampak Kemarau
PPM Bandarlampung Gandeng Kodim 0410/KBL Gelar LKBB Tingkat SMP
Bunda Eva Siapkan 5 Sumur Bor untuk Atasi Kekeringan, Tahun Depan Tambah 50 Titik
LVRI, PIVERI, dan PPM Bandar Lampung Gelar Gathering, Rawat Semangat Perjuangan Antargenerasi
HUT Ke-81 RI, Pemkot Bandar Lampung Gelar Upacara dan Lomba Bersama Forkopimda

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Andhika Wibawa Dukung Standar Akademik untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Pendaftaran Ditutup, Wirahadikusumah dan Adi Kurniawan Jadi Pendaftar Tunggal Ketua PWI Lampung

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Karhutla TNWK Mulai Mereda, Asap Masih Tersisa di Lahan Gambut

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:45 WIB

Andika Wibawa Dukung Larangan Vape di Sekolah, Waspadai Penyalahgunaan Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Mikdar Ilyas Sebut Harga Singkong Rp3.150 per Kg Hasil Perjuangan Pansus

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:29 WIB

Wamenaker Ajak JARNAS.INDO Perkuat Sinergi Pembangunan Ketenagakerjaan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Demokrat Lampung Siapkan Muscab, Edy Irawan Bidik Kursi Pimpinan DPRD

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Gubernur Lampung Fokus Tangani Karhutla TNWK, Lima Hektare Dipadamkan per Hari

Berita Terbaru