Jalin MoU dengan Perum Perindo, Gubernur Bidik Pengembangan Potensi Ikan Tuna

Redaksi

Jumat, 18 September 2020 - 06:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com):  Gubernur Lampung Arinal Djunaidi membidik pengembangan potensi ikan tuna dan perikanan darat melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Provinsi Lampung dengan Perusahaan Umum Perikanan Indonesia (Perum Perindo), di Woodstairs Cafe, Bandarlampung, Jum\’at (18/9).

Menurut Gubernur Arinal, Provinsi Lampung memiliki panjang pantai 1.182 Km, dengan jumlah pulau kecil sebanyak 132 pulau. Hal ini menjadikan Provinsi Lampung memiliki potensi kelautan perikanan yang cukup besar, mulai dari perikanan budidaya, perikanan tangkap, pengolahan perikanan dan jasa kelautan lainnya.

Gubernur Arinal menjelaskan, pada tahun 1985, Persatuan Insinyur Indonesia (PII) melaksanakan seminar, dan mengundang salah satunya Rektor IPB. Pada kesempatan itu disampaikan bahwa Lampung sebenarnya memiliki potensi ikan tuna yang terbesar di Indonesua, bahkan Internasional.

Baca Juga  DPRD Lampung Soroti Peningkatan Kasus HIV

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Untuk itu, Saya meminta Perum Perindo bersama Dinas Perikanan dan Kelautan dan rektor/wakil rektor atau dekan melakukan kunjungan ke Fakultas Perikanan IPB, agar data yang disampaikan pada kita saat itu dapat kita pelajari. Karena ikan tuna sampai hari ini belum kita lakukan tata kelolanya dengan baik,\” ujar Gubernur Arinal.

Selain ikan tuna, Gubernur Arinal juga menjelaskan bahwa perikanan darat Lampung begitu potensial. Untuk itu, dirinya meminta Perum Perindo untuk meningkatkan perikanan darat Lampung.

Baca Juga  Setahun Kepengurusan IJP Lampung, Dari Solidaritas Menuju Kontribusi

Disisi lain, lanjut Gubernur Arinal, dirinya ingin memetakan Provinsi Lampung, karena Lampung telah dinobatkan oleh Menteri Pertanian sebagai lokomotif pertanian indonesia.

\”Provinsi Lampung mempunyai 13 Kabupaten, hampir semua potensinya masuk di wilayah pertanian dalam artian luas. Saya ingin agar sesuai dengan harapan atau perintah Menteri Pertanian, maka tidak ada jalan lain bahwa semua Kabupaten harus menunjukkan potensi masing-masing yang bisa memberikan warna, bahwa Pertanian Indonesia ada di Lampung, dan Lokomotifnya ada di Lampung \” jelas Gubernur Arinal.

Baca Juga  Antusiasme Warga dan Siswa Sambut Presiden Prabowo di Stadion Pahoman Bandar Lampung

Dalam kesempatan yang sama, Dirut Perum Perindo Fatah Setiawan menyampaikan atas nama manajemen Perum Perindo mengucapkan terimakasih kepada Pemprov Lampung khususnya Gubernur Arinal yang telah mempercayakan pengembangan Sektor Perikanan di Provinsi Lampung.

Adapun lini usaha utama Perum Perindo, jelas Fatah, di antaranya lini pelabuhan perikanan, lini budidaya ikan, dan lini bisnis perdagangan hasil ikan.

Guna memperkuat Perum Perindo dan Dinas Perikanan Kelautan Lampung dalam mendukung pembangunan sektor perikanan di Lampung, Fatah menjelaskan pihaknya turut menggandeng Universitas Lampung dan Polinela.

\”Semoga kerjasama ini semakin berkembang dan semakin maju lagi,\” pungkasnya. (rls)

Berita Terkait

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB
Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Mirzani, Petani Harus Nikmati Hasil, Bukan Hanya Menanggung Risiko
Imelda Minta Publik Bijak Sikapi Informasi Gunung Anak Krakatau
Elly Wahyuni Minta Disdik Tegas terhadap Sekolah yang Paksa Siswa Beli Seragam
Wahrul Fauzi Siap Maju Pimpin Karang Taruna Lampung, Usung Pemberdayaan Pemuda dan 1.000 UMKM
Komisi IV DPRD Lampung Minta Tarif Tol BTB Dievaluasi
DPRD Lampung Panggil Pengelola Bahas Kenaikan Tarif Tol

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 20:54 WIB

PWI Lampung Selatan Kirim 14 Atlet Ikuti Seleksi Porwanas 2027

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:05 WIB

Tarif Tol Lampung Dinilai Belum Berpihak ke Warga

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:51 WIB

PB HMI Soroti Kenaikan Tarif Tol Bakter, Dinilai Bebani Ekonomi Masyarakat

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:51 WIB

Banggar DPRD Lamsel Lanjutkan Bahas Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Minggu, 28 Juni 2026 - 10:12 WIB

LDK DEMA STAI Yasba Bekali Mahasiswa Keterampilan Jurnalistik

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:48 WIB

Zulhas Apresiasi IDS Sumatra 2026 Digelar Tanpa APBD

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:45 WIB

Petugas Kebersihan Tetap Siaga di Tengah Ramainya IDS Sumatra 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:43 WIB

IDS Sumatra 2026 Dongkrak Pendapatan Pedagang Kecil

Berita Terbaru

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 163 | Rabu, 8 Juli 2026

Rabu, 8 Jul 2026 - 01:36 WIB

Lampung

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB

Selasa, 7 Jul 2026 - 18:07 WIB