Inspektorat Sebut SDM Buruk Picu Penyelewengan DD

Redaksi

Senin, 24 Februari 2020 - 15:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran (Netizenku.com): Terkait banyaknya temuan baik saat dilakukannya pemeriksaan secara reguler atau pun temuan dan laporan dari sejumlah elemen masyarakat tentang penggunaan Dana Desa (DD) yang diduga menyimpang dari juklak dan juknis yang ada oleh sejumlah kepala desa di wilayah Kabupaten Pesawaran. Inspektorat kabupaten setempat menilai itu salah satunya dipicu rendahnya Sumber Daya Manusia (SDM) dan buruknya akhlak.

\”Sepertinya kita sudah tidak kurang-kurang melakukan pembinaan kepada semua aparat desa. Agar berhati- hati dalam mengelola uang rakyat tersebut,\” tegas Sekretaris Inspektorat, Aseva, Senin (24/2).

Sebab kata Aseva sesuai PP No 12 Tahun 2020 tentang Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah. Pihaknya telah berupaya seoptimal mungkin menekan agar aparat desa tidak atau mencoba untuk melakukan penyelewengan terhadap dana desa tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Mengacu pada PP itu, selaku pembina dan pengawas ASN, kita sudah berulang kali melakukan pembinaan dalam upaya pencegahan melalui sosialisasi baik langsung atau tidak langsung terhadap aparat desa. Tujuannya agar dalam mengelola DD aparat tidak keluar dari aturan yang telah ditetapkan. Itu dulu terpenting yang kita lakukan,\” katanya.

Namun, dia menilai banyaknya aparat desa yang melakukan penyimpangan DD. Lantaran faktor SDM aparat desa sangat dominan terhadap terjadinya penyimpangan disamping subjektivitas dari aparat desa itu sendiri, yang memang cenderung menyimpang.

\”Kita lihat, semoga saja ngga salah. Tingkat kelulusan pendidikan para kades kita di sini kebanyakan lulusan SMA sederajad ke bawah, bahkan ada yang lulus melalui program paket. Ini merupakan faktor yang sangat  berpotensi berprilaku menyimpang. Ditambah lagi sifat dan kebiasan aparat yang buruk,\” ungkapnya. (Soheh)

Berita Terkait

Warga Bernung Keluhkan Bau Limbah Dapur MBG Dekat Permukiman dan Musala
Pemkab Pesawaran Gelar FGD Penyusunan ADEM
Tekan Stunting, Pemkab Pesawaran Sosialisasikan Perencanaan Keluarga
Rakor Kades, Bupati Pesawaran Tekankan Respons Cepat dan Optimalisasi PBB
Ground Breaking Jalan Pesisir Pesawaran Dimulai, Akses Wisata Ditargetkan Lebih Lancar
BPS Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026
Bimtek Posyandu di Pesawaran, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan
Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup III IPSI Pesawaran Resmi Ditutup

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:27 WIB

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:23 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:21 WIB

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:18 WIB

Wulan Mirza Lantik Pengurus PMI Lampung Selatan 2026-2031, Tekankan Respons Bencana Maksimal Enam Jam

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:15 WIB

DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD Lampung 2025

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:10 WIB

Gubernur Lampung Dukung Lampung Financial Festival 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:16 WIB

Kostiana, Ingatkan Bapenda Optimalkan Seluruh Potensi PAD

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:50 WIB

Potensi PAP Rp23,6 Miliar Belum Tergarap, Komisi III Minta Bapenda Optimalkan PAD

Berita Terbaru

Lampung

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:27 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:23 WIB

Lampung

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:21 WIB

Lampung

DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD Lampung 2025

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:15 WIB