Ini Sebab Pertamina Tambah Pasokan 90 Ribu Tabung Elpiji 3 Kg di Lampung

Redaksi

Rabu, 29 Agustus 2018 - 13:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Ilustrasi/Istimewa)

(Foto: Ilustrasi/Istimewa)

Bandar Lampung (Netizenku.com): Tidak biasanya, pihak PT Pertamina menambah pasokan gas elpiji tanpa ada momen-momen khusus seperti puasa, lebaran, natal, dan tahun baru.

Namun pada bulan ini,pihak PT Pertamina menambah pasokan hingga 90.000 tabung elpiji ukuran 3 kg (Melon).

Menurut Sales Executive LPG II Lampung, Widhi Tri Adhi Hidayat, peningkatan konsumsi ini karena adanya peralihan penggunaan elpiji 3 kg untuk sektor pertanian, sebagai bahan bakar pompa air sawah dikarenakan musim kemarau.

Baca Juga  Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Elpiji 3 kg sebenarnya hanya diperuntukan bagi rumah tangga miskin dan usaha mikro, sektor pertanian tidak termasuk yang diperbolehkan menggunakan elpiji 3 kg,\” ujarnya, Rabu (29/8/2018).

\”Tidak biasanya kita menambahkan pasokan tanpa ada momen-momen seperti puasa, lebaran, natal, dan tahun baru. Penambahan ini khusus untuk memastikan peningkatan konsumsi oleh masyarakat dapat kami penuhi,\” tambah Widhi.

Dia mengatakan, sepekan menjelang akhir Agustus ini Pertamina menambah pasokan elpiji 3 kg di Provinsi Lampung.

Baca Juga  Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas

\”Lebih dari 90 ribuan tabung elpiji 3 kg akan menjadi tambahan distribusi, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus meningkat,\” terang Widhi.

Kuota tahunan elpiji bersubsidi ini dihitung berdasarkan kebutuhan memasak rumah tangga miskin dan usaha mikro.

Apabila dipakai diluar kegiatan tersebut atau digunakan secara tidak tepat sasaran, kuota elpiji 3 kg Lampung 2018 tidak akan mencukupi hingga akhir tahun.

\”Kami juga mengimbau untuk masyarakat mampu, sektor rumah makan, industri, pertanian tidak menggunakan elpiji 3 kg tetapi menggunakan elpiji non subsidi seperti Bright Gas 5.5 kg atau 12 kg, dan mungkin yang 50 kg,\” ujar Widhi.

Baca Juga  Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS

Sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Lampung Selatan, Pertamina dan Hiswana Migas bersama pemerintah kabupaten setempat juga melaksanakan operasi pasar elpiji 3 kg di 18 titik, yang tersebar di Kabupaten Lampung Selatan hingga Kamis, 30 Agustus 2018. (tmp/lan)

Berita Terkait

Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas
Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung
Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS
3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 00:28 WIB

Pemkab Lampung Selatan Tekankan Sinergi Pusat-Daerah di Hari Otda

Sabtu, 7 Maret 2026 - 20:44 WIB

Kementan Buka Program Pelatihan Petani Muda ke Jepang, Pemuda Lampung Berkesempatan Daftar

Senin, 9 Februari 2026 - 12:24 WIB

HPN 2026, Fatikhatul Khoiriyah: Pers Harus Berani Kawal Demokrasi

Rabu, 28 Januari 2026 - 12:29 WIB

Pemkab Lamsel Raih UHC Award 2026 Kategori Pratama

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:23 WIB

Pemprov dan DPRD Lampung Soroti Kepesertaan 89 Ribu BPJS PBI 2026

Senin, 12 Januari 2026 - 15:49 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026

Rabu, 31 Desember 2025 - 16:18 WIB

Larangan Simbolik Petasan vs Perut Pedagang Kecil yang Berisik

Senin, 22 Desember 2025 - 10:41 WIB

Emado’s Perluas Jaringan, Lampung Jadi Cabang ke-99

Berita Terbaru

Celoteh

Bunda Eva (Memang) Bukan Margaret Thatcher

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:53 WIB

Pringsewu

468 Jamaah Haji Pringsewu Resmi Diberangkatkan

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:31 WIB