oleh

HUT Bhakti Adhyaksa ke-58, Perbaharui Semangat Pengabdian

Lampung Timur (Netizenku.com): Dalam rangka HUT Bhakti Adhyaksa ke-58 tahun 2018, jajaran Kejaksaan Negeri Sukadana melakukan upacara dan tabur bunga di Makam Pahlawan Sukadana, yang dipimpin langsung oleh Kajari Sukadana, A Syahrir Harahap, Senin (27/7).

Dalam sambutan Syahrir mengatakan, bahwa dalam usia Adhyaksa yang ke-58 ini perlu kita syukuri, maka dalam hal ini tentu kita perlu memperbaharui semangat dalam pengabdian kita agar lebih baik lagi dari waktu sebelumnya.

Hari Bhakti Adhyaksa ke-58 tahun 2018 ini adalah moment untuk pemantapan dan penyempurnaan dalam berbakti dan mengabdikan diri untuk masyarakat dan bagi negara. \”Kita juga menyadari bahwa saat ini masih seringkali ada permasalahan terkait kebhinekaan atau keberagaman yang ada, maka kita harus bisa mendorong kewaspadaan dan memelihara kepekaan diri dan memejamkan terhadap hal tersebut. Kita harus menjaga komitmen, konsistensi dan memupuk dedikasi tinggi dan loyalitas,\” ungkapnya.

Baca Juga  Bagikan Minyak Goreng Berstiker, Bawaslu Panggil Pasangan Calon Bupati Lamtim

Masih dikatakannya, dalam mengemban amanah dalam tugas penegakan hukum, dengan substansial tidak hanya semata-mata hanya mengejar kuantitas tetapi harus mengedepankan kualitas secara berimbang. Kita harus menyadari bahwa tugas dan fungsi yang kita lakukan saat ini adalah merupakan amanah yang harus dijaga. Menyadari setiap adanya pelaksanaan pemilihan umum, kerap kali suhu politik menjadi memanas. Maka kita harus dituntut untuk menjaga kesejukan harmoni di masyarakat, sehingga tidak terjadi kegaduhan di masyarakat.

Baca Juga  Pecat Guru Honorer, Kepsek SMKN 1 Bumi Agung Didemo Ratusan Siswa

Kita juga menyadari bahwa saat ini praktek korupsi masih kerap kali terjadi, maka kita dituntut untuk dapat melakukan pencegahan. Maka setiap tahapan dan pelaksanaan pembangunan dan pemanfaatan dapat dilakukan secara benar sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang ada. Dengan dihadapkan dengan tantangan sedemikian rupa, ditengah-tengah minimnya kepercayaan masyarakat.

\”Kita harus dapat eksis dan mengimbangi dinamika perkembangan paradigma dan tantangan yang dihadapi, maka itu tergantung kesiapan Adhyaksa untuk menghadapi. Maka kita harus intropeksi dan koreksi diri, sehingga dapat oktimal dalam melaksanakan tugas,\” imbuhnya. (Nainggolan)

Baca Juga  Pasangan DaDi Akan Prioritaskan Pertanian Lamtim

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *