BERBAGI
Herman HN Tidak Mengharuskan Warga Bandarlampung Divaksinasi
Wali Kota Bandarlampung Herman HN saat melakukan inspeksi mendadak di parkiran dan Mal Pelayanan Satu Atap Pemkot, Kamis (14/1). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Wali Kota Bandarlampung Herman HN mengimbau masyarakat Kota Tapis Berseri untuk tidak ragu mengikuti program vaksinasi dari pemerintah pusat.

Namun dia tidak mengharuskan masyarakat untuk mengikuti program pemerintah tersebut.

Hari ini program vaksinasi dilaksanakan di Aula Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) dengan 10 orang sasaran penerima vaksinasi, termasuk Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim dan Forkopimda.

Sementara untuk Forkopimda Kota Bandarlampung mulai dilaksanakan pada Jumat (15/1).

“Besok vaksinasi bagi pejabat yang mau, saya tidak mengharuskan. Harus tidur 1-2 jam usai divaksinasi. Saya minta jangan ragu-ragu, kita harus sehat semua,” kata Herman HN di Lingkungan Pemerintahan Kota setempat, Kamis (14/1).

Sasaran penerima Vaksin Sinovac buatan Cina dibatasi usia 18-59 tahun, Herman HN menyatakan kesediaan dirinya mengikuti program vaksinasi jika diizinkan.

“Perintah dari pusat 18-59, umur saya lebih, sebenarnya mau saya. Tapi kalau usia lebih bisa enggak,” ujar dia.

Herman HN kembali meyakinkan masyarakat untuk tidak takut divaksinasi agar semua warga sehat karena Vaksin Sinovac dijamin halal oleh MUI dan keamanannya terjamin berdasarkan Emergency Use Authorization (EUA) atau izin penggunaan masa darurat yang dikeluarkan BPOM RI.

“Di dalam Alquran menyebutkan kalau dia obat barang apa saja bisa. Vaksin itu kan untuk kekebalan tubuh,” kata dia. (Josua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here