Herman HN Tegaskan Tak Ada Istilah New Normal

Redaksi

Selasa, 28 Juli 2020 - 18:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Gembar-gembor tatanan kehidupan baru di sejumlah wilayah, Walikota Bandarlampung, Herman HN, justru menegaskan di wilayahnya tidak menerapkan new normal.

Menurut Herman HN, Kota Bandarlampung sedari awal tidak melakukan penutupan pada sejumlah akses dan fasilitas umum. Oleh sebab itu istilah new normal tidak berlaku.

\”New normal, apanya saya nggak ada, dari dulu saya buka semua. Ngapain. Dari dulu mal hotel buka, kecuali yang belinya,\” kata Herman HN, Selasa (28/7).

Dengan begitu, Pemerintah Kota Bandarlampung tidak akan mengeluarkan kebijakan atau aturan khusus yang menyambut tentang penerapan new normal.

\”Ya nggak ada kebijakan khusus, pokoknya semuanya harus pakai protokol kesehatan,\” tegasnya.

Sementara untuk sekolah jenjang menengah pertama, SD, dan TK, direncanakan akan berlangsung secara tatap muka pada 31 Agustus mendatang.

Baca Juga  Naik, Upah Minimum Provinsi Lampung 2019 Jadi Rp 2,2 Juta

Namun lagi-lagi Herman HN menegaskan bahwa ketetapan itu bersifat tentatif, yang mana dapat diperpanjang apabila situasi tak kunjung kondusif.

\”Untuk sekolah ya lihat nanti. Janji saya kan 31 Agustus, kita nggak boleh inilah (sembrono), inikan menyangkut nyawa orang,\” kata dia.

Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah kota Bandarlampung tidak mengikuti kebijakan-kebijakan di wilayah lain. Pemkot mengeluarkan kebijakan berdasarkan situasi wilayah.

Baca Juga  Pemkot Balam akan Rubah Gudang Lelang Jadi Pasar Modern

\”Kita jangan ngegampangin. Bila perlu naikin kelas semua, yang ujian lulusin semua. Dunia lagi begini, kita nggak bisa, menyangkut nyawa orang. Kita nggak bisa ikut-ikutan, kita lihat daerah kita,\” ujarnya. (Adi)

Berita Terkait

Bandarlampung Komit Tekan Stunting
Kerap Bau dan Datangkan Lalat, Warga Beringin Raya Keluhkan Sampah yang Berserak
Perpustakaan Modern Kota Bandarlampung Minim Konsep? 
Siasat Pengembang Perumahan, Dinas Perkim ‘Pasang Mata’
BPPRD ‘Kejar Tayang’ Realisasi Pajak Triwulan II
Keterlibatan Parpol dan ‘Titip Nama’ Petugas Coklit Jadi Perhatian Bawaslu
TPID Lampung Laksanakan Arahan Presiden RI Dalam Rakornas Pengendalian Inflasi 2024
PLN Cek kWh Meter Pelanggan untuk Cegah Bahaya Kebakaran

Berita Terkait

Rabu, 19 Juni 2024 - 21:25 WIB

Relawan Kami Gibran Temui RMD, Bahas Koneksitas Program Prabowo-Gibran dengan Program Pemprov Lampung

Rabu, 19 Juni 2024 - 14:09 WIB

Keterlibatan Parpol dan ‘Titip Nama’ Petugas Coklit Jadi Perhatian Bawaslu

Jumat, 14 Juni 2024 - 17:35 WIB

Bawaslu Bandarlampung Perketat Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih untuk Pilkada 2024

Selasa, 11 Juni 2024 - 11:45 WIB

Dinilai Anggap Remeh, KPU Bandarlampung akan Didemo 

Minggu, 9 Juni 2024 - 23:02 WIB

RMD Resmikan Rumah Relawan

Minggu, 9 Juni 2024 - 22:31 WIB

Partai Perindo Lampung Gelar Fit and Proper Test Calon Bupati dan Wakil Bupati Tubaba

Minggu, 9 Juni 2024 - 16:31 WIB

Hanya 8 Parpol yang Terima Dana Hibah Pemkot Balam

Sabtu, 8 Juni 2024 - 21:33 WIB

Mantan Guru SMP Kenang Rahmat Mirzani Djausal: “Cerdas, Berakhlak, dan Aktif”

Berita Terbaru

Pejuang Siliwangi Kabupaten Tubaba menyatakan Sikap Dukungannya kepada Nona (Novriwan Jaya-Nadirsyah). (Arie/NK)

Tulang Bawang Barat

Pejuang Siliwangi Tubaba Dukung Pasangan Novriwan-Nadirsyah Maju Pilkada

Jumat, 21 Jun 2024 - 21:09 WIB

Suasana program

Pringsewu

Polres Pringsewu Ajak Masyarakat Ciptakan Situasi Kamtibmas

Jumat, 21 Jun 2024 - 20:27 WIB

Sri Haryanto (Kajari Tubaba lama) saat berjabat tangan tanda perpisahan dengan  Novriwan Jaya, usai kegiatan Pisah Sambut Kajari Tubaba di Aula Rumdis Bupati, Panaragan Jaya, Jumat (21/6/2024). (Arie/NK)

Tulang Bawang Barat

Mantan Kejari Tubaba Sebut Novriwan “Bupati” di Hadapan Firsada

Jumat, 21 Jun 2024 - 20:05 WIB

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (UPTD PPPA) Provinsi Lampung, Rya Melanie,  ketika diwawancarai di ruang kerjanya. Foto: Arsip Luki.

Lampung

Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Didominasi KDRT

Jumat, 21 Jun 2024 - 17:00 WIB