Gubernur Apresiasi BI Dukung  Kinerja Ekonomi dan Stabilitas Harga

Redaksi

Senin, 28 Maret 2022 - 08:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung — Peran Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Lampung sebagai advisory dan masukan serta rekomendasi yang disampaikan sangat berguna dalam mendukung implementasi Rencana Kerja Pemerintah Daerah.

 

Pernyataan tetsebut disampaikan, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, dalam acara Pengukuhan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung Budiyono, Senin (28/3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Masukan dan pandangan tersebut tentu menjadi acuan kami dalam merumuskan berbagai kebijakan serta strategi dalam mendukung pencapaian visi Pemerintah Provinsi Lampung,” kata Gubernur.

 

Gubernur Arinal memandang bahwa Bank Indonesia Lampung sangat memahami dinamika perekonomian daerah, bukan hanya analisa dan membuat proyeksi pertumbuhan ekonomi daerah.

 

Bank Indonesia juga berperan penting dalam kegiatan pengendalian harga di Provinsi Lampung yang tergabung dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

“BI Lampung juga sangat berperan dalam mendukung pengembangan UMKM dan ekonomi digital, ” Kata Gubernur.

 

Selain itu, tambahnya yang sangat dirasakan juga peran Bank Indonesia dalam rangka mendukung kelancaran sistem pembayaran diantaranya dapat memenuhi kebutuhan uang kartal dalam jumlah yang cukup, pecahan yang pas dan kualitas yang baik untuk Provinsi Lampung.

Baca Juga  KPK Beri Penghargaan kepada Lampung atas Penguatan Pendidikan Antikorupsi

 

“Saya melihat perlunya dikuatkan sinergi dan kolaborasi serta dukungan yang terus ditingkatkan dari semua pihak selain dengan Bank Indonesia dalam mendukung akselerasi pemulihan ekonomi di Lampung,” ujar Gubernur.

 

Masih Kata Gubernur Arinal, kita semua bersyukur bahwa ekonomi Lampung saat ini terus menunjukan perbaikan dan berada pada level rata-rata pertumbuhan pra pandemi sekitar 5,296. Sejak Tw.II-2021, pertumbuhan ekonomi Lampung sudah positif kembali dan keluar dari zona kontraksi. Setelah terkontraksi – 1,67Yo tahun 2020 ditahun 2021 ekonomi Lampung berhasil tumbuh 2,79Y6 (yoy).

 

Kondisi ini diproyeksikan akan terus membaik dan lebih tinggi lagi ditahun 2022. Perbaikan kinerja ekonomi Lampung di 2022 utamanya ditopang oleh pemulihan konsumsi domestik dan peningkatan kinerja sektor Pertanian dan Industri pengolahan.

 

Sejalan dengan hal tersebut, terjadi peningkatan — pendapatan per kapita masyarakat sebesar 0,04% dan peningkatan nilai Indeks Pembangunan Manusia menjadi 69,90 pada Tahun 2021.

 

Sebagaimana kita ketahui bersama, ekonomi Lampung di topang oleh 3 sektor Utama yaitu Pertanian (24%), Industri Pengolahan (20%) dan Perdagangan Besar & Eceran (13%).

Baca Juga  Lampung Catat Inflasi September 0,14 Persen, Terendah di Sumatera

 

Kedepan terdapat tantangan yang harus dihadapi dan dapat mempengaruhi capaian kinerja ekonomi Lampung, seperti krisis geopolitik dunia, permasalahan energi, dan kenaikan harga bahan makanan global. Kita semua tentu berharap agar permasalahan-permasalahan global tersebut dapat segera diselesaikan dan diantisipasi.

 

Di tengah tantangan tersebut kami meyakini ekonomi Lampung berpotensi untuk terus tumbuh. Terkait hal tersebut, kami bertekad untuk terus mempererat koordinasi dan kerjasama dengan seluruh elemen masyarakat, stakeholders yang ada di daerah termasuk dengan Bank Indonesia.

 

Alhamdulillah berkat kebijakan solid, dukungan dan sinergitas semua stakeholders dan kerja keras kita semua, Provinsi Lampung mendapatkan prestasi yang sangat baik. Sudah lebih dari 60 penghargaan diterima Provinsi Lampung.

 

Beberapa diantaranya ingin saya sebutkan antara lain Produksi padi tertinggi secara nasional, yang diapresiasi oleh Presiden RI; 10 Besar Provinsi terbaik Pembangunan Daerah Tahun 2021 dari Presiden RI; Anugerah Paramakarya Tahun 2021 dari Kementerian Ketenagakerjaan RI;

 

Prestasi lainnya, kata Gubermur, adalah Anugerah Parahita Ekapraya Tahun 2021 dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI; Penghargaan TPAKD Award kategori penyedia akses keuangan sektor pertanian.

Baca Juga  RSUDAM Siapkan Fertility Center, Perkuat Layanan Kesehatan Reproduksi

 

Saya mengapresiasi dukungan dan kerjasama dengan Bank Indonesia Provinsi Lampung, yang telah melakukan tugasnya dengan baik dalam mendukung capaian kinerja ekonomi dan menjaga stabilitas harga serta mendukung berkembangannya UMKM di Provinsi Lampung.

 

Dari sisi perkembangan harga, kita melihat harga – harga di Lampung secara umum relatif stabil selama tahun 2021, dengan realisasi inflasi 2,19% (yoy).

 

Capaian tersebut tentu tidak terlepas dari kerja sama dan koordinasi intensif dalam kerangka Tim Pengendalian Inflasi Daerah, yang berjalan dengan baik terutama dalam mengawal stabilitas harga dan ketersediaan pasokan.

 

“Momentum ini penting untuk membangun sinergitas ke depan, ” Tegas Gubernur.

 

Beberapa aspek yang menjadi perhatian kami selain meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kestabilan harga — adalah bagaimana menciptakan iklim investasi yang kondusif serta terus meningkatkan kontribusi dan produktivitas sektor pertanian dan ketersediaan pasokan bahan pangan melalui implementasi Program Kartu Petani Berjaya (KPB).

 

Fokus pada Pertanian adalah sangat penting, karena Lampung berkontribusi besar bagi penyediaan pangan untuk nasional, baik untuk Sumatera maupun Jawa.(rls)

Berita Terkait

PFI Lampung Tegaskan Tim Media Gubernur Tak Berwenang Halangi Kerja Jurnalistik
Sigit Kribintoro Minta Tim Media Gubernur Lampung Dievaluasi
Status GAK Naik ke Siaga, BPBD Lampung Larang Aktivitas dalam Radius 5 Kilometer
Marindo Kurniawan Tekankan Penguatan Forum Penataan Ruang untuk Dukung Investasi Lampung
Gubernur Mirza Tinjau Antrean BBM, Soroti Pelayanan SPBU dan Usulan Tambahan Kuota
Marindo Kurniawan Lantik Imam Ghozali sebagai Staf Ahli Gubernur Lampung
BULOG Lampung Serap 241.319 Ton Beras hingga Oktober 2026
IJP Lampung Desak Evaluasi Tim Media Gubernur

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:32 WIB

PFI Lampung Tegaskan Tim Media Gubernur Tak Berwenang Halangi Kerja Jurnalistik

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Sigit Kribintoro Minta Tim Media Gubernur Lampung Dievaluasi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:04 WIB

Status GAK Naik ke Siaga, BPBD Lampung Larang Aktivitas dalam Radius 5 Kilometer

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Marindo Kurniawan Tekankan Penguatan Forum Penataan Ruang untuk Dukung Investasi Lampung

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:10 WIB

Gubernur Mirza Tinjau Antrean BBM, Soroti Pelayanan SPBU dan Usulan Tambahan Kuota

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:46 WIB

BULOG Lampung Serap 241.319 Ton Beras hingga Oktober 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:27 WIB

IJP Lampung Desak Evaluasi Tim Media Gubernur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:31 WIB

Inflasi Lampung Terendah di Sumatera, Mikdar Apresiasi Kinerja Gubernur

Berita Terbaru

Lampung

Sigit Kribintoro Minta Tim Media Gubernur Lampung Dievaluasi

Minggu, 11 Okt 2026 - 22:27 WIB