Gaji Guru Honor Tunggu Dana BOS Cair

Redaksi

Kamis, 13 Februari 2020 - 16:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandarlampung, Daniel Marsudi.

Foto: Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandarlampung, Daniel Marsudi.

Bandarlampung (Netizenku.com): Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengubah mekanisme dana bantuan operasional sekolah (BOS) untuk tahun anggaran 2020. Namun karena belum cair, gaji sebanyak 7.013 guru honor di Bandarlampung terlambat dibayar.

Berdasarkan juknis BOS terbaru No 8 tahun 2020, di mana alokasi untuk tenaga honor di sekolah negeri naik yang tadinya maksimal 15 persen menjadi 50 persen. Tenaga honor di sekolah swasta yang tadinya 30 persen menjadi 50 persen.

Baca Juga  Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung

\”Tahun kemarin kan 15 persen, nah ini diprioritaskan seluruh guru honor harus dapat honor dari dana bos, besar pun nggak papa,\” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandarlampung, Daniel Marsudi, di SMP Negeri 16 Bandarlampung, Kamis (13/2).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Daniel menjelaskan, mekanisme penyaluran dana bos di tahun ini langsung diserahkan pusat kepada pihak sekolah. \”Kalau kemarin dari pusat ke provinsi terus ke sekolah, nah sekarang dari pusat langsung sekolah,\” jelasnya.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

Keterlambatan cairnya dana bos ini, menurut Daniel, merupakan kebijakan pemerintah pusat. Namun hal ini menurutnya lumrah terjadi. Di sisi lain Pemeritah Kota Bandarlampung juga tak mampu menalangi gaji ribuan guru honor tersebut.

\”Ya nggak tahu, itu mekanisme memang kadang setiap tahun terlambat. Tidak di Januari keluar, tidak. Itu kebijakan pusat, masa kita mau talangin, nggak mungkin. Triliunan itu uangnya,\” terang Daniel.

Baca Juga  Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas

Bahkan, dirinya mengungkapkan pihaknya belum juga mendapatkan informasi terkait pencairan dana bos tersebut.

\”Kapan proses transfernya kami juga belum tahu, kami masih menunggu petunjuk dari pusat,\” pungkasnya. (Adi)

Berita Terkait

Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas
Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung
Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS
3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:03 WIB

Ketok Palu! DPRD Targetkan 16 Raperda Prioritas dalam Propemperda Lampung 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:47 WIB

Lampung Raih WTP ke-12 Berturut-turut

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:22 WIB

PKB Lampung Panaskan Mesin Politik, DPP Resmi Tetapkan 15 Ketua DPC Baru

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:44 WIB

Dukung Satgas Pertamina, Elnusa Petrofin Pastikan Kelancaran Distribusi Energi hingga Wilayah 3T

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:39 WIB

Dukung Swasembada Energi, Elnusa Petrofin Perluas Distribusi dari Hulu hingga Wilayah 3T

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:37 WIB

Kunjungi Fasilitas RTC, Ketua KNKT Apresiasi Transformasi Keselamatan Digital Elnusa Petrofin

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:34 WIB

Hardiknas 2026, Elnusa Petrofin Bekali Ratusan Pelajar Bali Literasi Digital dan AI

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:20 WIB

5 Kloter Tiba, 2.212 Haji Asal Lampung Selamat Kembali ke Tanah Air

Berita Terbaru

Lampung

Lampung Raih WTP ke-12 Berturut-turut

Jumat, 12 Jun 2026 - 13:47 WIB

Tulang Bawang Barat

Kwarcab Pramuka Tubaba Lantik Pengurus PAW, Fokus Kejar Program Strategis

Jumat, 12 Jun 2026 - 10:38 WIB

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 160 | Jumat, 12 Juni 2026

Jumat, 12 Jun 2026 - 01:01 WIB