Flyover Retak, Kohar Persilahkan BPK Lakukan Audit

Redaksi

Senin, 19 Maret 2018 - 14:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku): Plt Walikota Bandarlampung, M Yusuf Kohar persilahkan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk melakukan audit pada bangunan jalan layang (flyover) di ruas Jalan Pramuka-Indra Bangsawan.

Pasalnya, flyover tersebut didapati memiliki keretakan pada bantalan beton dan beberapa sisi lain. Menurutnya, keretakan tersebut perlu dikaji secara mendalam, guna mengetahui keadaan pada kekuatan flyover tersebut.

\”Yang namanya keretakan kan perlu kita kaji lagi lebih dalam. Nanti baru ketahuan itu berbahaya atau tidaknya,\” kata Kohar saat diwawancarai usai acara Rapat Forkopimda Pilkada Damai, di Begadang Resto, Senin (19/3).

Baca Juga  BPBD Tangani Evakuasi Pohon Tumbang di Rajabasa Raya

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kalau keretakan itu terjadi saat pengecoran, lanjut dia, itu tidak berbahaya. Tapi kalau keretakan itu terjadi pasca pengecoran dan pengaspalan, nah itu yang berbahaya.

Kohar juga mengaku telah memanggil Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk menanyakan permasalahan tersebut. \”Kita juga sudah memanggil Dinas PU soal itu. Saya juga mempersilahkan BPK untuk melakukan audit pada konstruksi tersebut. Karena kan setiap program pembangunan apapun di pemkot ini, memang harus selalu diawasi oleh BPK,\” tuturnya.

Baca Juga  BPBD Bandar Lampung Salurkan Air Bersih untuk Warga Panjang

Atas permasalahan tersebut, Komisi III DPRD Bandarlampung juga telah menjadwalkan rapat dengar pendapat (hearing) bersama Dinas PU, kontraktor dan tim ahli konstruksi pada Selasa (20/3) besok.

Menurut Ketua Komisi III DPRD Bandarlampung, Wahyu Lesmono, tujuan diadakannya hearing adalah untuk memperjelas duduk permasalahan yang ada, sekaligus memastikan keamanan pada flyover Pramuka-Indra Bangsawan.

Baca Juga  Biawak di Jendela, Sanca Bersembunyi di Bawah Meja

\”Kita mau memastikan tentang keadaan jalan layang itu. Apakah berbahaya, atau tidak. Kalau sudah jelas kan enak kita mengambil sikapnya. Bisa saja kita merekomendasikan untuk menonaktifkan flyover itu kalau memang kondisinya berbahaya, tapi kalau tidak berbahaya ya tidak apa-apa dan masih bisa difungsikan sebagaimana mestinya,\” pungkasnya.(Agis)

Berita Terkait

Gerak Jalan Beregu Pramuka Bandar Lampung Dorong Semangat Kebersamaan
APBD Perubahan Bandar Lampung Disepakati, Pemkot Kejar Realisasi Program dalam Tiga Bulan
Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan Beras untuk Warga Terdampak Kemarau
PPM Bandarlampung Gandeng Kodim 0410/KBL Gelar LKBB Tingkat SMP
Bunda Eva Siapkan 5 Sumur Bor untuk Atasi Kekeringan, Tahun Depan Tambah 50 Titik
LVRI, PIVERI, dan PPM Bandar Lampung Gelar Gathering, Rawat Semangat Perjuangan Antargenerasi
HUT Ke-81 RI, Pemkot Bandar Lampung Gelar Upacara dan Lomba Bersama Forkopimda
Eva Dwiana jadi inspektur upacara HUT ke-81 RI

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Manajer Minisocer PWI Lampung Dorong Tim Perkuat Fisik dan Mental Jelang Porwanas

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:55 WIB

RSUDAM Pastikan Pembayaran Remunerasi Pegawai Sesuai Verifikasi

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:53 WIB

Pemprov Lampung Perkuat SDM Desa Lewat Program Satu Desa Satu Sarjana dan Hafiz Quran

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Putra Jaya Umar Dorong Penindakan Tegas Jaringan Narkoba yang Libatkan Anak

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Cegah Rabies, Petugas Jemput Bola Vaksinasi Hewan Peliharaan di Lampung Selatan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:51 WIB

Sampah Organik Lampung Dibidik Jadi Pupuk, Dorong Ekonomi Pertanian

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Forum Ekosistem Jaringan Jalan Tol MTI Resmi Dikukuhkan di Lampung

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:21 WIB

RSUDAM Siapkan Fertility Center, Perkuat Layanan Kesehatan Reproduksi

Berita Terbaru

Pringsewu

Bupati Pringsewu Ajukan R-APBD 2027 Senilai Rp1,138 Triliun

Senin, 5 Okt 2026 - 18:09 WIB