Flu Singapura Merebak di Lampung, 145 Kasus Suspek Tercatat

Luki Pratama

Minggu, 19 Mei 2024 - 18:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kesehatan, Edwin Rusli, ketika diwawancarai. foto: arsip Luki.

Kepala Dinas Kesehatan, Edwin Rusli, ketika diwawancarai. foto: arsip Luki.

Bandarlampung (Netizenku.com): Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Lampung mencatat jumlah total suspek flu Singapura atau hand, foot, mouth disease (HFMD) di Provinsi Sai Bumi Ruwa Jurai mencapai 145 kasus.

Kepala Dinkes Provinsi Lampung, Edwin Rusli, mengatakan 145 kasus suspek flu Singapura tersebut terhitung sejak Januari hingga Mei.

Berdasarkan penjelasannya, Penyakit flu Singapura atau hand, foot, mouth disease disebabkan oleh virus dari genus Enterovirus, terutama Coxsackievirus dan Human Enterovirus 71 (HEV 71).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari total 145 kasus suspek flu Singapura, sebaran kasus terbanyak berada di Kota Bandarlampung dengan 46 kasus,” kata dia ketika dihubungi Netizenku.com, Minggu (19/5).

Baca Juga  Sosperda : Hanifah Minta Masyarakat Sanggai Padang Cermin Pesawaran Taat Prokes

Kemudian, lanjut Edwin, Kabupaten Lampung Barat menyusul dengan 32 kasus, Kota Metro dengan 20 kasus, dan Kabupaten Tulang Bawang Barat dengan 17 kasus.

Sementara itu, Kabupaten Tanggamus mencatat 9 kasus, Tulang Bawang 5 kasus, Pringsewu 4 kasus, Pesawaran 3 kasus, Pesisir Barat 2 kasus, serta masing-masing 1 kasus di Lampung Selatan, Lampung Tengah, dan Mesuji.

“Data ini didasarkan pada gejala klinis flu Singapura, dan untuk memastikan positif flu Singapura diperlukan pemeriksaan laboratorium,” tambah Edwin.

Ia menerangkan, Flu Singapura sering ditemui pada anak-anak, terutama di bawah usia 10 tahun, meskipun remaja dan orang dewasa juga bisa terjangkit.

Baca Juga  Rumah di Kedamaian Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 700 Juta

Gejala umum yang muncul biasanya ringan dan bisa hilang dalam beberapa hari, termasuk demam selama 1-2 hari, ruam pada kulit, serta benjolan di kaki, tangan, dan mukosa mulut.

Gejala lainnya termasuk kurang nafsu makan, lesu, dan nyeri tenggorokan, dengan beberapa kasus mengalami luka di siku, lutut, dan lipatan paha.

“Penyakit ini menular melalui cairan tubuh seperti dari bersin, batuk, cairan dari luka melepuh, serta permukaan benda yang terkontaminasi feses pengidap,” jelasnya.

Baca Juga  2141 Eksemplar Buku Telah Diolah Perpusda Lampung

Untuk mencegah penyebaran flu Singapura, Edwin menyarankan agar masyarakat menjaga pola hidup sehat dan bersih, mencukupi asupan gizi anak, melakukan disinfeksi rutin, serta mengajarkan anak untuk tidak menyentuh mulut dan hidung setelah memegang benda lain. Selain itu, penggunaan peralatan makan dan mandi secara pribadi juga disarankan.

“Pertama segera bawa penderita ke fasilitas pelayanan kesehatan, kemudian lakukan isolasi sementara, menerapkan PHBS, tidak menggunakan alat rumah tangga bersama, serta memakai masker saat bersin dan batuk,” tutupnya. (Luki) 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Strategi Dinkes Lampung Tanggulangi TBC
Tantangan dan Kendala Penanganan TBC di Lampung
IKM Lampung Didorong Kantongi Sertifikat TKDN-IK
PLN Cek kWh Meter Pelanggan untuk Cegah Bahaya Kebakaran
Program Vokasi Tingkatkan Kualitas Lulusan SMK di Lampung
Diskeswan Tingkatkan Upaya Pencegahan Penyakit Zoonosis pada Hewan Kurban
PPPA Himbau Masyarakat Berani Lapor Ketika Menjadi Korban Kekerasan
Pemprov Bakal Evaluasi PRL 2024

Berita Terkait

Jumat, 14 Juni 2024 - 17:04 WIB

Tantangan dan Kendala Penanganan TBC di Lampung

Jumat, 14 Juni 2024 - 14:07 WIB

IKM Lampung Didorong Kantongi Sertifikat TKDN-IK

Kamis, 13 Juni 2024 - 20:45 WIB

PLN Cek kWh Meter Pelanggan untuk Cegah Bahaya Kebakaran

Kamis, 13 Juni 2024 - 15:18 WIB

Program Vokasi Tingkatkan Kualitas Lulusan SMK di Lampung

Kamis, 13 Juni 2024 - 15:15 WIB

Diskeswan Tingkatkan Upaya Pencegahan Penyakit Zoonosis pada Hewan Kurban

Kamis, 13 Juni 2024 - 15:12 WIB

PPPA Himbau Masyarakat Berani Lapor Ketika Menjadi Korban Kekerasan

Kamis, 13 Juni 2024 - 14:06 WIB

Pemprov Bakal Evaluasi PRL 2024

Kamis, 13 Juni 2024 - 13:05 WIB

PLH Gubernur Lampung Pimpin Rapat Perdana, Tekankan Keberlanjutan Program Kerja

Berita Terbaru