DPRD Tubaba Hendaki Efisiensi Pengadaan KDO-S

Redaksi

Kamis, 14 Januari 2021 - 21:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): DPRD Tulangbawang Barat (Tubaba), menghendaki adanya efisiensi anggaran dalam pengadaan kendaraan dinas operasional sewa (KDO-S) untuk jabatan setingkat eselon III di kabupaten setempat.

Hal itu terungkap seusai DPRD Tubaba melakukan dengar pendapat (hearing) dengan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) melalui bidang aset, Faidil, Kepala Bagian Umum, Haderiansyah P, dan Kepala Bagian Hukum Setdakab Tubaba, Budi Sugiyanto, di ruang Komisi III DPRD, di Panaragan, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kamis (14/1) sekitar pukul 10.00 WIb.

\”Kami minta ada efisiensi anggaran untuk sewa sekitar 30-an kendaraan dinas operasional eselon III di lingkup Pemkab Tubaba. Mumpung kontrak sewa kendaraan untuk tahun 2021 belum dibuat,\” kata Ketua Komisi III DPRD Tubaba, Paisol, SH  kepada Netizenku.com usai rapat yang juga dihadiri anggota DPR, Drs. Sobri, MM, Kadarsyah, Wawan, Ketua Komisi I, Yantoni, dan Muammil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, Pemkab Tubaba telah melakukan kontrak sewa kendaraan dengan PT Adi Sarana Armada (ASSA) sudah berlangsung sejak tahun 2019 dengan jumlah awal kendaraan yang disewa sekitar 50-an unit kendaraan dan sampai dengan tahun 2021 tercatat sudah mencapai 63 unit kendaraan dengan jenis Toyota Innova. Kontrak ini akan berakhir di tahun 2022 mendatang.

\”Kontrak sewa kendaraan sudah berjalan 2 tahun dan di 2021 masuk tahun ketiga. Kami menghendaki untuk sewa kendaraan dinas operasional pejabat eselon III ada penurunan harga sewa dengan selisih sekitar Rp10 juta/tahun/unit dengan sewa kendaraan milik pejabat eselon II, dan ini tinggal bagaimana pihak penyedia menyiasatinya, jika sanggup menurunkan harga dan tetap memberikan kendaraan jenis Toyota Innova kami menyambut baik,\” jelasnya.

Dia menambahkan, di Tahun 2021 Pemkab Tubaba telah menganggarkan dana untuk sewa kendaraan dinas operasional pejabat eselon II dan III mencapai Rp6 miliar, sementara di tahun 2019 sekitar 5 miliar lebih.

Baca Juga  830 Mahasiswa UM Metro Jalani KKN dan PLP di Tubaba

\”Jika dana tersebut dianggarkan untuk pengadaan kendaraan dinas, pertahun pemkab bisa memiliki aset kendaraan dinas jenis Innova sekitar 16 unit/tahun. Tapi, jika sewa ini telah mengacu kepada aturan dan efisiensi anggaran secara global, ke depan tetap harus ada evaluasi dan pengkajian lebih lanjut sehingga tidak terlalu membebani APBD kabupaten,\” ulasnya.

Diketahui, Pemkab Tubaba tidak mengatur besaran anggaran kendaraan dinas operasional sewa (KDO-S) yang digunakan oleh para pejabat eselon II dan eson III di lingkup pemkab setempat.

Namun, dalam Peraturan Bupati Tulangbawang Barat nomor : 68 Tahun 2018 tentang Kendaraan Dinas Operasional Sewa Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat yang ditetapkan tanggal 29 Oktober 2018 hanya mengatur besaran kapasitas/isi silinder KDO-S yang diberikan kepada Pengguna sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (4) sebagai berikut: a. Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Minibus paling tinggi 2.000 cc (bensin) atau (solar) 2.500 cc; dan b. Pejabat Administrator Minibus paling tinggi 1.600 cc (bensin) atau (solar) 2.500 cc.

Baca Juga  Bupati Tubaba Teken MoU dengan UMJ, Perkuat Kolaborasi Pendidikan dan Pembangunan

KDO-S yang akan disewa didasarkan pada manfaat kegunaannya yaitu yang bersifat Multi Purpose Vehicle (MPV) dengan kapasitas penumpang 7 (tujuh) orang atau sesuai dengan kebutuhan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Hanya saja, pada pasal 9 ayat (3) Nilai sewa KDO sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 ayat (1) adalah kendaraan jenis minibus dengan nilai sewa maksimal sebesar Rp.8.000.000/bulan, sudah termasuk pajak yang berlaku. Pada pasal 10, KDO-S yang disewa termasuk fasilitas allrisk (semua resiko), dan pasal 11 ayat (1) Untuk pembayaran pajak kendaraan bermotor, pemeliharaan, perawatan berkala dan kerusakan KDO-S ditanggung oleh pihak penyedia. (2) Apabila KDO-S menjalani pemeliharaan, perawatan berkala atau mengalami kerusakan maka pihak yang penyedia wajib menyediakan KDO-S pengganti.(Arie/len)

Berita Terkait

Kapolres Tubaba Ajak Pers Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
PAD Tubaba Digenjot, Aset Daerah dan Pajak Mulai Dioptimalkan
HUT ke-25, Demokrat Tubaba Hadir Lewat Aksi Nyata di Tengah Masyarakat
Bupati Tubaba: Hilangkan Sekat, Satukan Komando untuk Percepat Pembangunan
Bupati Tubaba: Disiplin Kunci Raih Cita-cita
Naik Vespa Bersama Komunitas Motor, Bupati dan Wakil Warnai Upacara HUT ke-81 RI di Tubaba
Bupati-Wabup Tubaba Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden
Kapolres Tubaba Sambangi Kejari, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:13 WIB

Putra Jaya Umar Dorong Gerakan Bersama Berantas Narkoba, Judol dan Pinjol di Lampung

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:26 WIB

Lampung Dorong Produk Desa Tembus Pasar Ekspor

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:21 WIB

Mirzani Dorong IWAPI Hilirisasi Pangan dan Digitalisasi Usaha

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:40 WIB

Mikdar Ilyas Minta Bulog dan Dinas Terkait Bergerak Cepat Kendalikan Harga Beras

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:51 WIB

Garinca Soroti 540,78 Hektare Aset Pemprov Bermasalah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:40 WIB

Lampung Mulai Operasi Modifikasi Cuaca Atasi Karhutla

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:40 WIB

Ketua PP PMKRI Temui Massa Pati Melawan Jelang Aksi 27 Agustus

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:44 WIB

Angkasa Pura Indonesia Siap Dukung HPN dan Porwanas 2027 di Lampung

Berita Terbaru

Lampung Selatan

PWI Lampung Selatan Audiensi dengan DPRD, Bahas HPN dan Porwanas 2027

Sabtu, 29 Agu 2026 - 13:45 WIB