DPRD Pesawaran Mulai Bahas Raperda APBD 2025, Usulan Disdik Dicoret

Leni Marlina

Jumat, 8 November 2024 - 16:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran (Netizenku.com): Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesawaran mulai hari ini Jumat (8/11/2024 ), melakukan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD Tahun Anggaran 2025 di Tingkat Badan Anggaran (Banang).

Dari pembahasan yang digelar guna memberikan saran dan pendapat dengan menghadirkan dari masing-masing OPD itu, terjadi pengalihan anggaran pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Ini lantaran dari apa yang diusulkan Disdikbud yang nilainya mencapai Rp3,7 miliar ini dianggap kurang tepat guna.

Baca Juga  NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik

“Ya betul kita hari ini mulai melakukan pembahasan Ranperda APBD tahun Anggaran 2025 di tingkat Banang. Dari pembahasan tersebut untuk Program Smart Bord (Papan tulis digital ) yang diusulkan Disdikbud terpaksa kita coret, kita alihan ke program perbaikan MCK dan rehab gedung di SD-SD,” kata Wakil Ketua 1 DPRD Kabupaten Pesawaran, M Nasir saat dihubungi, Jumat (8/11/2024).

Baca Juga  NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nasir beralasan dicoretnya program smart bord tersebut, lantaran untuk saat ini masih banyak sekali gedung-gedung sekolah yang ada di Kabupaten Pesawaran, banyak yang membutuhkan perbaikan, baik itu untuk bangunannya maupun di MCKnya.

“Karena untuk menciptakan anak didik yang cerdas dan sehat itu, selain dengan mencukupi nutrisinya juga harus ditunjang dengan tempat belajar yang layak. Makanya kita pihak DPRD untuk tahun 2025 fokus ke program perbaikan, untuk MCK serta rehab gedung SD-SD dulu,” ucapnya.

Baca Juga  NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik

Karena lanjut Nasir, DPRD dalam melaksanakan tugasnya, selain melakukan legislasi anggaran juga dituntut untuk melakukan pengawasan.

“Makanya kita di sini dari Fraksi Nasdem jika ada program yang tidak pro ke rakyat tidak akan kita setujui, pasti kita coret,” tegas Nasir.(Soheh)

Berita Terkait

NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik
Warga Bernung Keluhkan Bau Limbah Dapur MBG Dekat Permukiman dan Musala
Pemkab Pesawaran Gelar FGD Penyusunan ADEM
Tekan Stunting, Pemkab Pesawaran Sosialisasikan Perencanaan Keluarga
Rakor Kades, Bupati Pesawaran Tekankan Respons Cepat dan Optimalisasi PBB
Ground Breaking Jalan Pesisir Pesawaran Dimulai, Akses Wisata Ditargetkan Lebih Lancar
BPS Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026
Bimtek Posyandu di Pesawaran, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Forum Ekosistem Jaringan Jalan Tol MTI Resmi Dikukuhkan di Lampung

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:21 WIB

RSUDAM Siapkan Fertility Center, Perkuat Layanan Kesehatan Reproduksi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Batin Wulan Dorong Percepatan Sertifikasi Halal bagi UMKM Lampung

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:36 WIB

DPRD Lampung dan Disnaker Lampung Siap Tindaklanjuti Aspirasi FSPMI

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Marindo: Nilai Pancasila Harus Menjadi Landasan Pembangunan di Lampung

Rabu, 30 September 2026 - 22:10 WIB

Wagub Jihan Siap Dukung Pengembangan Program Sastra di Lamban Sastra Isbedy

Rabu, 30 September 2026 - 16:46 WIB

Wagub Jihan Dorong Modernisasi Pertanian untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Berita Terbaru