Dituduh Memfitnah, Ketua MUI Pesawaran Dianiaya hingga Trauma

Redaksi

Minggu, 9 September 2018 - 17:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ustadz Endang (Foto: Soheh)

Ustadz Endang (Foto: Soheh)

Pesawaran (Netizenku.com): Dituduh memfitnah, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, Ustadz Endang Zainal Khaidir dianiaya dua orang.

Peristiwa itu terjadi usai ulama yang dikenal dengan \’ustadz kangen\’ itu mengisi tausiyah di Desa Ketapang, Kecamatan Teluk Pandan, Jumat (7/9). Kejadian itu sudah dilaporkan ke Polres Pesawaran.

Diketahui, dua orang tersebut yakni Hasan Nahrowi, salah satu bacaleg DPRD Pesawaran dari PKB dan Pardiman, ketua Tjimande Tarikolot Kebon Djeruk Hilir (TTKDH) Provinsi Lampung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibat penganiayaan tersebut, Endang harus dilarikan ke Rumah Sakit Daerah Pesawaran untuk mendapatkan perawatan, lantaran luka lebab di rahang kanannya.

Ustadz Endang pun mengaku trauma akibat kejadian ini.

\”Sebetulnya saya juga belum tahu secara pasti permasalahannya apa. Kata dia (Hasan Nahrowi ) saya sudah memfitnah dia,\” kata Ustadz Endang saat ditemui di rumah sakit, Minggu (9/9).

Dia menuturkan, pada Jumat malam itu dia mendapat undangan tausiyah acara pernikahan di kediaman Arman, warga Desa Ketapang.

Baca Juga  BPS Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026

Namun sesampainya di sana, sebelum dimulainya acara, tiba-tiba ada pesan singkat (SMS) dari Pardiman, yang diketahuinya sebagai ketua TTKDH Provinsi Lampung yang berisi pesan \’Tad ini saya pak Pardiman ada di belakang kamu\’.

\”Usai membaca SMS itu saya langsung menoleh ke belakang, kemudian saya menemui dan menyalaminya. Biasalah kalau kita ketemu. Lalu katanya \’ya sudah lanjut saja acara pengajiannya, setelah acara ini nanti kita selesaikan\’,\” ungkap Ustadz Endang.

Kemudian sekira pukul 22.00 WIB setelah acara selesai, Ustadz Endang kemudian menemui Pardiman untuk mengajak makan, namun dia menolak.

\”Kata dia \’terus saja, saya tunggu di luar\’. Kemudian saya makan. Selesai makan semula saya hendak langsung pulang, karena saya pikir dia sudah pulang. Kemudian saya ke parkiran mobil. Tiba-tiba dia muncul dan memanggil saya, \’sini tadz saya ada perlu\’,\” tutur Ustadz Endang.

Lalu dia dibawa ke rumah salah satu warga yang berjarak sekitar 100 meter dari tempat acara.

\”Ketika saya masuk ruang tamu, saya lihat orang ramai di sana. Tiba-tiba Pak Hasan Nahrowi buka baju dan mengancam saya sambil berdiri mendorong kepala saya dengan tangannya. Kata dia \’kamu sudah fitnah saya\’,\” terang Ustadz Endang.

Baca Juga  Rakor Kades, Bupati Pesawaran Tekankan Respons Cepat dan Optimalisasi PBB

\”Saya lalu bertanya, \’fitnah apa\’. Kata Pak Hasan \’kamu sudah bilang saya dukun cabul\’ sambil mendengulkan kepala saya berulang-ulang,\” sambung dia.

Tak berhenti sampai di situ. Hasan Nahrowi bahkan menantang Ustadz Endang.

\”Kamu mau apa, mau ngadu apa buka kitab atau berantem, ayo. Saya jawab bahwa saya bukan tukang berkelahi. Lalu saya minta maaf, mungkin saya punya salah. Sebagai manusia tentu ada kekhilafan. Tapi dia menolak, \’tidak bisa, sambil mendorong kepala saya dengan tangannya,\” urai Ustadz Endang.

Saat itu posisinya berada di sudut ruang tamu rumah, ketika Hasan Nahrowi mendorong kepala Ustadz Endang dengan lengannya.

\”Tiba-tiba Pak Pardiman ikut memukul saya di bagian dagu. Kejadiannya sangat cepat, tiba tiba ada tangan meluncur menghantam dagu saya dua kali, hingga hidung saya mengeluarkan darah,\” kata Ustadz Endang.

Setelah kedua orang tersebut menganiayanya, Ustdaz Endang diminta mundur dari jabatannya selaku ketua MUI Pesawaran.

Baca Juga  Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup III IPSI Pesawaran Resmi Ditutup

\”Saya kenal dengan kedua orang itu, kenal di lapangan, yang satu namanya Hasan Nahrowi, salah satu bacaleg DPRD Pesawaran dari PKB dan Pardiman Ketua TTKDH Provinsi Lampung,\” ungkap Ustadz Endang.

Dia pun tak tahu belum tahu secara pasti penyebab keduanya menganiayanya.

Hasan Nahrowi berkata sambil merekam mengatakan bahwa malam ini juga saya harus mengundurkan diri dari ketua MUI.

\”Hasan mengatakan kalau saya gila jabatan dan punya mobil dinas ketua MUI. Tidak ingin dipukul, saya pun bergegas pergi dari rumah tersebut. Dari pada saya babak belur, itu pun yang bersangkutan terus saja mengajak saya berkelahi, tapi tidak saya layani,\” ujar Ustadz Endang.

Yang sangat disayangkan, banyak warga yang melihat kejadian itu, namun tak satu pun ada yang melerai.

\”Kejadian ini sudah saya laporkan ke Polres Pesawaran. Harapan saya untuk pelaku segera ditangkap dan diberikan hukuman seadil-adilnya, karena ini sudah masuk ranah penganiayaan,\” ujar Ustadz Endang. (soheh)

Berita Terkait

Pemkab Pesawaran Gelar FGD Penyusunan ADEM
Tekan Stunting, Pemkab Pesawaran Sosialisasikan Perencanaan Keluarga
Rakor Kades, Bupati Pesawaran Tekankan Respons Cepat dan Optimalisasi PBB
Ground Breaking Jalan Pesisir Pesawaran Dimulai, Akses Wisata Ditargetkan Lebih Lancar
BPS Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026
Bimtek Posyandu di Pesawaran, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan
Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup III IPSI Pesawaran Resmi Ditutup
Gandeng BPDLH, Pemkab Pesawaran Perkuat Pembiayaan Petani

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 00:28 WIB

Pemkab Lampung Selatan Tekankan Sinergi Pusat-Daerah di Hari Otda

Sabtu, 7 Maret 2026 - 20:44 WIB

Kementan Buka Program Pelatihan Petani Muda ke Jepang, Pemuda Lampung Berkesempatan Daftar

Senin, 9 Februari 2026 - 12:24 WIB

HPN 2026, Fatikhatul Khoiriyah: Pers Harus Berani Kawal Demokrasi

Rabu, 28 Januari 2026 - 12:29 WIB

Pemkab Lamsel Raih UHC Award 2026 Kategori Pratama

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:23 WIB

Pemprov dan DPRD Lampung Soroti Kepesertaan 89 Ribu BPJS PBI 2026

Senin, 12 Januari 2026 - 15:49 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026

Rabu, 31 Desember 2025 - 16:18 WIB

Larangan Simbolik Petasan vs Perut Pedagang Kecil yang Berisik

Senin, 22 Desember 2025 - 10:41 WIB

Emado’s Perluas Jaringan, Lampung Jadi Cabang ke-99

Berita Terbaru

Celoteh

Bunda Eva (Memang) Bukan Margaret Thatcher

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:53 WIB

Pringsewu

468 Jamaah Haji Pringsewu Resmi Diberangkatkan

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:31 WIB