Dishut Lampung Ajak Masyarakat Cegah Kebakaran Hutan 

Redaksi

Rabu, 31 Mei 2023 - 14:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Lampung meningkatkan peran masyarakat guna mencegah kebakaran hutan dan lahan yang ada di daerahnya pada musim kemarau.

“Di Lampung lahan gambut tidak terlalu banyak, sehingga tingkat kebakaran hutan tidak terlalu tinggi. Biasanya hanya di Way Kambas yang sering terbakar, tapi ini masih bisa dikendalikan,” ujar Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung Yanyan Ruchyansyah, di Bandarlampung, Selasa (2/5).

Ia mengatakan dalam mengantisipasi adanya kebakaran lahan dan hutan di daerahnya terutama pada musim kemarau, pihaknya mengikutsertakan peran masyarakat dalam penanggulangan awal.  Masyarakat akan diberi tanggung jawab untuk melakukan pemadaman secara swadaya, serta melakukan pemantauan secara berkala bila ditemukan titik panas di lapangan.

Baca Juga  Putra Jaya Umar Dorong Penindakan Tegas Jaringan Narkoba yang Libatkan Anak

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selain itu, akan terus dilakukan sosialisasi agar tidak melakukan pembakaran, sebab biasanya banyak terjadi kegiatan pembakaran lahan untuk membuka lahan di musim kemarau. Ini antisipasi agar tidak ada kegiatan pembakaran oleh masyarakat,” ucapnya.

Menurut dia dengan peran serta masyarakat secara swadaya dalam melakukan pencegahan dan penanggulangan awal kebakaran hutan serta lahan maka diharapkan dapat menjaga kawasan hutan.

Baca Juga  Mirzani Dorong IWAPI Hilirisasi Pangan dan Digitalisasi Usaha

“Dengan ikut sertanya masyarakat melakukan langkah-langkah pencegahan diharapkan kawasan hutan yang mungkin tidak terjangkau petugas bisa terjaga dari kebakaran hutan. Lalu dengan tumbuhnya kesadaran tidak membakar lahan di musim kemarau masyarakat bisa lebih mencintai serta menjaga lingkungan,” tambahnya.

Terdapat penurunan titik panas di Lampung pada setahun terakhir dimana sebelumnya pada 2021 tercatat ada 3.345 titik panas, dan di 2022 hanya ada 2.953 titik panas.

Baca Juga  DPRD Lampung Soroti SLHS Dapur MBG

Namun, dengan adanya penurunan jumlah titik panas tersebut yang terbilang cukup aman, kewaspadaan akan potensi penambahan titik panas tetap dilaksanakan terutama menjelang puncak musim kemarau yang akan terjadi pada Agustus mendatang, tambahnya. (Luki)

Berita Terkait

Gubernur Lampung Dorong ASITA Travel Fair 2026 Perkuat Konektivitas Wisata Lampung-Malaysia
Gubernur Mirza Dorong Hilirisasi Komoditas dan Penguatan Ekonomi Desa di Lampung
Wagub Jihan Dorong Pengelolaan Hutan Lampung Berkelanjutan dan Berorientasi Ekonomi
NasDem Lampung Instruksikan Fraksi Perketat Pengawasan Distribusi BBM Subsidi
Kemenekraf Dorong Pelaku Kriya Lampung Selatan Tingkatkan Daya Saing Produk
Stok BBM Lampung Aman, Mukhlis Basri Duga Banyak Penyelewengan di Lapangan
Direktur Baru RSUDAM Fokus Benahi Tata Kelola dan Tingkatkan Pelayanan
PFI Lampung Tegaskan Tim Media Gubernur Tak Berwenang Halangi Kerja Jurnalistik

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:39 WIB

Gubernur Lampung Dorong ASITA Travel Fair 2026 Perkuat Konektivitas Wisata Lampung-Malaysia

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Gubernur Mirza Dorong Hilirisasi Komoditas dan Penguatan Ekonomi Desa di Lampung

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Wagub Jihan Dorong Pengelolaan Hutan Lampung Berkelanjutan dan Berorientasi Ekonomi

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:49 WIB

Kemenekraf Dorong Pelaku Kriya Lampung Selatan Tingkatkan Daya Saing Produk

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:40 WIB

Stok BBM Lampung Aman, Mukhlis Basri Duga Banyak Penyelewengan di Lapangan

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Direktur Baru RSUDAM Fokus Benahi Tata Kelola dan Tingkatkan Pelayanan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:32 WIB

PFI Lampung Tegaskan Tim Media Gubernur Tak Berwenang Halangi Kerja Jurnalistik

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Sigit Kribintoro Minta Tim Media Gubernur Lampung Dievaluasi

Berita Terbaru