Dinkes Bandarlampung Jadwalkan Vaksinasi Wartawan Maret-April

Redaksi

Senin, 25 Januari 2021 - 17:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kota Bandarlampung Wiyadi menjadi orang yang pertama divaksinasi Covid-19 di tingkat Kota Tapis Berseri di Mal Pelayanan Satu Atap Pemkot disaksikan Kepala Dinas Kesehatan setempat Edwin Rusli (kiri), Jumat (15/1). Foto: Netizenku.com

Ketua DPRD Kota Bandarlampung Wiyadi menjadi orang yang pertama divaksinasi Covid-19 di tingkat Kota Tapis Berseri di Mal Pelayanan Satu Atap Pemkot disaksikan Kepala Dinas Kesehatan setempat Edwin Rusli (kiri), Jumat (15/1). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Lentera SL): Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung menyambut baik wacana imunisasi Covid-19 bagi wartawan.

\”Kita mendukung vaksinasi untuk wartawan tapi belum sekarang, mungkin sekitar Maret atau April,\” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota setempat, Edwin Rusli, Senin (25/1).

Dia mewanti-wanti pelaksanaan vaksinasi bagi wartawan harus sesuai prosedur lewat SMS pemberitahuan dari pemerintah pusat dengan terlebih dulu mendaftarkan identitas wartawan yang menjadi sasaran penerima vaksin Covid-19.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Kita siap untuk melakukan vaksinasi pada wartawan, kita sudah dilatih,\” ujar Edwin.

Baca Juga  Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas

Pemberian vaksin Covid-19 bagi wartawan mengemuka saat Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung dr Reihana mengatakan akan memfasilitasi para pewarta dalam program vaksinasi.

Reihana  yang juga Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Lampung mengusulkan wartawan mendapat vaksin pada tahap kedua.

Nantinya, para juru warta itu divaksin bersama petugas publik lainnya, seperti TNI, Polri, dan guru.

“Vaksin tahap kedua, saya minta rekan-rekan media dimasukkan karena membantu pelayanan publik,” kata Reihana.

Namun pemberian vaksin bagi wartawan menuai pro kontra dari organisasi profesi wartawan.

Baca Juga  Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bandarlampung meminta pemerintah tidak mengistimewakan wartawan terkait program vaksinasi Covid-19.

\”Sebagai warga negara, wartawan berhak mendapatkan vaksin, namun perlakuannya tidak perlu memberi keistimewaan,” kata Ketua AJI Bandarlampung Hendry Sihaloho, Minggu (24/1).

AJI meminta pemerintah menghindari memberikan keistimewaan kepada kelompok tertentu, termasuk kepada wartawan.

“Jurnalis memang kalangan yang rentan terkena virus corona karena mobilitas tinggi dan berinteraksi dengan banyak orang. Namun, hal itu bukan menjadi alasan pembenar untuk memperlakukan mereka secara istimewa,\” ujar Hendry.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

Sementara Pewarta Foto Indonesia (PFI) Lampung sangat mendukung kebijakan pemerintah dalam melakukan vaksinasi tahap kedua bagi wartawan, khususnya yang ada di Provinsi Lampung.

Ketua PFI Lampung, Arliyus Rahman mengatakan, wartawan juga merupakan garda terdepan untuk dilakukan vaksinasi. Hal ini merujuk karena profesi wartawan sangat rentan di lapangan tertular virus corona.

\”Wartawan setiap hari bergelut di lapangan mencari berita. Tak menutup kemungkinan profesi ini lebih rentan terkena Covid-19,\” kata dia. (*)

Berita Terkait

Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas
Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung
Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS
3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:19 WIB

Bau Ikan Busuk dari Dapur MBG

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:38 WIB

BGN Kelewat Pede, KPK Dengungkan “Tanda Bahaya”

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:39 WIB

Dramaturgi Geleng-Angguk MBG

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:53 WIB

Bunda Eva (Memang) Bukan Margaret Thatcher

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:55 WIB

Sekber Pantau MBG Lampung, “Nggak Ada Gunanya?”

Rabu, 29 April 2026 - 13:27 WIB

Porsi Menu MBG Lampung Jauh Panggang dari Api

Senin, 27 April 2026 - 10:28 WIB

Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Minta MBG Berlanjut Puluhan Tahun, Gurih ya?

Minggu, 26 April 2026 - 13:20 WIB

Saat Keputusan Gubernur Tentang MBG Lampung Diteken, Ratusan Siswa Keracunan

Berita Terbaru

Lampung

Koni, Tenis Meja Jadi Cabor Andalan Lampung

Sabtu, 6 Jun 2026 - 19:38 WIB

Lampung

Gubernur Mirzani Gandeng PTS Tingkatkan SDM Lampung

Jumat, 5 Jun 2026 - 18:47 WIB