oleh

Diduga Suara ditukar, PPK Tanjung Senang Gelar Perhitungan Ulang

Bandarlampung (Netizenku.com): Lantaran terindifikasi terjadi pertukaran suara pada calon legislatif antar partai, PPK Tanjung Senang, Bandarlampung terpaksa harus melakukan Penghitungan Suara Ulang (PSU), di kantor Kecamatan Tanjung Senang, Rabu (1/5).

PSU berlangsung sejak pukul enam petang (1/5) hingga dini hari (2/5). Disebabkan terkait dugaan pertukaran sura pada calon DPR RI Dapil 1 Lampung, yakni dengan nomor urut 1, Hidir Ibrahim dan nomor urut 2, Muhammad Kadafi, yang kedunya merupakan kader calon Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Selaku Ketua PPK Tanjung Senang, Sarbini memberi keterangan,  ia membenarkan atas dugaan tersebut, “kami sedang melakukan penghitungan ulang, khusus DPR RI yang kita itung ulang dan kotak suara kita bongkar kembali, karena salah satu caleg dan timnya meminta penghitungan ulang untuk memastikan tidak ada yang di rugikan ujarnya.” ungkapnya, Kamis (2/5) dini hari.

Baca Juga  SNV Ajak Masyarakat Bicara Sanitasi Melalui Seni

Akan tetapi, Sarbini mengatakan, bahwa sejauh hasil rekapitulasi suara ini pihaknya memberi keterangan jika peristiwa tersebut merupakan kesalahan human error,”kami menduga ini ada salah input data dari tingkat PPS, sehingga ketahuan ada ketimpangan suara setelah dihitung ulang.” ujarnya.

Sementara, salah satu saksi dari caleg tersebut, Robby mengungkapkan atas kesaksiannya dalam perhitungan suara yang sebelumnya diduga ada ketimpangan. Kemudin ia meminta PSU, dan ditemukan sebanyak 70 sura yang tertukar.

“Iya, memang kami meminta untuk dilakukan penghitungan suara ulang,  karena ada ketimpangan suara , banyak suara yang tidak sesuai dengan salinan C1 yang kami pegang, selisih suara itu ada 70an lah kalo di total,  dan itu sangat merugikan kami,  jadi setelah dilakukan penghitungan ulang ketahuan kesalahan input itu ada di PPS Pematang dan Labuhan Dalam.” terang Robby.

Baca Juga  Kapolda Bagi-bagi Takjil Gratis

Berdasaran pantauan Netizenku.com, terlihat Ketua Bawaslu Bandarlampung, Candrawansyah melakukan pemantauan kegitan PSU tersebut.  Atas peristiwa itu ia memberikan keterangan, untuk melakukan investigasi. “Akan kita investigasi atas siapa aktornya kalau disengaja, apakah memang karena faktor human error atau faktor disengaja, kalau ada unsur kesengajaan pasti akan kita tindaklanjuti dengan peraturan yang berlaku. Namun secara dministrasi sudah diperbiki.” kata Candrawansyah.

Baca Juga  Eva Dwiana Berikan Reward bagi Kelurahan yang Berhasil Menekan Penyebaran Covid-19

Disisi lain, Munir Abdul Haris selaku ketua tim pemenangan Khadafi menyesalkan kejadian tersebut. Menurutnya, hal itu sangat merugikan terhadap pihaknya, “ini kan suara rakyat, seharusnya suara rakyat ini harus dijaga, walaupun ada indikasi kecurangan yang diduga dilakukan oknum panitia. Kalau dari forum tadi beralasan bahwa ini ada kesalahan input data tapi kenapa kesalahan inputnya ini terkesan masif dan terarah\” ujar Munir.

Ia mengungkapkan,  terdapat beberapa di kabupaten  dapil 1 Lampung  yang terindikasi ada ketimpangan serupa, “ini masih kami bedah dan sedang kami kumpulkan bukti-buktinya untuk kami bawa ke sidang pleno KPU nanti.” tutupnya. (Adi)

Komentar