Diduga Sebar Hoax, Pengurus Golkar Pesawaran Terancam Dipolisikan

Redaksi

Rabu, 20 Mei 2020 - 19:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran (Netizenku.com): DPC PDI Perjuangan Pesawaran, meminta kepada pihak Kepolisian Daerah Lampung menindaklanjuti penyebar hoax di salah satu grup whatsApp yang dilakukan Rudi Iskandarsyah, salah satu pengurus DPD II  Partai Golkar setempat.

Diketahui, Rudi Iskandarsyah yang juga Anggota Dewan Riset Daerah (DRD) Kabupaten Pesawaran, ini telah membagikan gambar dan informasi Puan Maharani yang sedang diwawancarai awak media dengan judul Jika Negara Ingin Maju dan Berkembang Pendidikan Agama Islam Harus dihapuskan. Dari konten itu muncul komentar yang bertuliskan dasar PKI yang seolah-olah PDI Perjuangan berideologi komunis.

\”Prinsipnya PDI Perjuangan sudah memiliki ideologi yang pasti, yakni ideologi Pancasila dan ini tidak bisa diubah lagi dan sudah final,\” ungkap Wakil Ketua Bidang Polhukam PDIP Pesawaran, Valentinus Andi, Rabu (20/5)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikatakan dia, jika ada seseorang atau sekelompok orang yang mengatakan PDIP adalah PKI merupakan pernyataan yang sangat merugikan PDIP dan tidak benar.

\”Kami minta pihak kepolisian segera menindak orang-orang yang membuat hoax itu. Jelas di undang-undang ITE pasal 40, penyebar hoax diancam hukuman 6 tahun penjara,\” ungkapnya.

Terpisah, Rudi Iskandarsyah yang diketahui mengeshare gambar tersebut di grup whatsapp Berita Pesawaran Hari Ini menegaskan tidak bermaksud menjadi provokator. Dia membagikan gambar dan informasi tersebut, hanya ingin meminta kepastian dengan grup WA tersebut apakah itu hoax.

\”Kita di grup WA Berita Pesawaran hari ini adalah keluarga besar. Dan itu saya dapat dari grup sebelah dari jakarta dan saya share lagi di grup WA Berita Pesawaran, dengan tujuan meminta kejelasan dan cek kebenaran apakah informasi itu hoax atau seperti apa. Kalau hoax sudah cukup di grup kita aja dan jangan melebar,\” kilahnya.

Untuk itu secara pribadi pengurus Golkar Pesawaran ini meminta maaf atas tindakan membagikan informasi tersebut.

\”Kita tidak ada niat buruk dan provokator, namanya di grup dan saya sudah minta maaf semua di dalam grup tersebut. Dan secara pribadi juga saya meminta maaf,\” ungkapnya. (Soheh/Len)

Berita Terkait

Warga Bernung Keluhkan Bau Limbah Dapur MBG Dekat Permukiman dan Musala
Pemkab Pesawaran Gelar FGD Penyusunan ADEM
Tekan Stunting, Pemkab Pesawaran Sosialisasikan Perencanaan Keluarga
Rakor Kades, Bupati Pesawaran Tekankan Respons Cepat dan Optimalisasi PBB
Ground Breaking Jalan Pesisir Pesawaran Dimulai, Akses Wisata Ditargetkan Lebih Lancar
BPS Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026
Bimtek Posyandu di Pesawaran, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan
Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup III IPSI Pesawaran Resmi Ditutup

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:27 WIB

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:23 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:21 WIB

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:18 WIB

Wulan Mirza Lantik Pengurus PMI Lampung Selatan 2026-2031, Tekankan Respons Bencana Maksimal Enam Jam

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:15 WIB

DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD Lampung 2025

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:10 WIB

Gubernur Lampung Dukung Lampung Financial Festival 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:16 WIB

Kostiana, Ingatkan Bapenda Optimalkan Seluruh Potensi PAD

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:50 WIB

Potensi PAP Rp23,6 Miliar Belum Tergarap, Komisi III Minta Bapenda Optimalkan PAD

Berita Terbaru

Lampung

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:27 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:23 WIB

Lampung

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:21 WIB

Lampung

DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD Lampung 2025

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:15 WIB