Dicatut Namanya, Herman HN: Ada Surat Tugas Tidak?

Redaksi

Rabu, 12 Februari 2020 - 18:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Walikota Bandarlampung, Herman HN, menapik keras adanya oknum yang mencatut namanya untuk melancarkan aksi hipnotis pada seorang warga.

\”Enggak ada, makanya tanya dulu, ada surat perintah nggak. Jangan masyarakat dibohongi, apalagi dunia politik sekarang sudah menjadi-jadi,\” jelas Herman, usai meresmikan Gedung Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandarlampung, Rabu (12/2).

Ia meminta kepada masyarakat agar tidak tersulut informasi negatif yang marak beredar belakangan ini.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Saya sampaikan kepada seluruh masyarakat di kota Bandarlampung agar berpikir yang jernih yang baik, jangan mau dikomporin dengan orang yang tidak bertanggungjawab,\” kata Herman.

Ia juga kembali menegaskan, apa bila oknum tersebut merupakan bagian dari pihaknya, seharusnya oknum telah mengantongi surat tugas darinya.

\”Yang jelas kalau nyatut nama saya harusnya ada surat perintah dari walikota. Kalau gak ada jangan. Ikat orang yang kaya gitu bila perlu,\” tegasnya.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

Berdasarkan informasi yang didapat, dua orang pria menghipnotis seorang ibu rumah tangga, Sri Tri Purwigati (56), warga Jalan Urip Sumoharjo, RT 04 LK1 Gang Sungai 7, Kelurahan Gunung Sulah, Kecamatan Way Halim, Senin (10/2) sekira pukul 10.00 WIB.

Dalam melancarkan akal bulusnya, kedua pria yang mengenakan pakaian batik itu membawa peralatan medis, untuk berpura-pura menjadi perwakilan tim kesehatan Walikota Bandarlampung, Herman HN.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

Peristiwa itu membuat korban kehilangan 2 cincin emas 24 karat senilai Rp6,3 juta, yang ditukar oleh pelaku dengan emas imitasi.

Atas kejadian tersebut korban melaporkan ke Mapolsek Sukarame, dengan bukti lapor nomor LP/148-B/II/2020/LPG/Resta BL/Sektor SKM. (Adi)

Berita Terkait

3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum
Fadli Zon Jadikan Lampung Panggung Pernyataan Pentingnya Pelestarian Budaya
Kampanye Anak Indonesia Hebat, Purnama Wulan Sari Mirza Ajak Perkuat Pendidikan Karakter Anak Usia Dini
KPK dan DPRD Lampung Perkuat Sinergi Pencegahan Korupsi

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 20:30 WIB

HUT ke-13 Pesibar, DPRD Lampung Minta Fokus Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Pariwisata

Rabu, 22 April 2026 - 12:49 WIB

Kunjungan Tembus 27 Juta, Lampung Perkuat Sektor Pariwisata

Rabu, 22 April 2026 - 09:41 WIB

Bupati Nanda Ajak Warga Taat Bayar Pajak PBB

Selasa, 21 April 2026 - 12:46 WIB

Wagub Jihan Kunker ke Kemenkes, Dorong Layanan Kesehatan Lebih Merata

Selasa, 21 April 2026 - 12:38 WIB

Gubernur Lampung Sambut Kolaborasi Desaku Maju dan Desa BRILiaN BRI, Dorong Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal

Selasa, 21 April 2026 - 11:14 WIB

Limbah Dapur MBG Dikeluhkan Warga, Pemprov Lampung Perketat Pengawasan dan Siapkan Sanksi Tegas

Selasa, 21 April 2026 - 10:53 WIB

Ghofur Usul Raperda untuk Kepastian Hukum Pengrajin Tanah Liat

Senin, 20 April 2026 - 21:57 WIB

MBG Belum Maksimal Gerakkan Ekonomi Desa, DPRD Lampung Dorong Kemitraan SPPG dengan BUMDes

Berita Terbaru

MBG menumbuhkan ekosistem ekonomi lokal.(Ilustrasi: ist)

Celoteh

MBG Lampung Gamang Wujudkan Asta Cita Prabowo

Kamis, 23 Apr 2026 - 08:59 WIB