oleh

Tahun Depan, Lampung Barat Bangun Sekolah Kopi

Lampung Barat (Netizenku.com): Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus akan mendirikan sekolah kopi pada tahun depan.

Ini adalah salah satu obsesinya ketika menjadi bupati, melihat potensi Lampung Barat yang sebagian besar warganya petani kopi.

\”Obsesi saya sejak awal adalah membangun sekolah kopi dan Alhamdulillah hal tersebut akan kita realisasikan pada 2019. Dan untuk anggaran operasional sudah kita masukkan dalam RAPBD TA 2019,\” kata Parosil, Selasa (23/10/2018).

Tahap awal sekolah kopi tersebut sifatnya tidak formal. Jadi seluruh lapisan masyarakat bisa belajar di sekolah kopi yang akan dipusatkan di kebun percontohan milik Pemkab di Pekon Sukajaya Kecamatan Sumberjaya.

Baca Juga  Majelis Taklim Baitul Mukhlisin Berbagi Takjil

\”Jadi ada beberapa disiplin ilmu yang bisa didapatkan bagi peserta pendidikan, dari pengolahan lahan, pembibitan, sistem stek, barista, pengelolaan pasar, dan saya pastikan bahwa seluruh warga Lambar bisa belajar disini, tanpa melihat latar belakang pendidikan formal serta usia,\” kata Parosil.

Masih menurut Parosil, beberapa waktu lalu saat pertemuan antara presiden RI dengan forum rektor, presiden meminta Perguruan Tinggi  (PT) membuat program study Fakultas Kopi dan ini sejalan dengan apa yang di programkan Lampung Barat.

Baca Juga  Gubernur Kukuhkan 5 Pjs Bupati 

\”Instruksi presiden tersebut disambut baik oleh rektor Unila dan kami sudah berkomunikasi bahkan akan segera kita tindaklanjuti dengan pembahasan serius, dan Lampung Barat siap mendukung apabila Unila akan mendirikan Fakultas Kopi di Lampung Barat,\” kata Parosil optimis.

Terpisah, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Lampung Barat, Tri Umaryani, mengakui untuk tahap awal pendirian sekolah kopi yang akan dipusatkan di kebun kopi percontohan Pekon Sukajaya Kecamatan Sumberjaya sudah pada tahap penyusunan Silabus.

Baca Juga  Perubahan Jam Kerja ASN Lambar Tuai Kritik

\”Alhamdulillah semua proses sudah berjalan dan sekarang kita masih merumuskan silabusnya dan pada 2019 sudah bisa terlaksana, sehingga proses belajar mengajar di atas lahan seluas 5 hektar tersebut akan berjalan dengan baik, dengan harapan akan meningkatkan kesejahteraan petani kopi Lampung Barat,\” kata Tri Umaryani. (Iwan)

Komentar